Menu

Mode Gelap

Opini

Selamat Datang di Wisata “BENCANA” Lubuk Minturun…!

badge-check


					Selamat Datang di Wisata “BENCANA” Lubuk Minturun…! Perbesar

Dok foto istimewa
Mediainvestigasi.net—diawali kata dengan Basmallah dan dilanjutkan Insya-Allah,
semoga bisa menyuarakan apa yang Patut disuarakan pada saat Bencana kepada orang-orang
yang mengambil kuntungan didalam keadaan Bencana SAAT INI.!
Kembali kepada Judul, pada kata “Selamat Datang di Wisata,” Dimana banyak dalam
keadaan bencana ini, para pejabat dan oknum yang kiranya mengambil keuntungan
didalamnya, malahan ada yang bisa dibilang dan dipadang ber-WISATA dalam BENCANA

,Astagfirullah, sungguh Bangsat dan Biadap.!
Dilanjutkan dengan kata “Lubuk Minturun”, terkenal dengan Pemandiannya yang
indah asri dan mungkin sangat familiar didengar oleh Masyarakat Kota Padang pada umumnya.
Tapi itu DAHULU.! ,. Saat ini, Bersama-sama kita belasungkawa dan prihatin atas kejadian
bencana yang khususnya daerah Lubuk Minturun, tanpa mengurangi rasa hormat dan prihatin
juga kepada dunsanak kita yang terkena bencana di beberapa daerah di Sumbar, Sumut mapun
Aceh. Sungguh aneh dan tragis rasanya dan terdengar bahwasanya keadaan Bencana sekarang
ini masih tergolong BENCANA PROVINSI, bukan BENCANA NASIONAL.!
Padahal ada salah satu Bapak Gubernur, yang rasanya dilihat dari media sosial dari
dunsanak kita di Aceh, bahwasanya bencana ini rasanya sudah lebih parah daripada Kejadian
Sunami Aceh 26 Desember 2004. Belum lagi di daerah Sumut, juga daerah Sumatera Barat.

Tetapi hamba Pahami, memang dalam meletakkan sesuatu hal pastinya sudah tau dan lebih tau
akan hal itu. Hamba paham akan kekurangan diri dalam menilai itu dan hanya berdoa, agar
Bisa diteliti lebih teliti lagi dan di cek ulang, kalau bisa bapak-bapak yang terhormat dan berwewenang lansung turun ke daerah-daerah yang benar-benar terkena dampak pada umunya
dan seharusnya. Karena mengapa, banyak pejabat maupun artis yang sudah menjadi pejabat
mendantangi sebuah tempat bencana yang hanya kiranya belum tergolong PARAH, ataupun
memang sebenarnya PARAH, tapi rasanya hanya banyak pergi pamer, lihat-lihat doang, dan
malahan ada yang kayak meninggalkan nilai Riya dan Bala untuk dunsanak kita didekat daerah
yang dikunjungi oleh pihak yang disebutkan tadi. Akanpun demikian, terlepas semua itu, kami
dan kita pun tetap bersyukur atas kedatangan-nya dengan membawa bantuan ataupun hal yang
lainnya. Alhamdulillah
Sekarang kepada Laptop.!

Lubuk Minturun saat ini berbeda dengan yang dulu. Dulu airnya yang sangat jernih
sekarang masih keruh dan ber-luluk sampai saat ini. Umumnya daerah lubuk Minturun yang
tepi Sungai banyak terdampak. Malahan bukan bagian aliran Sungai saja yang terdampak,
daerah Bukit di dekat Pasantren Ar-Risalah sampai ke ujung Bukit banyak terjadi juga Bencana
Longsor dan ada beberapa rumah pun tertimbun. Kita doakan semoga dunsanak kita yang
terkena dampak agar bisa sabar, tabah dan kuat dalam menjalani semuanya ini. Kembali kepada
kata Mengapa judulnya “Wisata Bencana”?
Izin sekedar menyampaikan alasannya, karena mungkin ini hanya berasal dari beberapa
suara dunsanak kita yang seharusnya terdengar, dan Hak nya banyak dimakan oleh pihak yang
kiranya Pejabat-pejabat kecil ataupun besar di sekeliling daerah Lubuk Minturun, Bala

iGadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Menurut hemat penulis, ada beberapa pejabat
Penting seperti Bapak Menteri Pangan Nasional kita serta Artis yang sekarang sudah menjadi
Pejabat alhamdulillah telah datang ke Nagari Balai Gadang dan Lubuk Minturun. Dalam satu
sudut pandang, Kedatangan pejabat penting itu yang di utus oleh Bapak Presiden kita
yakninya ialah Bapak Prabowo Subianto, sangatlah buat Bangga bagi kita putra daerah yang
rasanya masih terpencil dan dekat Bukit dan sebelah Utara Kota Padang. Sungguh senang dan
Banggaaaa sekali sebenarnya. Tapi, melihat Lokasi yang didatangi oleh Para Pejabat tersebut,
kenapa rata-rata atau lebih tepatnya 2 Lokasi atau lebih itu sekarang menjadi Kacaw Balau dan
Berantakkan, sehingga terjadi ke-Zholiman. Pertama di dekat TPA Air Dingin, Kel. Balai
Gadang dan daerah Lumin Park Kel. Koto Panjang Ikur Koto. Alasan kacaw balaunya, banyak
dan sering ditemukan oleh beberapa Masyarakat, bantuan-bantuan yang datang tidak tepat
sasaran. Ada yang bilang Bantuannya dimalam hari banyak sudah setinggi gunung, tapi di Pagi
Hari semuanya HILANG tanpa ada yang mengetahui.!
Lantas apakah penyebeb hal yang demikian?. Apakah semua bantuan itu hilang begitu
saja?. Atau bisa dimakan oleh Setan? Atau dibawa oleh Tikus yang sangat sangat Besar yang
memakai Dasi atau Jas Mewah? Atau malahan perangat-perangkat Desa yang seharusnya
memakmurkan warga setempat seharusnya menjadi promotor kebermanfaatan bagi warga
sekarang menjadi Kotor dan seperti Setan Juga ?. Ha Ha Ha. Wallahu A’alam. Tapi lagi, ada
warga yang bilang, bantuan itu pada malam hari dilarikan melaui Terowongan dibikin oleh
Pasukkan khusus yang kira nya berwarna Loreng atau Coklat. Ada juga yang bilang Bantuan
nya hilang dibawa melalui Laut dan Sungai yang sekarang sudah hancur tapi tetap di laluinya.
Ada juga yang bilang bantuan-bantuan itu menghilang saja dan dibawa dengan menggunakan
Helikopter. He he he. Itu semua tidak bisa memastikan dan membenarkan, Tapi nyatanya
memang Bantuan itu memang sering HILANG begitu saja tanpa ada yang mengetahui sampai
SAAT INI.!
Marilah sama-sama kita Berbenah dan mengambil Himah, atas bencana yang terjadi
saat ini. Pastilah Allah SWT selipkan sedikit Himah dan Pelajaran didalamnya. Tidaklah Allah
Memberikan Hambanya Cobaan sampai di luar batas kempuan Hamba-Nya. Karena yang
Hamba Ketaui, Allah SWT Maha Adil dan Bijaksana, lagi Maha Penyayang. Lantas akan kah
LUPA, para Pejabat, Oknum, Pasukkan Loreng/cokelas/orange/abu-abu, atau Tikus yang
berdasi dan Ber-Jas akan Kuasa Tuhan yang Maha Melihat dan Adil…?
Tapi hamba Batasi dan Minta MAAF jikalau ada yang tersinggung dari semua pihak
yang disebutkan di atas, karena hamba hanya mencoba menyampaikan apa yang patut
disampaikan, apa yang seharusnya terdengar dan menyampaikan asiprasi maupun harapan
Masyarakat kepada Wakil Rakyat, yang seharusnya bisa merakyat pada saat ini, Tapi
sayangnya malahan menjadikan suasana bencana saat INI menjadi kesempatan untuk
BERKAMPANYE.!. Akan tetapi, Hamba pun yakin, bahwasanya Allah SWT selalu
mendengarkan suara Hamba-hamba-Nya yang ter-zholimi, karena Allah lah Satu-Satu yang
paling Maha Adil, Maha Mendegar dan Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Hamba ingat akan kata dari Prof. Salim Said, tentang kalimat “Korea Selatan, Taiwan,
Singapura Maju karena ada yang ditakuti. Taiwan Takut sama Cina Daratan. Korea Selatan

Takut sama Korea Utara. Singapura Takut karena dia mayoritas Masyarakat Tinghoa di Tengah
lautan Melayu. Israel Takut karena berada di Tengah ‘lautan’ Arab, maka dia takut dikremus.
(Tapi) INDONESIA, tidak ada yang ditakuti. Tuhan (Allah SWT) pun Tidak Di-TAKUTI.!”.
Nanti dulu dengan mengkaji soal daerah Indonesia yang sungguh luas, Sedangkan daerah kecil
seperti Desa/Kelurahan, yaitu Kelurahan Balai Gadang, Kelurahan Lubuk Minurun, Kelurahan
Koto Panjang Ikur Koto yang berada di daerah Kawasan Kecamatan Koto Tangah, Kota
Padang, Provinsi Sumatera Barat. Rasanya 3 daerah yang ada itu Banyak Pejabat lokal maupun
Luar, yang datang maupun yang menanti Datang, masih juga banyak yang tidak Takut
TUHAN.!
Jadi izinkan kita dari seorang Pemuda dari Kampung Kecil dan sedang terkena
Bencana, menyampaikan pesan dan Harapan jikalau terdengar, kepada Bapak Presiden yang
Terhomat kita Bersama, yakninya Bapak Prabowo Subianto. Bahwasanya, masih banyak
bawahan Bapak, mulai dari Menteri, Gubernur, Walikota, Pak Camat, masih lupa atau mungkin
khilaf dalam memantau bawahannya, akan Perilaku Menyimpang “Sumbang” karena masih
bisa dan sampai hati Memakan HAK dan REZEKI warga atau saudara kita yang yang terkena
bencana saat INI.!
Satu lagi, Izin menambahkan Bapak Presiden yang Terhomat, Tersayang dan
Tertompang Harapan besar kita Bersama, yakninya Bapak Prabowo Subianto. Agar bisa
melihat dan meninjau Kembali atas statement atau yang Ber-Wewenang dalam menentukan
Status Bencana, yang dari awalnya meletakkan Status Bencana saat ini tergolong “Bencana
Sumatera”, apakah benar-benar sudah di cek-nya betul-betul data-data yang dia ambil dan
simpulkan itu, atau bisa di tinjau balik yang malahan ke daerah-daerah yang masih PARAH
saat ini seperti Aceh, Sumut mapun Sumbar, supaya bisa atau boleh nya di naikkan ke Tingkat
“Bencana Nasional”. Tentu hamba sadari itu Adalah Hak penuh dari Bapak Presiden yang
Terhomat, Tersayang dan Tertompang Harapan besar kita Bersama, yakninya Bapak Prabowo
Subianto. Semoga suara dari pemuda kampung kecil nan Jauh dari Bumi Minangkabau ini
bisa sampai kepada telinga bapak Presiden kita yang terhormat. Aamiin Ya Rabb,,.
Begitulah kiranya penyampaian aspirasi, suara, keadaan dilapangan yang sebenarnya,
dan sudah seharusnya kita surakan Bersama tanpa memandang siapa, apa atau Sosok seperti
apa yang menyampaikan PESAN dan HARAPAN ini. Semoga suara ini bisa terdengar dan
mewakili warga dan seluruh dunsanak kita saat ini, yakninya yang berada di Aceh, Sumut,
Sumbar yang khususnya di daerah Lubuk Minturun (Balai Gadang, Lumin, KPIK). Itu saja,
mohon maaf atas kesalahan kata, susunan kalimat, dan kosa kata dari seorang Pemuda ini.
Kami sadari sebagai Pemuda, tidak lah semua suara Bathin dan Kebenaran seorang Pemuda
dapat terdengar, apalagi sampai kepada Bapak presiden Kita, jikalau tidak mempunyai Banyak
Uang atau Anak pejabat. Tapi teringat kata Bapak Presiden pertama kita yakninya Bapak
Soekarno, yaitu “ Beri aku seribu Orang Tua, akan aku guncang Gunung Sumeru sampai ke
akar-akarnya. Beri Aku Sepuluh Pemuda, akan Aku Guncang Dunia sampai seisi-isinya”. Maka
oleh itu, harapan dan doa dari SATU pemuda yang sangat ingin dan mencoba melawan
ketakutan dalam menyampaikan ini, tapi bagaimana lagi suara Kebenaran Harus tetap
disampaikan, semoga Bapak Presiden yang Terhomat, Tersayang dan Tertompang Harapan
besar kita Bersama, yakninya Bapak Prabowo Subianto, semoga dapat mendengar Suara

Kebenaran ini sampai ke Telinga Beliau yang Terhormat. Marilah sama-sama kita
mengucapkan kata “Aamiin”

#Suara Pemuda dari Kampung Kecil nan penuh Kisah dan Harapan, Yakninya “BUYDE”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. **mitolyn**

    Mitolyn is a carefully developed, plant-based formula created to help support metabolic efficiency and encourage healthy, lasting weight management.

    Balas
semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

29 April 2026 - 10:44 WIB

Sultaf Restaurant Yogyakarta Restoran Masakan Pakistan & Yaman Terbaik di Sleman

29 April 2026 - 10:26 WIB

Ombudsman dalam Jerat Mafia

20 April 2026 - 16:16 WIB

Trending di Berita