BeritaDaerah

Warga Beringin dan Salati Minta Pemrov Malut & Pemerintah Daerah Pulau Taliabu Segra Perbaiki Akses Jalan Sama Degan Liang Lahat

510
×

Warga Beringin dan Salati Minta Pemrov Malut & Pemerintah Daerah Pulau Taliabu Segra Perbaiki Akses Jalan Sama Degan Liang Lahat

Sebarkan artikel ini

Warga Beringin dan Salati Minta Pemrov Malut & Pemerintah Daerah Pulau Taliabu Segra Perbaiki Akses Jalan Sama Degan Liang Lahat

Foto Dokumentasi La Omy La Tua : Akses Jalan Desa Beringin yang menghubungkan Desa Salati Kecamatan Taliabu Barat Laut

Taliabu Maluku Utra, Media Investigasi.net, Masyarakat Desa Beringin Jaya dan Masyarakat Desa Salati Kecamatan Taliabu Barat Laut Kabupaten Pulau Taliabu sudah jenuh degan akses jalan yang menyerupai liang lahat tempat kodok melompat, yang hanya di jadikan Janji Manis Politik di bibir saja pada setiap Pemilihan Kepala Daerah baik itu Gubernur dan Bupati, akses jalan terssbut, hanya di jadikan ajang pesta demokrasi yang penuh dengan janji-janji manis namun hinggah kini belum juga di kerjakan.hal tersebut di ungkapkan langsung oleh SF dan LR

Dimana Warga Desa Beringin dan Desa Salati berinesial, SF dan LR mengungkapkan bahwa akses Jalan Desa Beringin yang menghubungkan Desa Salati Kecamatan Taliabu Barat Laut Kabupaten Pulau Taliabu, hanya di jadikan simbol ritual oleh para Calon Pemimpin baik itu Gubernur dan Bupati, hanya berlomba-lomba mengeluarkan retorika penuh gula untuk menarik simpati rakyat namun realisasi pembagunan seperti akses jalan yang menyerupai liang lahat tersebut tak mampu di bangun, tuturnya.

“Masyarakat Desa Beringin Jaya dan Masyarakat Desa Salati Kecamatan Taliabu Barat Laut SF dan LR, juga menyatakan bahwa alangkah lucunya negri ini, melihat akses jalan buruk seperti liang lahat itu, apakah kita harus diam saja, sebagai rakyat yang kritis, hanya akan menerima semua itu dengan tangan terbuka tanpa pertanyaan? melihat kondisi akses jalan yang kian corak marit tampa ada kepedulian Pemerintah Daerah” ujarnya.

SF dan LR, juga menyatakan bahwa akses Jalan Desa Beringin yang menghubungkan Desa Salati Kecamatan Taliabu Barat Laut hanya menjadi ajang kampanye politik dan sering kali menjadi ajang pertunjukan kata-kata manis oldh para calon pemimpin (bupati) yang hanya berusaha menarik simpati masyarakat dengan berbagai janji perubahan dan perbaikan faktanya akses jalan tersebut semakin parah tak bedanya degan liang lahat tempat lompatnya kodok, tegasnya.

SF dan LR, juga menyatakan bahwa janji-janji itu semua hanya janji bahwa akan ada perbaikan infrastruktur yang lebih baik, pelayanan publik yang lebih efisien, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat, namun, seiring berjalannya waktu, tak sedikit dari mereka yang ternyata itu hanya di jadikan janji-janji sebagai alat untuk meraih kekuasaan ssmata.

Contoh paling klasik adalah janji perbaikan infrastruktur yang tak lagi bisa terhitung berapa kali kita mendengar calon bupati berjanji akan memperbaiki jalan rusak, membangun jembatan, atau menyediakan fasilitas umum yang layak, namun semua itu setelah mereka terpilih, jalanan tetap berlubang, jembatan tak kunjung dibangun, dan fasilitas umum masih jauh dari kata layak apa bedanya degan jalanya jalan kiamat menuju neraka.

Kepada Media Investigasi.net, SF dan LR, juga tegas mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu harusnya malu sama sejumlah sopir Truk yang sudah berulang kali melakukan penimbunan sejumlah akses Jalan Desa Beringin yang menghubungkan Desa Salati Kecamatan Taliabu Barat Laut degan dana partisipasi mengunakan anggaran pribadi bukan biayaya dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu maupun biayaya dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

SF dan LR, juga meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu dan Pemerintah Daerah Privinsi Maluku Utara bahwa akses Jalan Desa Beringin menuju Desa Salati Kecamatan Taliabu Barat Laut, jagan hanya melirik degan ekor mata melihat oenderitaan yang di alami oleh masyarakat khususnya masyarakat di wilayah Kecamatan Taliabu Barat Laut sampai saat ini, pintanya.

SF dan LR, juga bahkan meminta Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak Raka Buming Raka, degan ketidak mampuan Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu Provinsi Maluku Utara, membangun Infrastruktur, kiranya Kabupaten Pulau Taliabu di beri perhatian khusus karena penderitaan dan jeritan rakyat bukan hanya setahun namun sejak Indonesi Merdeka, tutupnya.

Ketua Investigasi Indonesia Nasional **** La Omy La Tua.