Program MBG Berujung Petaka, 89 Siswa SMAN 1 Sungai Rumbai Diduga Keracunan Massal

- Penulis

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: kondisi siswa diduga keracunan MBG, tengah di rawat tenaga medis di Sungai Rumbai (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti) 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya mendukung kesehatan pelajar justru diduga berujung petaka.

‎Dari informasi yang berhasil dihimpun media ini, Sebanyak 89 siswa SMAN 1 Sungai Rumbai, 5 orang ibu hamil, 2 orang pegawai MBG di Kabupaten Dharmasraya, mengalami gejala yang mengarah pada keracunan massal usai mengonsumsi makanan MBG di sekolah, Rabu (04/02/2026).

Akibat kejadian tersebut, para siswa yang menunjukkan gejala keracunan terpaksa dilarikan ke RSUD Sungai Rumbai dan Puskesmas Sungai Rumbai untuk mendapatkan penanganan medis.

‎Para korban mengalami keluhan mual, muntah, diare, hingga demam, tak lama setelah menyantap makanan MBG yang dibagikan di lingkungan sekolah.
Makanan MBG tersebut diketahui berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sang Surya.

Salah seorang wali murid, Murni (36)  nama samaran, mengaku panik setelah mendapat kabar dari anaknya yang tengah dirawat di rumah sakit.

“Saya dihubungi anak saya, dia menyampaikan kondisinya dan sekarang sedang dirawat di RSUD Sungai Rumbai,” ujar Murni kepada media ini.

‎Ia menjelaskan, anaknya mulai merasakan gangguan kesehatan tidak lama setelah mengonsumsi makanan MBG di sekolah.

‎“Menurut keterangan anak saya, dia mengalami mual, muntah, dan diare setelah makan MBG di sekolah,” jelasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SMAN 1 Sungai Rumbai, Rini Susila, belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan media ini melalui pesan WhatsApp terkait menu MBG yang disajikan serta jumlah pasti siswa SMAN 1 yang terdampak, belum mendapat respons meskipun yang bersangkutan terpantau dalam kondisi daring.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Jasman Rizal, mengatakan pihak pemerintah daerah masih melakukan pendalaman dan belum dapat memastikan apakah kejadian tersebut merupakan kasus keracunan makanan.

Baca Juga :  Ketika Tulisan Menjadi Jembatan: Pers, Rakyat, dan Pemerintah Bertemu

“Kita belum bisa menduga itu keracunan atau tidak. Saat ini kita sedang melakukan pengecekan dan mengambil sampel, apakah berasal dari makanan hari ini atau makanan kemarin,” ujar Jasman Rizal saat dikonfirmasi media.

Ia menambahkan, proses pengambilan sampel makanan serta pendataan korban masih terus dilakukan guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Kasus ini langsung menyita perhatian publik, mengingat Program MBG merupakan program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan asupan gizi pelajar.

Dugaan keracunan massal ini pun memunculkan desakan agar pihak terkait melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keamanan pangan, pengawasan dapur penyedia MBG, serta distribusi makanan ke sekolah-sekolah.

‎Media ini akan terus memantau perkembangan kasus tersebut dan menunggu hasil pemeriksaan resmi dari instansi berwenang.

Editor: Mitra Yuyanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nah.. kan akhirnya jembatan didesa gedung Rejo kecamatan belitang amblas lagi
Alat Berat Bongkar Bangunan Lapas Cibinong, Siapa Bertanggung Jawab?
Sorotan Dugaan Penyimpangan Menguat, DPRD Kabupaten Bogor Ditunggu Respons
Rokok Diduga Tanpa Cukai di Cinere Menguak, Puluhan Dus dan Jutaan Rupiah Jadi Sorotan
Banjir Bandang Solok Telan Dua Korban Jiwa, Korban Terakhir Ditemukan, Operasi SAR Berakhir
Penetapan Irlan–Indra Dipertanyakan, Kuasa Hukum Soroti Tempus Delicti hingga SPDP
Galodo Aro Suka Terjang Kompleks Pemkab Solok, Lumpur Penuhi Jalan Solok-Padang
Berita ini 273 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Nah.. kan akhirnya jembatan didesa gedung Rejo kecamatan belitang amblas lagi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Rabu, 30 September 2026 - 13:38 WIB

Alat Berat Bongkar Bangunan Lapas Cibinong, Siapa Bertanggung Jawab?

Senin, 28 September 2026 - 14:16 WIB

Sorotan Dugaan Penyimpangan Menguat, DPRD Kabupaten Bogor Ditunggu Respons

Sabtu, 26 September 2026 - 10:49 WIB

Rokok Diduga Tanpa Cukai di Cinere Menguak, Puluhan Dus dan Jutaan Rupiah Jadi Sorotan

Berita Terbaru