Taliabu Maluku Utara, Mediainvestigasi.Net-Bupati Kabupaten Pulau Taliabu H.Aliong Mus akhirnya menanggapi keluhan orang tua sejumlah orang tua murid peserta Pramuka yang ikut Jambore Nasional pada Tahun 2022, yang berlangsung sejak 14-21 Agustus 2022, di Buperta Cibubur, Jakarta Timur mewakili Kabupaten,
Dimana Bupati Kabupaten Pulau Taliabu meyampaikan bahwa mengenai keluhan orang tua para siswa yang telah menilai Pemda seakan lepas tangan dengan para peserta yang telah 10 (sepuluh) hari sempat terlantar di Bau-Bau Kabupaten Buton Provinsi Sulawesi Tenggara
Kejadian itu adalah perbuatan memalukan serta mencoreng nama baik Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu yang seharusnya hal seperti ini tidak terjadi.
Kepada Media Investigasi.net, Bupati Kabupaten Pulau Taliabu H. Aliong Mus melalui Via Whatssap tegas mengatakan akan memerintahkan Wakil Bupati Kabupaten Pulau Taliabu H. Ramli agar melakukan Investigasi menulusuri jika ada lingkaran gurita yang menyalagunaakan Anggaran Daerah yang peruntuhkan untuk kegiatan pramuka yang sudah di cairkan untuk kegiatan Jambore Nasional pada Tahun 2022, yang berlangsung sejak 14-21 Agustus 2022, di Buperta Cibubur, Jakarta Timur yang melibatka para siswa mewakili Kabupaten Pulau Taliabu yang terkesan di telantarkan di Kota Bau-Bau selama 10 hari
Jika dalam hal tersebut, telah di temukan ada yang menyalagunakan Anggaranya degan tegas dirinya meminta Wakil Bupati H. Ramli untuk mengambil langkah tindakan tegas, agar kejadian yang memalukan Daerah seperti itu tidak terulang kembali, tegasnya.
Bupati Kabupaten Pulau Taliabu H. Aliong Mus juga meminta tegas pada Kwarcab dan Mabicab agar bertanggung jawab atas segala kelalaian yang terjadi
Jagan sampai kejadian memaluka Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu terulang kembali yang agar kejadian menelantarkan siswa Pramuka yang telah mewakili Kabupaten pada kegiatan Jambore Nasional pada Tahun 2022, yang berlangsung sejak 14-21 Agustus 2022, di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, tutup. Bupati Kabupaten Pulau Taliabu (H. Aliong Mus).
(Ketua Investigasi Wilayah Indonesia Timur **** La Omy La Tua).











