‎Kapolda Sumbar Tinjau Huntara Batang Anai, Pemkab Padang Pariaman Tegaskan Komitmen Perjuangkan Huntap

- Penulis

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Kapolda Sumbar Tinjau Huntara Batang Anai, Pemkab Padang Pariaman Tegaskan Komitmen Perjuangkan Huntap.(Foto,Dok istimewa) ‎

‎Kapolda Sumbar Tinjau Huntara Batang Anai, Pemkab Padang Pariaman Tegaskan Komitmen Perjuangkan Huntap.(Foto,Dok istimewa) ‎

 

Padang Pariaman — Mediainvestigasi.net.- Suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Hunian Sementara (Huntara) Batang Anai saat Kapolda Sumatera Barat Gatot Tri Suryanta mengunjungi warga terdampak bencana, Rabu (13/5/2026). Kedatangan Kapolda bersama jajaran disambut langsung oleh Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis dan masyarakat penghuni Huntara.

‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana Purwasari, Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman Hendra Aswara, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.

‎Sejak tiba di lokasi, Kapolda Sumbar langsung dikerubungi anak-anak penghuni hunterara yang antusias ingin bersalaman. Dengan senyum ramah, Gatot Tri Suryanta menyapa satu per satu warga dan menanyakan langsung kondisi mereka selama tinggal di huntera.

‎”Bagaimana perasaan Bapak dan Ibu tinggal di sini? Apa yang ingin disampaikan kepada kami?” tanya Kapolda kepada warga.

‎Warga pun menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan seluruh pihak yang telah membantu mereka sejak masa darurat bencana hingga saat ini. Mereka mengaku merasa terbantu dengan keberadaan huntera yang selama ini menjadi tempat perlindungan sementara.

‎Namun dibalik rasa syukur itu, warga juga menyampaikan harapan besar agar huntera yang saat ini ditempati dapat ditetapkan menjadi hunian tetap (huntap), mengingat mereka sudah merasa nyaman tinggal di kawasan tersebut.

‎Menanggapi hal itu, Bupati John Kenedy Azis menjelaskan bahwa pemerintah daerah hingga saat ini masih terus berjuang agar lokasi Huntara Batang Anai bisa mendapatkan izin menjadi Huntap.

‎“Mohon maaf, sampai saat ini kita masih berjuang agar tanah ini bisa mendapatkan izin menjadi Huntap. Saya sudah menyampaikan langsung ke Kementerian PU dan juga kepada Pak Tito selaku Kepala Satgas agar lokasi ini dapat dijadikan Huntap, namun sampai sekarang memang belum ada keputusan,” ujar John Kenedy Azis di hadapan warga.

Baca Juga :  Lahan Negara 'Dikuasai', Wibawa Negara Dipertaruhkan, Polres Inhil Diminta Bertindak Tegas

‎Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam. Sebagai kepala daerah, dirinya terus berupaya mencari alternatif lokasi lain yang lebih aman dan tidak berisiko terdampak banjir.

‎“Kami masih terus berjuang untuk permasalahan ini. Mari kita sama-sama berdoa agar ada jalan terbaik bagi masyarakat kita,” tambahnya.

‎Dalam dialog tersebut, warga juga menyampaikan mulai menipisnya persediaan bahan pangan di huntera. Menangapi kebutuhan itu, pada kesempatan yang sama dilakukan penyerahan bantuan sembako serta bantuan uang tunai yang dapat digunakan warga untuk membeli kebutuhan pokok sesuai keperluan mereka.

‎Tidak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan pembuangan bibit ikan sebagai upaya mendukung ketahanan pangan warga, penanaman bibit pohon buah, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan oleh Polres Padang Pariaman.

‎Kunjungan ini tidak hanya menjadi bentuk perhatian pemerintah dan kepolisian terhadap masyarakat yang terkena dampak bencana, tetapi juga menghadirkan semangat dan harapan baru bagi warga hunterara Batang Anai untuk bangkit dan menjalani kehidupan yang lebih baik.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maulid Nabi di Umpungeng, Warga Perkuat Ukhuwah dan Silaturahmi
Sambut HUT ke-25, DPC Demokrat Inhil Gelar Donor Darah Berhadiah Sembako Gratis
Banjir Bandang Solok Telan Dua Korban Jiwa, Korban Terakhir Ditemukan, Operasi SAR Berakhir
Bupati Tapanuli Tengah Serahkan 3 Unit Bus Sekolah untuk Anak Korban Bencana : Bukti Nyata Pemerintah Hadir di Tengah Masyarakat
GNPK Sumbar Soroti Pembangunan Jalan Paket 17 Kota Padang, Minta PUPR Buka Dokumen Proyek
JALAN PROVINSI SUNGAI TALEH PALEMBAYAN AMBLAS LAGI, PUTUS TOTAL TAK BISA DILEWATI
Polres Soppeng Perkuat Perencanaan 2027, Ikuti Asistensi dan Sosialisasi Aplikasi ABK
Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Sibabangun, Disita 25,85 Gram Sabu dan Buku Catatan Bon
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 09:42 WIB

Maulid Nabi di Umpungeng, Warga Perkuat Ukhuwah dan Silaturahmi

Sabtu, 26 September 2026 - 06:02 WIB

Sambut HUT ke-25, DPC Demokrat Inhil Gelar Donor Darah Berhadiah Sembako Gratis

Sabtu, 26 September 2026 - 04:52 WIB

Banjir Bandang Solok Telan Dua Korban Jiwa, Korban Terakhir Ditemukan, Operasi SAR Berakhir

Jumat, 25 September 2026 - 22:24 WIB

GNPK Sumbar Soroti Pembangunan Jalan Paket 17 Kota Padang, Minta PUPR Buka Dokumen Proyek

Jumat, 25 September 2026 - 22:12 WIB

JALAN PROVINSI SUNGAI TALEH PALEMBAYAN AMBLAS LAGI, PUTUS TOTAL TAK BISA DILEWATI

Berita Terbaru

Foto bersama usai Rapat Asistensi dan Supervisi Perubahan Perilaku Pengelolaan Sampah di Satuan Pendidikan. (Dok. Bina Bangda/ Kemendagri)

Bina Bangda

Kemendagri: Perubahan Kelola Sampah Dimulai dari Sekolah

Sabtu, 26 Sep 2026 - 08:34 WIB