Wali Kota Bandung Gagal Menata pasar Kiaracondong

- Penulis

Jumat, 4 Juli 2025 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Investigasi.net

Bandung, 3 Juli 2025 – Situasi Pasar Kiaracondong semakin memprihatinkan. Aktivitas pedagang yang menggunakan badan jalan dan trotoar hingga pukul 08.00 pagi menyebabkan kemacetan parah, mengganggu ketertiban umum, dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar terkait komitmen dan kapasitas Wali Kota Bandung dalam menata ruang publik dan pasar tradisional dan penumpukan sampah yang menyebabkan bau yang menyengat.

Hingga saat ini, penataan di kawasan Pasar Kiaracondong belum menunjukkan hasil yang signifikan. Jalan-jalan di sekitar pasar masih dipenuhi pedagang kaki lima yang berjualan di luar area resmi, termasuk di jalur badan jalan yang seharusnya menjadi hak pejalan kaki. Hal ini menunjukkan lemahnya pengawasan dan ketidaktegasan pemerintah kota dalam menegakkan aturan.

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah warga dan pengendara mengeluhkan tidak adanya perubahan berarti dari waktu ke waktu. “Setiap pagi pasti macet parah. Trotoar dipakai jualan, jalan dipenuhi gerobak. Ini sudah bertahun-tahun dan tidak ada solusi nyata dari pemerintah kota,” ujar pengunjung pasar, salah satu warga yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.

Kondisi ini menimbulkan kritik terhadap Wali Kota Bandung yang dinilai tidak mampu menata dan menertibkan pasar tradisional dengan baik. Padahal, penataan pasar merupakan bagian penting dari wajah kota dan indikator tata kelola pemerintahan yang baik.

Diperlukan langkah nyata, tegas, dan berkelanjutan dari Pemkot Bandung untuk mengatasi persoalan ini, termasuk penataan ulang lokasi berjualan, pengawasan ketat terhadap jam operasional, dan penyediaan fasilitas yang layak bagi pedagang tanpa mengorbankan hak publik.

Baca Juga :  Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah,Bahas Percepatan Keberlangsungan Pembangunan Tol Padang–Pekanbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Intimidasi Usai Pemberitaan, Penasehat PPWI Inhil Didatangi Pria yang Mengaku Suami Bidan
Plh. Kabag PBJ Tapanuli Tengah dengan Tegas Bantah Pokja ULP Pemkab Tapanuli Tengah Makelar Proyek Tahun 2026
Diduga Tak Bisa Pertanggung Jawabkan Keuangan, Pengurus Bumdes Sisobahili Tak Hadir Saat Di Panggil Dinas PMD
Apel Perdana Kapolres Sibolga, AKBP Budi Prasetyo Tekankan Disiplin dan Pelayanan Humanis
Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Pinangsori, Enam Paket Barang Bukti Diamankan
Sat Binmas Polres Soppeng Edukasi Santri, Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini.
Siswa MAN 1 Inhil Raih Gelar Duta Anak Kabupaten Indragiri Hilir 2026, Kepala Madrasah Berikan Apresiasi Tinggi
Saling Lempar Tanggung Jawab Kasus Pemerasan Rp75 Juta, Ketum PPWI Siap Seret Kapolda Sumsel ke Propam Polri
Berita ini 161 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:41 WIB

Diduga Intimidasi Usai Pemberitaan, Penasehat PPWI Inhil Didatangi Pria yang Mengaku Suami Bidan

Senin, 21 September 2026 - 18:17 WIB

Plh. Kabag PBJ Tapanuli Tengah dengan Tegas Bantah Pokja ULP Pemkab Tapanuli Tengah Makelar Proyek Tahun 2026

Senin, 21 September 2026 - 18:13 WIB

Diduga Tak Bisa Pertanggung Jawabkan Keuangan, Pengurus Bumdes Sisobahili Tak Hadir Saat Di Panggil Dinas PMD

Senin, 21 September 2026 - 13:01 WIB

Apel Perdana Kapolres Sibolga, AKBP Budi Prasetyo Tekankan Disiplin dan Pelayanan Humanis

Senin, 21 September 2026 - 12:57 WIB

Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Pinangsori, Enam Paket Barang Bukti Diamankan

Berita Terbaru