Darisman, Harapan Baru atau Sekadar Perisai Anisa dari Sorotan Pers?

- Penulis

Selasa, 23 September 2025 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

 

Oleh: Mitra Yuyanti Kaperwil Sumatera Barat Mediainvestigasi.net

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dharmasraya – Senin (22/9/2025) menjadi panggung besar bagi Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani. Di hadapan jajaran pejabat dan ASN, ia melantik sembilan pejabat tinggi pratama, salah satunya yang paling menyita perhatian: Darisman, sebagai Kepala Dinas Kominfo Dharmasraya.

Di atas kertas, pelantikan ini tampak rutin. Namun, di balik itu, publik punya alasan untuk bertanya: apakah Annisa benar-benar percaya bahwa Darisman bisa menjadi penyejuk di tengah panasnya hubungan Kominfo dengan para wartawan?

Sebab, semua orang masih ingat bagaimana babak belur hubungan Pemkab dengan media online di awal kepemimpinan Annisa. Alih-alih menjadi jembatan komunikasi, Kominfo justru kerap menjadi sumber bara. Buzzers dan influencer malah dipelihara, menciptakan riak-riak konflik yang bukan hanya merugikan wartawan, tetapi juga merusak citra Annisa sendiri.

Kini Darisman masuk ke gelanggang dengan tugas berat: menjembatani Annisa dengan wartawan dan meredam ketegangan yang sudah terlanjur akut. Tapi, apakah ia mampu? Atau justru hanya akan menjadi “perisai baru” yang melindungi Annisa dari kritik, bukan menghubungkannya dengan publik?

 

Mengapa Darisman?

Pertanyaan publik paling keras justru sederhana: apa istimewanya Darisman?

Apakah ia dipilih karena kapasitas komunikasi dan kemampuannya merangkul media? Atau semata karena loyalitas kepada bupati?

Keputusan Annisa melantik Darisman jelas bukan tanpa risiko. Jika gagal, bukan hanya Darisman yang akan dituding tak becus, tapi kredibilitas Annisa yang akan semakin tergerus. Media yang selama ini merasa dipinggirkan, bisa saja makin jauh, bahkan menyalakan bara perlawanan yang lebih panas.

 

Nama-Nama Lain yang Dilantik

Selain Darisman, ada delapan pejabat lain yang juga mengisi kursi strategis:

Baca Juga :  Padang Pariaman Gelar Lomba Bertutur dan Mendongeng, Bunda Literasi Ny. Nita Christanti Azis Tekankan Pentingnya Budaya Membaca

Ramilus sebagai Kepala Dinas Capil

Lasmita sebagai Kepala Dinas Pariwisata

Yusrisal sebagai Kasat Pol PP

Asril di Dinas PMD

Bobby Perdana Riza di Kesbangpol

Roni Puska sebagai Asisten III

Hasto Kuncoro di Dinas Pangan

Imam Mahfuri sebagai Staf Ahli

Namun, tak ada satu pun yang menyedot perhatian publik sebesar pelantikan Darisman. Sebab, jabatan Kadis Kominfo tak hanya soal mengelola informasi, tapi juga menjaga relasi kekuasaan dengan media, membentuk citra pemimpin, dan mengendalikan narasi publik.

 

Menanti Langkah Nyata

Masyarakat kini menunggu, apakah Darisman akan benar-benar merangkul wartawan, membuka ruang komunikasi sehat, dan menghentikan tradisi “mengadu buzzer dengan media”? Atau sebaliknya, menjadi alat kekuasaan yang hanya tahu mengamankan citra Annisa, sekalipun dengan cara membungkam suara kritis?

Pelantikan ini seolah membuka babak baru. Tapi publik sudah lebih cerdas: mereka tak lagi mudah percaya pada seremoni sumpah jabatan. Mereka menilai dari aksi nyata.

Dan untuk Annisa, taruhan ini sangat mahal. Jika Darisman gagal, publik akan makin yakin: Bupati Dharmasraya ini lebih pandai memilih orang yang bisa menjaga dirinya, ketimbang yang bisa menjaga kepercayaan rakyat.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Jembatan Antarbenua, Spanyol dan Maroko Bangun Kemitraan Strategis di Tengah Isu Ceuta
208 Calon Dubalang Kota Digembleng, Wako Fadly: Garda Adat untuk Padang Sigap
KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor, Dua Koper Dibawa Penyidik
Skandal Paspor Ganda: Ancaman Serius bagi Perlindungan Anak dan Integritas Hukum Indonesia
Budi Arie dan Godaan Menjadi Pemerintahan Bayangan
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mengambil langkah pemeriksaan terhadap dua Aparatur Sipil Negara (ASN)
Pandangan Rusia tentang Hukum Syariah dan Tinjauan Perspektif Filsafat
Bupati Masinton Pasaribu, Wakil Bupati dan Sekdakab Tapteng, Rayakan HUT ke-81 Tapanuli Tengah Bersama Anak-Anak Panti Asuhan Sion dan Warga Terdampak Bencana
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:22 WIB

Perkuat Jembatan Antarbenua, Spanyol dan Maroko Bangun Kemitraan Strategis di Tengah Isu Ceuta

Rabu, 2 September 2026 - 20:16 WIB

208 Calon Dubalang Kota Digembleng, Wako Fadly: Garda Adat untuk Padang Sigap

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:41 WIB

KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor, Dua Koper Dibawa Penyidik

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:37 WIB

Skandal Paspor Ganda: Ancaman Serius bagi Perlindungan Anak dan Integritas Hukum Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:29 WIB

Budi Arie dan Godaan Menjadi Pemerintahan Bayangan

Berita Terbaru