Timbulkan Keresahan Dan Kemacatan, Kasat Pol PP Sosialisasi Penataan Odong-Odong Siantar
Pematangsiantar, MediaInvestigasi.Net – (13/3/2024). Kasat Satpol PP Kota Pematangsiantar bersama sejumlah instansi terkait Sosialisasi Penindakan dan Penataan kapada para pengusaha odang-odong, Selasa Sore. (12/04/2024).
Kasat Pol PP Kota Pematangsiantar Pariaman Silaen SH, bahwa peneguran terhadap pemilik maupun pengusaha odong-odong berdasarkan keresahan dari masyarakat akibat tingginya volume musik saat beroperasi.
Pariaman menekankan, setiap hari jam operasional odong-odong sejak pukul 16.00 sampai 22.00 wib. Lalu pemutaran musik harus musik yang mendidik anak-anak dan bukan musik house.
“Apabila ada odong-odong masih menggunakan house music dan sejenisnya maka Satpol PP akan melakukan penertiban speaker, “tegasnya.
Teringat rute odong-odong kata Pariaman, berawal dari Jalan WR Supratman – Jalan Ade Irma Suryani dan Jalan Wahidin – Jalan WR Supratman demikian sebaliknya.
Pariaman juga melarang pengusaha odong-odong tidak parkir berlapis saat beropersi yang menimbulkan macet di jalan dengan jumlah gandengan maksimal 3.
Jumlah odong-odong yang beroperasi dari 26 unit, hanya 10 unit setiap hari dan tidak boleh menambah unit odong-odong sebelum ada regulasi yang mengatur terkait keberadaan odong-odong di Kota Pematangsiantar.
Sementara itu, Ketua Komunitas Motor Gembira Odong-odong Pematangsiantar berjanji akan secara rutin mengimbau anggota paguyuban untuk menaati kesepakatan bersama.
Penulis (Jhonry Sitorus)











