BeritaDaerahPolitik

100 Hari Memimpin Soppeng, Ini Deretan Gebrakan SUKSES

357
×

100 Hari Memimpin Soppeng, Ini Deretan Gebrakan SUKSES

Sebarkan artikel ini

100 Hari Memimpin Soppeng, Ini Deretan Gebrakan SUKSES.

SOPPENG_ Sul-Sel, –Mediainvestigasi.Net-– Genap 100 hari duet Bupati dan Wakil Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE – Ir. Selle KS Dalle, memimpin Kabupaten Soppeng sejak resmi dilantik di Istana Negara pada 20 Februari 2025. Tanpa target muluk-muluk dalam masa 100 hari kerja, pasangan yang dikenal dengan tagline SUKSES ini justru membuktikan kerja nyata lewat berbagai gebrakan pro-rakyat.

Berikut 10 langkah strategis yang telah mereka capai dalam 100 hari pertama:

1. Kenaikan TPP ASN:

Meski tak secara eksplisit dijanjikan saat kampanye, Bupati Suwardi memutuskan menaikkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN guna meningkatkan motivasi kerja aparatur. “Kami butuh semangat dan energi para ASN untuk menggerakkan program-program kami,” ujar Suwardi.

2. Seragam, Sepatu, dan Tas Gratis:

Program bantuan perlengkapan sekolah tetap dijalankan meski anggaran sempat dipangkas oleh pusat. Inovasi dilakukan dengan efisiensi anggaran dari pengurangan perjalanan dinas hingga pemangkasan kegiatan yang tidak prioritas. Bantuan ini akan diluncurkan pada tahun ajaran baru 2025/2026.

3. Listrik Masuk Sawah:

Program unggulan saat kampanye ini langsung dieksekusi. Hingga pertengahan tahun ini, sudah disiapkan 23 titik jaringan listrik masuk sawah bekerja sama dengan PLN. Ini menjadi langkah penting dalam mendukung modernisasi pertanian di Soppeng.

4. Rehabilitasi Sekolah dan Puskesmas:

Meski dana pusat untuk infrastruktur pendidikan direfocusing, Pemerintah Kabupaten Soppeng tetap memprioritaskan perbaikan 19 sekolah rusak dan membangun 3 puskesmas pembantu. Pendanaan diambil dari sisa APBD 2025 hasil efisiensi internal.

5. Infrastruktur Jalan dan Jembatan:

Meski Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik 2025 ikut terpangkas, pembangunan jalan tetap dijalankan. Beberapa proyek prioritas antara lain perbaikan jalan utama ke Desa Leworeng, jalan lingkar Lilirilau, dan pembangunan jembatan di Salokaraja dan Kessing, yang ditarget rampung sebelum akhir 2025.

6. Sekolah Rakyat: Soppeng Raih Kepercayaan Pusat:

Dari hanya 100 lokasi nasional, Soppeng berhasil terpilih sebagai daerah penerima pembangunan Sekolah Rakyat (SR) dari Kemensos. Ini berkat kesiapan cepat Pemda, termasuk menyediakan lokasi sementara di bekas RS Ajappang. Investasi yang masuk diperkirakan mencapai Rp100–150 miliar.

7. Rumah Singgah dan Ambulans Gratis di Makassar:

Warga Soppeng yang berobat ke Makassar kini tak perlu bingung soal penginapan. Pemerintah akan membangun ‘Rumah Singgah’lengkap dengan ambulans gratis sebagai wujud nyata janji kampanye.

8. Pembenahan RSU La Temmamala:

Banyaknya keluhan soal layanan RSU La Temmamala langsung direspons cepat. Perbaikan dilakukan mulai dari sistem antrian hingga penguatan manajemen keuangan. Utang rumah sakit yang semula puluhan miliar kini tinggal kurang dari Rp2 miliar.

9. Pertahankan Status UHC Premium:

Soppeng tetap mempertahankan status Universal Health Coverage (UHC) Premium—jaminan kesehatan menyeluruh yang memungkinkan warga mengakses layanan kesehatan seperti cuci darah, perawatan jantung, hingga gangguan jiwa secara gratis, yang tidak ditanggung BPJS di daerah lain.

10. Raih WTP ke-11 Kalinya:

Untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut, Kabupaten Soppeng meraih predikat ‘Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)’ dari BPK atas laporan keuangan 2024. Prestasi ini adalah hasil kolaborasi apik antara pemerintahan sebelumnya dan kesigapan pasangan SUKSES yang memastikan semua data dan laporan sesuai standar audit.

100 Hari, 10 Gebrakan Nyata

Meski baru 100 hari memimpin, duet Suwardi–Selle sudah menunjukkan arah perubahan nyata. Dari infrastruktur hingga pelayanan dasar, dari sektor pendidikan hingga kesehatan, komitmen mereka untuk rakyat mulai terasa.

“Kami tidak menetapkan target dalam 100 hari, tapi kami percaya kerja nyata akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutup Bupati Suwardi.***(Rls/Tariqullah)