Berita

Viral Video Mantan Bupati Dharmasraya, Pihak AG Klaim Dihipnotis dan Diperas: “Beliau Tidak Sadar”

312
×

Viral Video Mantan Bupati Dharmasraya, Pihak AG Klaim Dihipnotis dan Diperas: “Beliau Tidak Sadar”

Sebarkan artikel ini

Viral Video Mantan Bupati Dharmasraya, Pihak AG Klaim Dihipnotis dan Diperas: “Beliau Tidak Sadar” (Dok, Istimewa) 

PADANG, Mediainvestigasi.net – Setelah viralnya video seorang pria berinisial AG yang disebut-sebut sebagai mantan Bupati Dharmasraya digerebek warga di salah satu penginapan kawasan Air Tawar, Kota Padang, Sabtu (25/10/2025), kini beredar pula video klarifikasi dari pihak yang diduga dekat dengan AG.

‎Dalam video klarifikasi yang beredar di media sosial itu, pria tersebut membantah tudingan bahwa AG terlibat dalam perilaku menyimpang sebagaimana ramai diberitakan. Ia menyebut, AG diduga menjadi korban hipnotis dan pemerasan oleh seorang pemuda yang baru dikenal di Kota Padang.

‎“Awalnya Pak AG sedang minum kopi di salah satu warung kawasan Kota Padang. Lalu datang seorang pemuda yang diduga menghipnotis beliau hingga linglung dan hilang kesadaran,” ujar pria dalam video klarifikasi tersebut.

‎Dalam kondisi tidak sadar, lanjutnya, AG dibawa oleh pemuda tersebut ke sebuah hotel di kawasan Air Tawar, Padang Utara. Pemuda itu disebut yang melakukan proses check-in dan pembayaran kamar menggunakan identitasnya sendiri.

Diduga KTP pelaku berdasarkan keterangan pihak hotel (Dok, Istimewa)

“Setelah masuk kamar, diduga pelaku mulai melakukan pemerasan. Karena uang yang diminta tidak mencukupi, terjadi keributan di dalam kamar hingga membuat karyawan hotel panik dan memanggil warga,” katanya.

‎Keributan itu kemudian berujung pada aksi warga yang mengamankan AG dan menyerahkannya ke kantor polisi.

‎Masih dalam video klarifikasi tersebut, pria yang mengaku sebagai orang dekat AG menyebut bahwa dirinya telah melakukan cek dan ricek ke resepsionis hotel, sejumlah warga, serta ke pihak kepolisian. Ia memastikan bahwa peristiwa tersebut tidak seperti yang ramai beredar di media sosial.

‎“Kami sudah periksa keterangan di lapangan, baik dari pihak hotel maupun polisi. Banyak informasi yang beredar tidak sesuai fakta,” ucapnya.

‎Ia juga menegaskan bahwa video klarifikasi tersebut tidak ditayangkan secara penuh karena durasi yang panjang, sehingga beberapa bagian terpotong.

‎Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Padang Utara sebelumnya telah membenarkan adanya peristiwa pengamanan seorang pria oleh warga. Namun, Kapolsek Padang Utara AKP Yuliadi menegaskan bahwa dugaan tindak asusila yang ramai dibicarakan masih dalam penyelidikan dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

‎“Kami masih mendalami kasus ini. Belum bisa disimpulkan apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya singkat.

‎Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak AG maupun Partai Golkar Dharmasraya terkait peristiwa tersebut.

Editor: Yanti