Wujudkan Kota Pintar, Semua Sekolah di Kota Padang Gunakan Srikandi dan TTE

- Penulis

Kamis, 17 April 2025 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wujudkan Kota Pintar, Semua Sekolah di Kota Padang Gunakan Srikandi dan TTE

Padang Mediainvestigasi.net– Upaya untuk menjadikan Kota Padang sebagai kota pintar (Smart City) sesuai dengan visi misi Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir terus dimasifkan.

Diantara upaya yang dilakukan adalah penerapan sistem digitalisasi dalam pekerjaan, berupa penggunaan aplikasi Srikandi (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) dan TTE (Tanda Tangan Elektronik).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aplikasi Srikandi merupakan aplikasi umum bidang kearsipan yang dapat mendukung pengelolaan arsip dan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik.

Aplikasi ini telah digunakan di Pemko Padang dan dirancang untuk mempermudah pengelolaan surat menyurat antar instansi serta arsip-arsip yang berkaitan dengan administrasi pemerintahan.

Sementara TTE merupakan tanda tangan yang dilakukan secara digital. Tanda tangan di Pemko Padang tidak lagi menggunakan tinta dan kertas, melainkan menggunakan perangkat elektronik dan teknologi digital.

Setelah Maret lalu seluruh kelurahan di Kota Padang mulai menggunakan aplikasi Srikandi dan TTE, mulai April ini seluruh Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Padang juga sudah menggunakan aplikasi Srikandi dan TTE.

Proses aktivasi TTE untuk 301 kepala sekolah SD dan SMP se-Kota Padang mulai dilaksanakan, Kamis (17/4/2025) di kantor Diskominfo Kota Padang, tepatnya di ruangan Bidang Statistik dan Persandian.

“Kita mulai melakukan aktivasi dan verifikasi TTE untuk semua kepala sekolah SD dan SMP se-Kota Padang. Untuk hari ini, kita melakukan aktivasi TTE untuk 45 orang kepala sekolah SMP dan berikutnya untuk 250 orang kepsek SD,” kata Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Kota Padang, Devi Susanti Razif.

Dikatakannya, penggunaan aplikasi Srikandi dan TTE merupakan salah satu upaya Pemko Padang melalui Diskominfo untuk memberikan kemudahan kepada kepala sekolah dalam melaksanakan berbagai pekerjaan dengan lebih cepat dan efisien.

Baca Juga :  Program Jaga Desa: Lembaga Perlindungan Konsumen & Gerakan Perubahan Indonesia Dinilai Jadi “Vaksinasi Hukum” Cegah Korupsi Dana Desa

Kepala SMPN 27 Padang, Defril Syafrin yang melakukan aktivasi TTE di Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Kota Padang mengaku bahwa penggunaan aplikasi Srikandi dan TTE ini akan sangat membantu ketika ada agenda-agenda mendesak yang membutuhkan tanda tangan kepala sekolah.

“Terimakasih kepada Pemko Padang melalui Diskominfo atas kebijakan TTE ini,” katanya usai melakukan aktivasi. (Taufik)

https://padang.go.id/berita/wujudkan-kota-pintar-semua-sekolah-di-kota-padang-gunakan-srikandi-dan-tte

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Puncak Mauluik Gadang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Masyarakat Padati Masjid Raya IKK Ali Mukhni
Hotspot Kampar Tinggal Dua Titik, 283 Personel Gabungan Intensifkan Pendinginan Karhutla
Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang
Karhutla Riau Bukan Sekadar Musiman, Pemerintah Harus Putuskan Rantai Kebakaran
Peringatan Hari Jadi ke-81 Tapanuli Tengah, Diawali Rapat Paripurna Istimewa
Prosesi Malamang Jadi Pembuka Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026
Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 ,Tabligh Akbar Perkuat Nilai Keislaman dan Kebersamaan
Pemkab Inhil Tegaskan Nama Bupati dan Pejabat Dicatut dalam Dugaan Penipuan Proyek Rp1,6 Miliar
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:06 WIB

‎Puncak Mauluik Gadang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Masyarakat Padati Masjid Raya IKK Ali Mukhni

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Hotspot Kampar Tinggal Dua Titik, 283 Personel Gabungan Intensifkan Pendinginan Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:33 WIB

Karhutla Riau Bukan Sekadar Musiman, Pemerintah Harus Putuskan Rantai Kebakaran

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Peringatan Hari Jadi ke-81 Tapanuli Tengah, Diawali Rapat Paripurna Istimewa

Berita Terbaru