Berani Gundul 2026: Rambut Boleh Gugur, Harapan Tidak Pernah Luntur

- Penulis

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara Beran Gundul 2026 dalam rangka hari kanker anak internasional. (Dok. Media Investigasi)

Acara Beran Gundul 2026 dalam rangka hari kanker anak internasional. (Dok. Media Investigasi)

MEDIAINVESTIGASI.NET – Tawa anak-anak terdengar di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta Selatan, Minggu pagi itu. Di antara mereka, ada yang mengenakan topi, ada pula yang tersenyum tanpa rambut di kepala dalam acara Berani Gundul 2026.

Advokat Tri Adhyaksa, relawan Berani Gundul.

Mereka adalah anak-anak pejuang kanker yang hadir dalam peringatan Hari Kanker Anak Internasional (HKAI) 2026 bersama Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI).

Hari itu, bukan kesedihan yang mendominasi ruangan, melainkan keberanian dan solidaritas melalui aksi #BeraniGundul2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satu per satu peserta duduk di kursi yang telah disiapkan. Rambut mereka dipotong, sebagian digundul, disambut tepuk tangan dan pelukan. Aksi sederhana itu menjadi simbol kuat, anak-anak penderita kanker tidak berjuang sendirian.

Di balik momen penuh empati tersebut, tersimpan kisah perjuangan panjang yang dijalani banyak keluarga pasien. Tidak sedikit anak yang harus datang dari luar kota untuk menjalani kemoterapi di rumah sakit rujukan seperti RSCM.

Relawan YKAKI, Tri Adiyaksa, menceritakan bahwa dulu ada pasien yang terpaksa tinggal di selasar rumah sakit karena tidak memiliki tempat tinggal selama pengobatan.

“Pengobatan bisa berlangsung berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Tanpa tempat tinggal yang layak, perjuangan mereka menjadi jauh lebih berat,” ungkapnya, Minggu (15/2/2026).

Dari pengalaman itu, YKAKI menghadirkan Rumah Singgah “Rumah Kita”, tempat aman bagi pasien dan keluarga untuk beristirahat, saling menguatkan, dan menemukan kembali semangat.

Kini rumah singgah tersebut telah hadir di tujuh kota di Indonesia, menjadi tempat pulang sementara bagi ribuan anak yang sedang berjuang melawan kanker. Hingga Desember 2025, tercatat 3.967 anak telah mendapatkan pendampingan melalui fasilitas ini.

Namun perhatian YKAKI tidak berhenti pada pengobatan. Mereka juga berupaya menjaga masa depan anak-anak melalui program pendidikan gratis SEKOLAH-KU, agar anak tetap bisa belajar di tengah proses terapi yang panjang.

Baca Juga :  Konsolidasi Laskar Merah Putih Jakarta Utara: Perkokoh Persatuan, Perkuat Kebersamaan

Sementara itu, di sudut ruangan acara HKAI, beberapa anak tampak menggambar dan bermain bersama relawan. Senyum mereka menjadi pengingat bahwa di balik perjuangan melawan penyakit serius, mereka tetaplah anak-anak yang ingin bermain, belajar, dan bermimpi.

Aksi BeraniGundul sendiri bukan sekadar kegiatan simbolik. Ia menjadi pengingat bahwa empati bisa diwujudkan melalui tindakan sederhana, sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap pentingnya deteksi dini kanker anak dan dukungan psikososial bagi keluarga pasien.

Bagi YKAKI, perjuangan anak-anak ini bukan hanya tentang melawan penyakit, tetapi juga tentang menjaga harapan tetap hidup.

Sebab bagi para pejuang kecil itu, rambut mungkin bisa gugur karena kemoterapi  tetapi harapan untuk sembuh dan masa depan yang cerah tidak boleh pernah hilang

Editor: Shendy Marwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPW BKPRMI Jakarta Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Bersama FLO di GOR Cempaka Putih
BKPRMI Jakarta dan Polda Metro Jaya Perkuat Sinergi, Fokus Pembinaan Generasi Muda
Senyum Semringah Munjirin: Panen Padi di Cakung, Urban Farming Bali Lestari Hasilkan 10 Ton Gabah
Ketua Investigasi Nasional LPK GPI Soroti Pengelolah SPPG Makanan Bergizi (MBG) Kecamatan Buko Di Nilai Tak Memenuhi Standar Nasional
Dinkes Tapteng Buka Posko Kesehatan Di Pengungsian Gereja HKBP Sipange, Salurkan Obat Dan Logistik
Enam DPD BKPRMI Kompak Dukung Nanang Jahidin Lanjutkan Kepemimpinan Periode 2026–2031
PORDI Gandeng UNJ Perkuat Olahraga Domino Indonesia, Target Lahirkan Atlet Berkualitas hingga Level Dunia
Presiden Prabowo akan Resmikan RS M. Thohir, Mendarat di Bandara Muhammad Taufiq Kiemas Krui
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:44 WIB

DPW BKPRMI Jakarta Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Bersama FLO di GOR Cempaka Putih

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:22 WIB

BKPRMI Jakarta dan Polda Metro Jaya Perkuat Sinergi, Fokus Pembinaan Generasi Muda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:55 WIB

Senyum Semringah Munjirin: Panen Padi di Cakung, Urban Farming Bali Lestari Hasilkan 10 Ton Gabah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:43 WIB

Ketua Investigasi Nasional LPK GPI Soroti Pengelolah SPPG Makanan Bergizi (MBG) Kecamatan Buko Di Nilai Tak Memenuhi Standar Nasional

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:13 WIB

Dinkes Tapteng Buka Posko Kesehatan Di Pengungsian Gereja HKBP Sipange, Salurkan Obat Dan Logistik

Berita Terbaru