Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Bariza Sulfi S.I.K., M.H. (istimewa)
MEDIAINVESTIGASI.NET – Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Bariza Sulfi S.I.K., M.H., memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di lapangan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jawa Barat, Kamis, 1 Juni 2023.
Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994, seangkatan dengan bekas Kadiv Propam Ferdy Sambo ini mengingatkan untuk terus mengamalkan nilai ideologi Pancasila, serta mensyukuri prestasi bangsa Indonesia berkat bimbingan Pancasila.
Polisi yang pernah menjabat Kasubbagkatpa (Sub Bagian Kepangkatan Perwira) ini juga menjelaskan menjelaskan bahwa di tengah krisis yang melanda dunia Khusus nya krisis kesehatan, pangan, energi dan keuangan. Indonesia termasuk satu dari sedikit negara yang berhasil menanganinya. Kondisi ekonomi, sosial dan politik kita stabil terjaga, dan bahkan semakin kokoh. Inflasi terkendali, investasi tumbuh dan peluang kerja bertambah.
Bariza mengucap syukur, semua ini adalah anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa dari sebuah hasil sumbangsih seluruh anak bangsa. Karena berkat persatuan dan kesatuan kita.
Bangsa ini tangguh menghadapi tantangan dan mampu melakukan terobosan. Berkat kerja keras dan gotong royong kita juga bangsa ini berhasil semakin dipercaya serta disegani masyarakat dunia.
Saat ini pemerintah dan seluruh komponen bangsa terus berjuang untuk menghadirkan pembangunan Indonesia yang adil dan merata. Bekerja keras membangun daerah pinggiran, wilayah perbatasan dan pedesaan. Ini adalah perjuangan dari generasi ke generasi yang membutuhkan kesinambungan dan keberlanjutan.
“Personil dalam pemerintahan bisa berganti. Tapi, perjuangan ini tidak boleh terhenti,” katanya Bariza.
Keadilan dan pemerataan, harus dipadukan dengan kesejahteraan. Itulah yang ingin diwujudkan melalui reformasi struktural, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan hilir industri, kits ingin kekayaan alam negeri ini bermanfaat maksimal bagi kesejahteraan rakyat. Kita ingin mengolahnya dulu di dalam negeri, untuk membuka lapangan kerja dan mendapatkan nilai tambah.
Program besar lainnya yang dirancang demi pemerataan dan kemajuan Negara adalah pembangunan Ibu Kota Nusantara.
Kita ingin masyarakat di luar jawa juga menikmati manfaat signifikan dari pembangunan tersebut. Sekali lagi perjuangan ini belum selesai dan harus dilanjutkan oleh para pemimpin pemerintahan selanjutnya.
Di tengah geopolitik dunia yang panas, Indonesia terus berusaha berkontribusi untuk perdamaian dunia.Menjadi titik temu dan jembatan perbedaan. Memiliki prinsip dan tidak berpihak pada kekuatan tertentu. Inilah Indonesia, yang tidak bisa didikte, tapi selalu ingin berkontribusi untuk dunia.
Ideologi Pancasila yang mengajarkan sikap toleran, keberanian dan menghargai perbedaan, telah membuat kepemimpinan Indonesia diterima dan diakui dunia.
Presidensi G20 telah sukses kita laksanakan, negara yang berseteru, bahkan yang sedang berperang bisa duduk bersama untuk mencari solusi damai. Keketuaan Indonesia di Asean juga akan kita manfaatkan untuk membuat Asean semakin kokoh, bersatu dan terus menjadi jangkar perdamaian dan kemakmuran kawasan.
“ni adalah bukti bahwa Pancasila bukan hanya utama untuk Indonesia. tetapi juga relevan untuk dunia,” ujarnya.
Banyak jabatan strategis yang pernah di emban Perwira polri ini, diantaranya Kasub Bagian Kepangkatan Perwira (Subbagkatpa), Bagian Kepangkatan (Bagpangkat) Robinkar SSDM Polri, Kabag Dalpers Ro SDM Polda Metro Jaya (2010), Kapolresta Pangkalpinang Polda Babel (2012), dan Kasubbagkompeten Bagpenkompeten Robinkar SSDM Polri (2013).
Selain itu, jenderal asal Tasikmalaya ini juga pernah menjabat sebagai Assesor Utama Bagpenkompeten Robinkar SSDM Polri, Karo SDM Polda Kepri (2017), Analis Kebijakan Madya Bidang Binkar SSDM Polri (2017), dan Karo SDM Polda Jabar (2018).
Karier Brigjen Bariza makin melejit setelah ia didapuk menjadi Kabagmutjab Robinkar SSDM Polri pada tahun 2019.
Pada tahun 2020, ia didapuk menjadi Karobinkar SSDM Polri, terkoni Brigjen Bariza Sulfi diangkat menjadi Wakapolda Jawa Barat pada tahun 2021 hingga sampai saat ini.
(Arief Mulia)
Editor: Shendy Marwan











