Gunung Semeru di Jawa Timur Erupsi, Awan Panas Meluncur 7 Km: Warga Diminta Waspada!

- Penulis

Rabu, 19 November 2025 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erupsi Gunung Semeru terjadi pada pukul 16.00 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.676 mdpl. (Liputan6.com/ Hermawan)

Erupsi Gunung Semeru terjadi pada pukul 16.00 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.676 mdpl. (Liputan6.com/ Hermawan)

Lumajang, Mediainvestigasi.net — Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas kuatnya pada Rabu sore (19/11/2025).

Gunung api tertinggi di Pulau Jawa itu memuntahkan awan panas guguran sejauh 7 kilometer dari puncak, memicu peningkatan kewaspadaan bagi warga di area terdampak.

Menurut laporan petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, erupsi terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

Kolom abu membumbung tinggi hingga 2.000 meter di atas puncak, dengan warna kelabu pekat dan arah sebaran abu menuju utara dan barat laut.

Awan Panas Masih Berlangsung

Gunung Semeru di Jawa Timur erupsi disertai luncuran awan panas sejauh 7 km dari puncak pada Rabu (19/11/2025) sore. ANTARA/HO-PVMBG/aa. (Handout PVMBG)

Hingga laporan dibuat, aktivitas erupsi masih terus berlanjut. Data seismogram mencatat:

  • Amplitudo maksimum: 40 mm
  • Durasi sementara: 16 menit 40 detik

Ini menandakan aktivitas vulkanik cukup signifikan dan berpotensi memicu bahaya lanjutan.

Area yang Harus Dihindari Warga

Status Gunung Semeru saat ini berada pada Level II (Waspada). Dengan status tersebut, berikut rekomendasi penting yang wajib diperhatikan masyarakat:

1. Jangan beraktivitas dalam radius:

  • 8 km dari puncak di sepanjang Besuk Kobokan
  • 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, karena aliran lahar dan awan panas bisa meluas hingga 13 km

2. Hindari area dalam radius 2,5 km dari kawah/puncak

Daerah ini rawan lontaran batu pijar dan guguran lava.

3. Waspadai potensi bahaya di sungai-sungai yang berhulu di Semeru

Termasuk:

  • Besuk Kobokan
  • Besuk Bang
  • Besuk Kembar
  • Besuk Sat
  • Serta anak-anak sungainya yang berisiko dilanda lahar hujan.

Ancaman Bahaya yang Perlu Diwaspadai

  • Awan panas guguran
  • Abu vulkanik pekat
  • Lahar hujan saat curah hujan meningkat
  • Guguran lava dari puncak

Cuaca di wilayah Lumajang dan sekitarnya juga dapat memperburuk kondisi jika terjadi hujan lebat.

Baca Juga :  Wapres Lulusan SMP, Wilson Lalengke: Wajar, Ini Cerminan Rata-rata IQ Manusia Indonesia

Erupsi Gunung Semeru hari ini menjadi pengingat bahwa aktivitas gunung api dapat meningkat sewaktu-waktu. Warga yang tinggal di zona rawan diimbau untuk:

  • Tetap mengikuti informasi resmi dari PVMBG
  • Menghindari zona bahaya
  • Selalu siap dengan langkah evakuasi jika kondisi makin memburuk
  • Tetap waspada, tetap aman, dan jangan abaikan peringatan resmi!.

(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SETORAN Rp25 JUTA DAN LEGALITAS DC DIPERTANYAKAN, PT BOOMBAS DIMINTA TRANSPARAN
Prof. Zudan Apresiasi Progres ATR/BPN: Selangkah Menuju Instansi ke-361 Terapkan Manajemen Talenta
Aziz Yanuar Desak Bersih-Bersih Polri, Penangkapan Sigit Harus Jadi Momentum Ungkap Tragedi KM 50
Istana Sebut Potensi Makar Terhadap Kasus Penyadapan Presiden oleh Jenderal Listyo Sigit
Mantan Kapolri Ditahan bersama Dua Jenderal Aktif Lainnya: Terseret Kasus Penyadapan Presiden?
KANTOR DESA BUKAN KERAJAAN KELUARGA! Jimmy: Jabatan Sekdes Bukan Warisan Dinasti
Tiga Kapolda Berganti, 19 Bulan Laporan Tanah Samota Belum Naik Penyidikan
Dugaan Kuat Karhutla Pulau Taliabu Bukan Bencana Alam, Diduga Dirancang Demi Kepentingan Tambang‑Sawit
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 16:04 WIB

SETORAN Rp25 JUTA DAN LEGALITAS DC DIPERTANYAKAN, PT BOOMBAS DIMINTA TRANSPARAN

Kamis, 5 November 2026 - 18:31 WIB

Prof. Zudan Apresiasi Progres ATR/BPN: Selangkah Menuju Instansi ke-361 Terapkan Manajemen Talenta

Kamis, 5 November 2026 - 14:58 WIB

Aziz Yanuar Desak Bersih-Bersih Polri, Penangkapan Sigit Harus Jadi Momentum Ungkap Tragedi KM 50

Rabu, 4 November 2026 - 22:20 WIB

Istana Sebut Potensi Makar Terhadap Kasus Penyadapan Presiden oleh Jenderal Listyo Sigit

Rabu, 4 November 2026 - 00:49 WIB

Mantan Kapolri Ditahan bersama Dua Jenderal Aktif Lainnya: Terseret Kasus Penyadapan Presiden?

Berita Terbaru