Daerah

Warga Desa senyubuk Kecewa : Pembangunan Broncaptering Pamsimas Tak Optimal”

1054
×

Warga Desa senyubuk Kecewa : Pembangunan Broncaptering Pamsimas Tak Optimal”

Sebarkan artikel ini

Foto :  Dok. MEDIAINVESTIGASI.NET Proyek Pembangunan Broncaptering Pamsimas Tak Optimal”

Belitung timur, MediaInvestigasi.Net – Program Penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat ( pamsimas ) dengan pola spek Broncaptering di Desa Senyubuk, Kecamatan Kelapa Kampit, dibangun pada tahun anggaran 2021, belum di rasakan mamfaatnya secara maksimal dan berkelanjutan oleh masyarakat dusun selindang Desa senyubuk.

Pasalnya broncap yang dibangun sejak 2021, telah salah penempatannya. “Ungkap salah seorang warga sembari mengatakan bahwa proyek ini tidak memberikan manfaat yang diharapkan, Rabu (25/10/2023).

Dia menyebutkan Broncap yang di bangun sejak 2021 program pamsimas itu, sebagai tempat penampungan air yang berukuran 6×8 meter itu, tidak terdapat sumber mata air sama sekali, jadi sumber airnya hanya berharap di musim penghujan saja. Dia menyayangkan sekali akan hal ini dalam anggaran yang begitu besarnya jadi tidak memberikan mamfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Sudah tahu pembangunan broncaptering yang lama tidak ada sumber mata air kehidupan, tapi kok di bikin lagi broncap yang baru yang berukuran sama pula, di tempat yang sama pula di tahun anggaran 2023 ini, ” sungguh luar biasa sekali ujarnya.

kami meminta solusinya pada pemerintah desa senyubuk untuk menyampaikan hal ini kepada dinas terkait PUPR belitung timur. ” agar masyarakat di pertemukan guna mencari sumber mata air yang baru yang memadai, sehingga dapat di distribusikan secara berkelanjutan nantinya,” kata masyarakat.

namun oleh mereka, pengerjaan broncaptering sebagai tempat penampungan air itu terus di lanjutkan hingga selesai. di ketahui saat ini pengerjaan itu dilaksanakan oleh pihak kontraktor CV Toyoxa dengan anggaran pengerjaan sebesar 489.754.000 rupiah. pengunaan anggaran APBD 2023 dengan nama pengerjaan Perluasan jaringan Pemipaan SPAM, “ungkapnya pada media investigasi.

(Red/Mi/iws)