BeritaDaerahHukum

Perusahaan kelapa Sawit PT. Dhamasraya Palma Sejahtera yang berada di desa tanjung putra kecamatan mersam Di duga membuang limbah Cair ke aliran Sungai

846
×

Perusahaan kelapa Sawit PT. Dhamasraya Palma Sejahtera yang berada di desa tanjung putra kecamatan mersam Di duga membuang limbah Cair ke aliran Sungai

Sebarkan artikel ini

 

Mediainvestigasi.Net–Berdasarkan laporan dari masyarakat desa tanjung putra kecamatan mersam, pada hari kamis tanggal 09/02/2023 media ini turun ke lokasi, melihat sungai kondisi aliran air sungai yang tidak bisa di manfaatkan lagi oleh masyarakat.
Akibat mengalirnya limbah Cair itu sudah merugikan warga sekitar, Sebut Saja inisial BS menyebutkan kepada media ini, “mengalirnya Limbah Cair ini lebih kurang 2 minggu lalu yang lalu, Sehingga bau menyengat tak sedap, dan sungai danglo ini tidak lagi dapat kami gunakan untuk keperluan mandi dan untuk mengambil Air wudu’ untuk Sholat sebutnya.

Lanjutnya,” ketika sungai ini tidak lagi dapat di gunakan saya terpaksa saya menggali sumur untuk keperluan mandi dan mengambil air wudu’ untuk Sholat.

Iya menambahkan “Dampak mengalirnya Limbah cair ini Iya melihat katanya, “ada ikan yang mati dan tidak bisa lagi memasang perangkap ikan di sungai itu, ungkapnya.

Terpisah Manager PT. Dhamasraya Palma Sejahtera, “SUTARNO Saat di konpirmasi terkait masalah limbah cair yang di duga mengalir ke aliran Sungai danglo, Iya menyebutkan

Ijin kami IPLC, Kolam terakhir kami kami pelihara ikan, ikan hidup dan Tgl 7 Feb 2023, baru saja dikunjungi DLH
Termasuk outlet limbah,
Sample rutin kami kirim ke Dinas Lingkungan Hidup, semua parameter dibawah baku mutu, Saya minta titik koordinasi dari tkp video tersebut, untuk kami check langsung.

Ya, mesti dicross check Kami juga punya hak jawab lo, Saya mau check dulu
Jgn sampai hoax, tulisnya melalui pesan whatsaap saat di konpirmasi.

Kami berharap kepada Dinas lingkungan hidup kabupaten Batanghari maupun kepolisian unit tipidter Polres Batanghari untuk menindak tegas PT. DPS pelaku usaha yang di duga telah mencemari Aliran sungai danglo.(Mulyadi)