Aksi Demontrasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tembilahan : Kritik Tajam atas Keterlambatan pengesahan APBD. Pemkab Dinilai Tidak Hebat

- Penulis

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Demontrasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tembilahan : Kritik Tajam atas Keterlambatan pengesahan APBD. Pemkab Dinilai Tidak Hebat.

 

 

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Laporan : Muhammad

Tembilahan- Mediainvestigasi.net.-22 Januari 2026 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akhirnya menetapkan komitmen untuk mendanai penuh program Universal Health Coverage (UHC) selama 12 bulan dalam APBD 2026. Kepastian ini, yang disampaikan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Amd Junaidi di tengah unjuk rasa, baru keluar setelah tekanan keras dan aksi teatrikal Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tembilahan yang menyoroti kelambanan dan kelalaian pemerintah daerah dalam mengesahkan anggaran.

Komitmen tersebut, meski disambut sorak-sorai, tidak serta merta menghapus gelombang kekecewaan publik. Aksi yang berlangsung sejak pagi ini menampilkan fragmen penderitaan warga miskin dan orasi keras yang menuding “pembagian proyek” dan “pencarian kekayaan” sebagai biang kelambanan APBD. Poster bertuliskan “INHIL TIDAK HEBAT!” menjadi simbol sindiran atas kinerja pemerintah.

Dalam orasi berapi-api, orator aksi, Naufal, menyampaikan kritik tanpa ampun. “Apa kerja pemerintah sampai APBD molor sejauh ini? Jaminan kesehatan itu kewajiban negara, amanat undang-undang. Tidak ada tawar-menawar. Kami capek! Apa kerja kalian? Bagi-bagi proyek?” serunya lantang di depan gedung dewan. Pernyataan ini merepresentasikan kegelisahan yang lebih luas di masyarakat, yang mempertanyakan alasan sesungguhnya di balik penundaan anggaran yang vital bagi layanan dasar.

Ketua HMI Cabang Tembilahan, M. Yusuf, dengan suara bergetar menegaskan bahwa aksi ini adalah perjuangan untuk rakyat kecil. “Kami berdiri di barisan kesusahan mereka. Di barisan masyarakat Inhil yang masih terpinggirkan, lusuh dalam kemiskinan,” ujarnya. Mereka menegaskan bahwa hak atas kesehatan tidak boleh dikorbankan oleh kelalaian anggaran.

Baca Juga :  Kapolres Soppeng Hadiri Upacara Harkitnas ke-117: “Saatnya Bersatu dan Bangkit Bersama

Empat Tuntutan dan Respons DPRD

HMI datang dengan empat tuntutan yang disebut tanpa kompromi:
1. Prioritas mutlak dan pendanaan penuh UHC 12 bulan.
2. Pengesahan segera APBD 2026.
3. Optimalisasi PAD dengan tutup kebocoran anggaran.
4. Transparansi dan keadilan fiskal.

Wakil Ketua DPRD Inhil, Amd Junaidi, merespons dengan memastikan poin pertama. “UHC saya pastikan dianggarkan penuh untuk 12 bulan,” tegasnya. Namun, terkait pengesahan APBD, ia mengaitkannya dengan kehadiran Bupati Herman yang masih dirawat di Pekanbaru. “Kalau bisa besok APBD kita sahkan. Tapi kami ingin Bupati hadir langsung… Mudah-mudahan besok bisa pulang dan paripurna dilakukan hari Sabtu,” dan “DPRD juga akan mencarikan solusi terbaik untuk meningkatkan PAD Inhil” jelasnya. DPRD juga mengajak HMI Tembilahan untuk mengawal proses anggaran ke depan.

Aksi yang diwarnai taburan bunga dan lantunan puisi yang menggetarkan jiwa sebagai simbol “kematian bagi pemerintah daerah jika tidak becus” ini ditutup secara damai dengan konvoi kendaraan bermotor. Bendera hijau-hitam HMI berkibar sebagai simbol kemenangan sementara.

Namun, narasi utama yang tertinggal adalah peringatan keras! masyarakat sipil dan mahasiswa bahwa pengawasan terhadap janji dan proses anggaran ini akan lebih ketat. Komitmen di lapangan harus segera ditindaklanjuti dengan realisasi di dalam ruang rapat paripurna dan dokumen anggaran yang transparan. Keterlambatan yang terjadi tahun ini dinilai tidak boleh terulang, karena menyangkut hidup orang banyak.***(Mhd)

Editor ; Rafdy Guci 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Apel Perdana Kapolres Sibolga, AKBP Budi Prasetyo Tekankan Disiplin dan Pelayanan Humanis
Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Pinangsori, Enam Paket Barang Bukti Diamankan
Sat Binmas Polres Soppeng Edukasi Santri, Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini.
Siswa MAN 1 Inhil Raih Gelar Duta Anak Kabupaten Indragiri Hilir 2026, Kepala Madrasah Berikan Apresiasi Tinggi
Saling Lempar Tanggung Jawab Kasus Pemerasan Rp75 Juta, Ketum PPWI Siap Seret Kapolda Sumsel ke Propam Polri
Dugaan Biaya Persalinan Rp10–20 Juta di Kateman, Kapustu: “Tidak Ada Tarif Normal Rp10 Juta”
Polres Indragiri Hilir Raih Penghargaan Kapolri Kategori Pelayanan Prima
SDN 01 Pasar Palembayan Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka Mulai 21 September 2026
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:01 WIB

Apel Perdana Kapolres Sibolga, AKBP Budi Prasetyo Tekankan Disiplin dan Pelayanan Humanis

Senin, 21 September 2026 - 12:57 WIB

Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Pinangsori, Enam Paket Barang Bukti Diamankan

Senin, 21 September 2026 - 12:53 WIB

Sat Binmas Polres Soppeng Edukasi Santri, Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini.

Senin, 21 September 2026 - 09:31 WIB

Siswa MAN 1 Inhil Raih Gelar Duta Anak Kabupaten Indragiri Hilir 2026, Kepala Madrasah Berikan Apresiasi Tinggi

Minggu, 20 September 2026 - 20:10 WIB

Dugaan Biaya Persalinan Rp10–20 Juta di Kateman, Kapustu: “Tidak Ada Tarif Normal Rp10 Juta”

Berita Terbaru