Pelayanan RSUD Pasaman Barat Lumpuh, Warga Terlantar Menunggu Dokter Spesialis

- Penulis

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelayanan RSUD Pasaman Barat Lumpuh, Warga Terlantar Menunggu Dokter Spesialis

 

Pasaman Barat | Mediainvestigasi.net
Pelayanan kesehatan di RSUD Jambak, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, kembali menjadi sorotan publik. Pada Rabu (3/6), sebagian besar poli pelayanan dilaporkan tutup. Hanya Poli Umum dan Poli Gigi yang tetap beroperasi, sementara sejumlah dokter spesialis tidak berada di tempat pelayanan.

Kondisi tersebut memicu keluhan masyarakat yang datang untuk berobat. Sejumlah pasien mengaku harus menunggu berjam-jam tanpa mendapatkan kepastian pelayanan medis yang mereka butuhkan.

Pantauan di lokasi menunjukkan ruang tunggu rumah sakit dipenuhi pasien dan keluarga yang berharap mendapatkan layanan kesehatan. Namun, keterbatasan pelayanan yang tersedia membuat banyak warga kecewa.
Sejumlah warga menilai persoalan ini tidak semata-mata disebabkan oleh tenaga medis, melainkan juga berkaitan dengan tata kelola dan manajemen rumah sakit yang perlu dievaluasi secara menyeluruh.

“Masyarakat datang dengan harapan mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Jangan sampai mereka justru pulang tanpa penanganan yang dibutuhkan,” ungkap salah seorang warga.

Menanggapi kondisi tersebut, advokat asal Pasaman Barat, Cashmanedi, menyampaikan pandangannya kepada Mediainvestigasi.net melalui sambungan telepon.

Menurutnya, apabila benar terjadi penghentian pelayanan secara serentak yang menyebabkan masyarakat tidak memperoleh layanan kesehatan, maka hal tersebut berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.

“Tindakan menutup layanan secara serentak seperti ini dapat dinilai melanggar aturan kedinasan, kode etik profesi, dan berpotensi menimbulkan persoalan hukum apabila terbukti mengakibatkan kerugian bagi pasien,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dampak penghentian layanan kesehatan sangat berbahaya, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan segera, seperti ibu hamil, pasien gawat darurat, korban kecelakaan, maupun penderita penyakit tertentu yang memerlukan pengobatan cepat.

“Keselamatan pasien harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai ada masyarakat yang mengalami kondisi lebih buruk akibat tidak mendapatkan pelayanan medis tepat waktu,” katanya.
Cashmanedi juga meminta organisasi profesi kedokteran dan instansi terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap peristiwa tersebut. Jika ditemukan adanya pelanggaran etik maupun disiplin profesi, ia mendorong agar sanksi diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Miris! Jalan Pusat Kecamatan Palembayan Rusak Bertahun-tahun, Pasar IV Koto di Jantung Ibu Kota Kecamatan Mati Suri

Masyarakat Pasaman Barat berharap pemerintah daerah, manajemen rumah sakit, dan seluruh pihak terkait segera mencari solusi terbaik agar pelayanan kesehatan di RSUD Jambak kembali berjalan normal dan hak masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan yang layak dapat terpenuhi.
(Rakiman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil dan Puskesmas Kota Baru Reteh Gelar Sosialisasi Posyandu dan Posbindu di Kuala Lemang ​
Sinergi TMMD Ke-130 Kodim 0314/Inhil dan Polsek Keritang Gencar Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba di Desa Kuala Lemang
Habib Alwi Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Dinilai Bawa Angin Segar Perubahan di Tubuh Polri
Progres TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil: RTLH di Desa Kuala Lemang Masuki Tahap Pemasangan Jendela dan Finishing
Hadiri ‎Asistensi Pertumbuhan Ekonomi Sumbar, Bupati Padang Pariaman Paparkan Tantangan Ekonomi kepada Wamendagri Bima Arya
PAMAPTA Polres Soppeng Gerak Cepat Tangani Kebakaran Lahan di Litae
Tiga Kapolda Berganti, 19 Bulan Laporan Tanah Samota Belum Naik Penyidikan
Satukan Langkah Membangun Negeri, TMMD ke-130 Inhil Rampungkan 90% Target Fisik ​
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 14:37 WIB

Sinergi TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil dan Puskesmas Kota Baru Reteh Gelar Sosialisasi Posyandu dan Posbindu di Kuala Lemang ​

Selasa, 3 November 2026 - 14:02 WIB

Sinergi TMMD Ke-130 Kodim 0314/Inhil dan Polsek Keritang Gencar Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba di Desa Kuala Lemang

Selasa, 3 November 2026 - 13:33 WIB

Habib Alwi Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Dinilai Bawa Angin Segar Perubahan di Tubuh Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:26 WIB

Progres TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil: RTLH di Desa Kuala Lemang Masuki Tahap Pemasangan Jendela dan Finishing

Selasa, 3 November 2026 - 11:47 WIB

Hadiri ‎Asistensi Pertumbuhan Ekonomi Sumbar, Bupati Padang Pariaman Paparkan Tantangan Ekonomi kepada Wamendagri Bima Arya

Berita Terbaru