Presiden Diminta Tetapkan Komando Nasional untuk Percepat Pemulihan Aceh

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Diminta Tetapkan Komando Nasional untuk Percepat Pemulihan Aceh

 

Banda Aceh –Mediainvestigasi.net– Ketua Forum PRB Aceh, *Hasan Dibangka*, menegaskan perlunya langkah penanganan bencana di Aceh dilakukan secara nasional, meskipun pemerintah pusat belum menetapkan status bencana nasional. Ia menilai kondisi di lapangan membutuhkan komando kuat langsung di bawah Presiden agar seluruh potensi kementerian dapat digerakkan secara maksimal.

*Hasan Dibangka* menyampaikan bahwa Forum PRB Aceh melihat penanganan yang berjalan saat ini masih lamban akibat berbagai hambatan administratif dan teknis, termasuk persoalan perizinan dan koordinasi lintas sektor. Karena itu, ia meminta Presiden RI Prabowo Subianto menunjuk satu kementerian sebagai leading sector yang mampu mengoordinasikan seluruh kementerian dan lembaga terkait dalam penanganan Aceh.

“Kami melihat, meskipun status bencana nasional tidak ditetapkan, proses penanganannya harus nasional. Energi kementerian harus digerakkan di bawah satu komando Presiden, sehingga semua tunduk dan bergerak cepat,” kata *Hasan Dibangka*, Rabu (17/12/2025).

Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan pihak luar, termasuk bantuan internasional, seharusnya tidak ditolak jika bertujuan membantu percepatan pemulihan Aceh. Menurutnya, penerimaan bantuan tersebut tidak akan menjatuhkan harga diri bangsa, justru mencerminkan semangat kemanusiaan dan kecintaan Aceh terhadap Indonesia.

“Bantuan dari luar jangan ditolak. Aceh sangat mencintai Indonesia. Ini murni soal kemanusiaan,” ujarnya.

Dalam evaluasinya di lapangan, Forum PRB Aceh menilai persoalan utama saat ini bukan semata kekurangan logistik, melainkan hambatan distribusi. Hasan Dibangka mengungkapkan pengalamannya saat baru kembali dari Aceh Utara, di mana masih banyak masyarakat mengeluhkan belum menerima bantuan, sementara di posko-posko justru terdapat logistik yang tertahan.

“Logistik ada, tapi tertahan. Bukan karena kesengajaan, melainkan keterbatasan transportasi dan kurangnya gerakan distribusi yang simultan hingga ke kecamatan dan desa,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Tapteng dan Kasum TNI Tinjau Progres Infrastruktur dan Serahkan Bantuan Air Bersih di Tapteng

Ia menekankan pentingnya dukungan transportasi agar bantuan yang tiba di Banda Aceh tidak berhenti di satu titik, melainkan segera didistribusikan ke wilayah terdampak. Distribusi yang cepat, menurutnya, menjadi kunci untuk meringankan penderitaan masyarakat dan mempercepat transisi ke tahap pemulihan.

Selain peran pemerintah, Hasan Dibangka juga mengajak para kontraktor, pengusaha, dan pemilik alat berat serta truk di Aceh untuk turut berkontribusi membantu menyediakan transpos untuk bisa percepat distribusi bantuan Logjstik dan mobilisasi

“Bagi yang punya truk, alat berat, mari kita supply dan komunikasikan. Jangan hanya melihat kekurangan, tapi apa yang bisa kita berikan agar masyarakat bisa bangkit kembali,” katanya.

Hasan Dibangka menegaskan, Pihaknya sangat yakin bahwa Presiden Prabowo Subianto mampu mengambil keputusan terbaik demi kebaikan Aceh dan Indonesia ke depan.

“Kami bersemangat dan yakin Bapak Presiden bisa menentukan langkah terbaik. Soliditas dan kebersamaan adalah kunci,” pungkasnya.(*)

Ketua Forum PRB Aceh, Hasan Dibangka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pacu Pembangunan Desa, Kodim 0314/Inhil Gesa Pengerjaan Semenisasi Jalan TMMD ke-130 di Keritang
Kejar Target TMMD ke-130, Kodim 0314/Inhil Kebut Pembangunan RTLH di Desa Kuala Lemang
​Kemanunggalan TNI dan Rakyat: TMMD Ke-130 Percepat Pembangunan Jalan Desa Kuala Lemang
Dugaan Penampungan Pertalite untuk Dijual Kembali di Caringin Jadi Sorotan
Gadai Mobil Berujung Petaka! Tagihan Membengkak, Nissan March Diduga Dilelang Diam-Diam, Direktur Perusahaan Dipolisikan
Warga Srijaya keluhkan irigasi air kering kepada anggota DPRD OKUT I Ketut budiyasa pada saat Reses didesa
Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Padang Pariaman Sosialisasikan KIPPRAH hingga Kecamatan dan Puskesmas
Tembus Gelombang dan Lumpur: Kodim 0314/Inhil Pasok Material TMMD Ke-130 ke Desa Kuala Lemang
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pacu Pembangunan Desa, Kodim 0314/Inhil Gesa Pengerjaan Semenisasi Jalan TMMD ke-130 di Keritang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Kejar Target TMMD ke-130, Kodim 0314/Inhil Kebut Pembangunan RTLH di Desa Kuala Lemang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:00 WIB

​Kemanunggalan TNI dan Rakyat: TMMD Ke-130 Percepat Pembangunan Jalan Desa Kuala Lemang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:17 WIB

Gadai Mobil Berujung Petaka! Tagihan Membengkak, Nissan March Diduga Dilelang Diam-Diam, Direktur Perusahaan Dipolisikan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Warga Srijaya keluhkan irigasi air kering kepada anggota DPRD OKUT I Ketut budiyasa pada saat Reses didesa

Berita Terbaru