Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Kedua Kali Hingga 20 Desember 2025, Kerugian ditaksir Capai 1,2 Triliun

- Penulis

Senin, 15 Desember 2025 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Kedua Kali Hingga 20 Desember 2025, Kerugian ditaksir Capai 1,2 Triliun

 

 

 

Parit Malintang,—Mediainvestigasi.net.- Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kembali memperpanjang status Tanggap Darurat Bencana Cuaca Ekstrem, Banjir, dan Tanah Longsor untuk kedua kalinya. Keputusan ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Padang Pariaman Nomor 388/KEP/BPP/2025 , yang ditandatangani oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis , pada tanggal 13 Desember 2025.

Perpanjangan kedua ini ditetapkan mulai tanggal 14 Desember 2025 hingga 20 Desember 2025 , dan merupakan tindak lanjut dari perpanjangan status pertama (7–13 Desember 2025) dan status awal (23 November–6 Desember 2025).

Perpanjangan status tanggap darurat ini dianggap perlu karena dua alasan utama:

-Operasi Pencarian Korban Hilang: Operasi pencarian terhadap satu orang korban hilang akibat bencana masih berlangsung dan memerlukan dukungan penuh.

-Penanganan Darurat Berkelanjutan: Masih terjadi penanganan darurat bencana, termasuk menyediakan kebutuhan dasar, pembukaan akses yang terganggu, serta stabilisasi situasi dan kondisi kehidupan masyarakat.

Bencana hidrometeorologi yang terjadi sejak tanggal 22–28 November 2025 telah menimbulkan dampak kerugian yang besar. Hingga pembaruan data terakhir pada 14 Desember 2025, pukul 01.15 WIB, berikut adalah ringkasan dampak utama di Kabupaten Padang Pariaman:

Korban Jiwa: Total 45 orang meninggal dunia dan 1 orang masih hilang. Sebanyak 11 orang mengalami luka-luka. Dampak Sosial: Sebanyak 34.182 jiwa terdampak bencana. Jumlah pengungsi yang tersisa per 13 Desember 2025 adalah 848 jiwa. Kerusakan Rumah: Total 4.842 unit rumah mengalami kerusakan. Rinciannya adalah 2.652 rusak ringan, 221 rusak sedang, dan 405 rusak berat.

Kerugian Material : Total kerugian yang ditaksir mencapai Rp 1,245 Triliun. Kerusakan Infrastruktur: Terjadi kerusakan signifikan pada 29 ruas jalan dan 43 unit jembatan. Selain itu, 69 unit daerah irigasi/bendungan juga dilaporkan rusak. Fasilitas Umum: Fasilitas pendidikan yang rusak parah (berat) berjumlah 3 unit, sementara fasilitas ibadah yang rusak parah berjumlah 11 unit.

Baca Juga :  Wanita Pemandu Karaoke dan Kurir Narkoba Ditangkap Satres Narkoba Polres Dharmasraya

Kegiatan perpanjangan tanggap darurat ini akan melibatkan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Instansi Vertikal, Instansi Terkait, Lembaga Sosial Masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat, Pelaku Ekonomi, dan Organisasi Sosial Kemasyarakatan Lainnya.

Tim gabungan akan memprioritaskan: Melanjutkan evakuasi, pendataan, dan operasi pencarian korban hilang di area fokus seperti Sungai Batang Anai. Menjaga Pos Pelayanan, Pos Kesehatan, dan Dapur Umum untuk menjamin kebutuhan dasar pengungsi. Mendorong pembersihan lokasi dari lumpur dan material longsor, serta membangun kembali akses jalan dan jembatan yang terputus.

Pemerintah Daerah juga telah berkoordinasi dengan BNPB dan BPBD Provinsi, serta memulai rencana pembangunan 111 Unit Hunian Sementara. Segala biaya pengurusan dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Padang Pariaman (APBD), serta dana lain yang sah dan tidak mengikat Tahun Anggaran 2025.***

 

Editor ; Rafdy Guci

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Cepat dan Tanggap Tangani Banjir, Wabup Padang Pariaman Salurkan Bantuan dan Turunkan Alat Berat di Batang Gasan
‎Dekatkan Pelayanan kepada Masyarakat, Wabup Rahmat Ajak Warga Aktifkan IKD dan Jadi Agen Pelinsos
​Wujudkan Sanitasi Layak, TNI dan Masyarakat Kuala Lemang Gotong Royong Malam Hari di TMMD ke-130
Sinergi Tanpa Batas: TNI-Polri dan Warga Gotong Royong Semenisasi Jalan 1 Km di TMMD Ke-130 Kodim 0314/Inhil
DUGAAN PENYEKAPAN DI YOGYAKARTA, ALICE SRIE ANITHA MINTA PERKARA DITELUSURI
Kasdim 0314/Inhil Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan di Desa Kuala Lemang, Bangkitkan Semangat Bela Negara Melalui TMMD ke-130
Bupati Bungkam Soal Anggaran Media dan Nepotisme, Ketua AWI Kampar Sebut Pemimpin Kok Takut Jawab Rakyat
Pacu Pembangunan Desa, Kodim 0314/Inhil Gesa Pengerjaan Semenisasi Jalan TMMD ke-130 di Keritang
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:54 WIB

‎Cepat dan Tanggap Tangani Banjir, Wabup Padang Pariaman Salurkan Bantuan dan Turunkan Alat Berat di Batang Gasan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:35 WIB

‎Dekatkan Pelayanan kepada Masyarakat, Wabup Rahmat Ajak Warga Aktifkan IKD dan Jadi Agen Pelinsos

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:03 WIB

​Wujudkan Sanitasi Layak, TNI dan Masyarakat Kuala Lemang Gotong Royong Malam Hari di TMMD ke-130

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Sinergi Tanpa Batas: TNI-Polri dan Warga Gotong Royong Semenisasi Jalan 1 Km di TMMD Ke-130 Kodim 0314/Inhil

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:12 WIB

DUGAAN PENYEKAPAN DI YOGYAKARTA, ALICE SRIE ANITHA MINTA PERKARA DITELUSURI

Berita Terbaru