Berita

PENGELOLAAN SAMPAH DI PATRA KOMALA, KOTA BANDUNG

189
×

PENGELOLAAN SAMPAH DI PATRA KOMALA, KOTA BANDUNG

Sebarkan artikel ini

Bandung 17 Mei 2025 Patra Komala,Bapak Dade – Ketua KSM Patrakomala
Didukung oleh: Bapak Dadang, Bapak Angga – Aktivis Lingkungan Hidup

1. Inovasi Pengelolaan Sampah Organik dengan Lalat BSF (Black Soldier Fly)
Pengelolaan sampah organik di kawasan Patra Komala mengusung pendekatan berbasis ekosistem alami melalui pemanfaatan lalat BSF (Black Soldier Fly). Lalat BSF merupakan jenis lalat yang tidak berbahaya bagi manusia karena tidak membawa penyakit seperti lalat rumah biasa.

Siklus hidup lalat BSF sangat efisien dalam penguraian sampah:

Lalat jantan mati setelah kawin.

Lalat betina mati setelah bertelur.

Larva lalat BSF sangat rakus dan mampu mengurai limbah organik dalam jumlah besar.

Dengan memanfaatkan larva BSF, volume sampah organik dapat dikurangi secara signifikan, mengurangi beban TPA, sekaligus menghasilkan produk sampingan seperti pakan ternak dan pupuk organik.

2. Pengolahan Sampah Residu dengan Insinerator Ramah Lingkungan
Sampah yang tidak dapat diurai (residu) ditangani menggunakan insinerator hasil karya anak bangsa. Insinerator ini memiliki keunggulan utama:

Kapasitas pembakaran hingga 1 ton sampah per jam.

Tidak menggunakan listrik, bensin, atau solar — sepenuhnya mandiri energi.

Tidak menghasilkan asap berbahaya, menjadikannya solusi yang ramah lingkungan.

Teknologi ini tidak hanya mengurangi volume residu secara drastis, tetapi juga menunjukkan kemandirian bangsa dalam inovasi pengelolaan sampah berkelanjutan.

Kesimpulan
Dengan memadukan teknologi alami (larva BSF) untuk sampah organik dan teknologi modern (insinerator bebas emisi) untuk sampah residu, Patra Komala menjadi contoh nyata pendekatan terpadu dalam pengelolaan sampah. Upaya ini dipelopori oleh Bapak Dade (Ketua KSM Patrakomala), bersama Bapak Dadang dan Bapak Angga sebagai aktivis lingkungan yang berkomitmen pada keberlanjutan dan kebersihan lingkungan hidup di Kota Bandung.

 

Rilis Dani Sumarno