Tidak Menjadi Lokus Program PGDS Kementrian Kesehatan, Rsud Tengku Sulung Lakukan kolaborasi dg Universitas untuk Mendapatkan Spesialis

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tidak Menjadi Lokus Program PGDS Kementrian Kesehatan, Rsud Tengku Sulung Lakukan kolaborasi dg Universitas untuk Mendapatkan Spesialis

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan ; Mely

Inhil– Mediainvestigasi.net.- RSUD Tengku Sulung terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan spesialistik bagi masyarakat di wilayah utara Kabupaten Indragiri Hilir. Dalam menghadapi keterbatasan tenaga dokter spesialis akibat perubahan kebijakan program Kementerian Kesehatan, pihak rumah sakit mengambil langkah strategis melalui kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK UNRI) dan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU).

Direktur RSUD Tengku Sulung, dr. Rahmat, menjelaskan bahwa selama ini rumah sakit terbantu dengan adanya Program Kementerian Kesehatan PGDS (Pendayagunaan Dokter Spesialis) untuk melengkapi layanan spesialis. Namun, mulai pertengahan tahun 2025 RSUD Tengku Sulung tidak lagi mendapatkan lokus program tersebut karena tidak memenuhi tiga kriteria utama.

“RSUD Tengku Sulung tidak masuk dalam kategori daerah DTPK, Quick Win, maupun program prioritas KJSU-KIA, sehingga program PGDS tidak lagi dialokasikan untuk rumah sakit ini,” ujar dr. Rahmat.

Akibatnya, rumah sakit mengalami kekurangan dua dokter spesialis penting, yakni spesialis bedah dan spesialis penyakit dalam. Selain itu, dalam waktu dekat kontrak dokter spesialis anak dari program PGDS juga akan berakhir.

Untuk menjamin kesinambungan pelayanan kepada masyarakat, RSUD Tengku Sulung menempuh langkah kolaboratif dengan institusi pendidikan kedokteran.

“Untuk menjaga kontinuitas pelayanan spesialistik, kami bekerja sama dengan FK UNRI dan FK USU. Alhamdulillah, spesialis bedah dari FK UNRI sudah mulai memberikan pelayanan bedah di RSUD Tengku Sulung,” jelasnya.

Sementara itu, kerja sama dengan FK USU masih dalam tahap audiensi dan pembahasan lanjutan. dr. Rahmat optimistis dalam waktu dekat kebutuhan dokter spesialis anak dan penyakit dalam dapat segera terpenuhi.

Baca Juga :  Kampung Nelayan Merah Putih di Nagari Katapiang Dorong Kemandirian dan Kesejahteraan Nelayan Padang Pariaman

“Kami baru tahap audiensi dengan FK USU, dan mudah-mudahan dalam waktu dekat pelayanan spesialis anak serta penyakit dalam segera terwujud,” tambahnya.

Audiensi tersebut turut dihadiri langsung oleh Dekan FK USU beserta jajaran wakil dekan serta bagian dari program studi penyakit dalam dan anak. Pada kesempatan itu, dr. Rahmat memaparkan kondisi terkini RSUD Tengku Sulung, mulai dari aspek geografis hingga sarana prasarana pendukung.
“Pihak FK USU merespons dengan baik audiensi ini dan akan menjadikannya bahan pertimbangan untuk mewujudkan kerja sama,” katanya.

dr. Rahmat juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir yang telah mendukung penuh langkah rumah sakit dalam membangun kemitraan strategis tersebut.

“Apresiasi untuk Pemda Inhil yang mendukung penuh audiensi ini. Jika kerja sama ini terbangun, keberlangsungan pelayanan di RSUD Tengku Sulung yang berada di wilayah utara akan semakin terjamin,” ungkapnya.

Ke depan, RSUD Tengku Sulung juga merencanakan penambahan dokter spesialis penunjang seperti radiologi, guna mewujudkan pelayanan paripurna yang berdampak pada peningkatan kualitas layanan dan pengurangan angka rujukan ke rumah sakit luar daerah.

“Kami berharap rumah sakit ini terus berkembang dengan kelengkapan sarana prasarana, sehingga mampu berkompetisi dan menjawab tantangan perkembangan pelayanan rumah sakit ke depan,” tutup dr. Rahmat.(***)

 

Editor ; Rafdy Guci 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Masinton Pasaribu Serahkan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Rp. 264.628.390 di HUT ke-81 Tapanuli Tengah
Bagian 1 — BPK Soroti Pengadaan Genset Rp4,75 Miliar di RSUD Abdul Moeloek, Diduga Tak Efisien
Gubernur Sumatera Utara Bersama Bupati Tapteng Resmikan Jembatan Bailey Parjalihotan Pinangsori, Pulihkan Akses Pascabencana
Wapres Gibran didampingi Gubernur Sumut, Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah Kunjungi SMAN 1 Barus
Bupati Tapanuli Tengah Tinjau Kawasan Pembangunan Hunian Sementara di Bonalumban
KRYD Satlantas Polres Soppeng Tertibkan 31 Motor Berknalpot Brong
Kapolres Soppeng Ikuti Anev Sitkamtibmas, Antisipasi Potensi Aksi dan Karhutla
Soroti Kasus Korupsi dan Keracunan, PKN Bentuk Satgas Awasi Makan Bergizi Gratis
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:30 WIB

Bupati Masinton Pasaribu Serahkan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Rp. 264.628.390 di HUT ke-81 Tapanuli Tengah

Jumat, 4 September 2026 - 15:27 WIB

Bagian 1 — BPK Soroti Pengadaan Genset Rp4,75 Miliar di RSUD Abdul Moeloek, Diduga Tak Efisien

Jumat, 4 September 2026 - 14:56 WIB

Gubernur Sumatera Utara Bersama Bupati Tapteng Resmikan Jembatan Bailey Parjalihotan Pinangsori, Pulihkan Akses Pascabencana

Jumat, 4 September 2026 - 14:52 WIB

Wapres Gibran didampingi Gubernur Sumut, Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah Kunjungi SMAN 1 Barus

Jumat, 4 September 2026 - 09:19 WIB

Bupati Tapanuli Tengah Tinjau Kawasan Pembangunan Hunian Sementara di Bonalumban

Berita Terbaru