Lestarikan Budaya Melayu, 11 Ribu Personel Polda Riau Pakai Tanjak dan Selempang Tiap Jumat

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lestarikan Budaya Melayu, 11 Ribu Personel Polda Riau Pakai Tanjak dan Selempang Tiap Jumat

 

 

 

Laporan: Muhammad

Pekanbaru – Mediainvestigasi.net.- Polda Riau resmi meluncurkan penggunaan tanjak dan selempang bagi seluruh personel dalam sebuah apel yang digelar di halaman Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Jumat (20/2/2026). Program ini akan diterapkan secara rutin setiap hari Jumat oleh sekitar 11.000 personel jajaran Polda Riau di seluruh wilayah Provinsi Riau.

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Biro SDM Polda Riau, Kombes Pol Boy Jackson Situmorang, serta dihadiri jajaran pejabat utama Polda Riau, perwakilan pemerintah daerah, dan tokoh adat Melayu. Hadir pula Ketua Harian Lembaga Adat Melayu Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil.

Dalam amanatnya, Kombes Pol Boy Jackson Situmorang menegaskan bahwa tanjak dan selempang bukan sekadar atribut seremonial, melainkan simbol nilai dan tanggung jawab moral. Tanjak dimaknai sebagai simbol marwah dan kehormatan, sementara selempang melambangkan amanah yang harus dipikul dengan keberanian, kejujuran, dan keteguhan.

“Bagi Polda Riau, tanjak dan selempang menegaskan dua dimensi tanggung jawab anggota Polri, yakni tanggung jawab konstitusional sebagai penegak hukum serta tanggung jawab kultural sebagai bagian dari masyarakat Melayu. Implementasinya diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik yang humanis, responsif, dan berkeadilan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pemahaman dan penghormatan terhadap identitas budaya lokal akan menumbuhkan kedekatan sosial, yang pada akhirnya memperkuat kepercayaan publik. Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan fondasi legitimasi dalam setiap tindakan kepolisian.

Dalam pernyataan, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad Kabid Humas Polda Riau menyebut kebijakan ini sebagai bentuk representasi Polri yang mencintai budaya di tempat bertugas. Menurutnya, tanjak dan selempang bukan sekadar atribut, melainkan simbol peran Polri sebagai penjaga keamanan, peradaban, dan kearifan lokal.

Baca Juga :  Pelatihan Pengoperasian Perahu Karet Personil Polres Soppeng Digelar di Kecamatan Marioriawa

“Setiap hari Jumat, sekitar 11 ribu personel Polda Riau dan jajaran akan mengenakan tanjak dan selempang sebagai bentuk implementasi penghormatan terhadap budaya Melayu,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Harian LAM Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, mengapresiasi langkah Polda Riau yang dinilai sebagai salah satu institusi vertikal pertama yang mengadopsi simbol budaya Melayu sebagai identitas kelembagaan.
“Ini pilihan tepat di abad budaya. Polda Riau berada di garis depan dalam menjaga marwah Melayu. Kami dari lembaga adat siap mendukung penuh agar nilai-nilai kebudayaan terus hidup dan mengakar dalam pelayanan publik,” tuturnya.

Peluncuran penggunaan tanjak dan selempang ini diharapkan tidak hanya memperindah tampilan personel, tetapi juga memperkokoh komitmen moral Polri agar tetap profesional dalam bertugas, humanis dalam melayani, serta berakar kuat pada nilai-nilai luhur Melayu demi terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Riau.(***)

 

Editor ; Rafdy Guci 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Jadi ke-81 Tapanuli Tengah, Diawali Rapat Paripurna Istimewa
Prosesi Malamang Jadi Pembuka Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026
Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 ,Tabligh Akbar Perkuat Nilai Keislaman dan Kebersamaan
Pemkab Inhil Tegaskan Nama Bupati dan Pejabat Dicatut dalam Dugaan Penipuan Proyek Rp1,6 Miliar
Sirah Nabi Berbahasa Bugis Warnai Maulid GP Ansor Soppeng
Tanah longsor terjadi di kawasan Kapalo Lubuak Jambu, Jorong Subarang Ombak, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung,
Polsek Kuindra Pantau Perkembangan Tanaman Jagung Ketahanan Pangan Program Asta Cita di Kelurahan Sapat
Lima Kampung Nelayan Merah Putih Segera Dibangun, Ekonomi Pesisir Padang Pariaman Bersiap Menggeliat
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Peringatan Hari Jadi ke-81 Tapanuli Tengah, Diawali Rapat Paripurna Istimewa

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Prosesi Malamang Jadi Pembuka Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:26 WIB

Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 ,Tabligh Akbar Perkuat Nilai Keislaman dan Kebersamaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Pemkab Inhil Tegaskan Nama Bupati dan Pejabat Dicatut dalam Dugaan Penipuan Proyek Rp1,6 Miliar

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Tanah longsor terjadi di kawasan Kapalo Lubuak Jambu, Jorong Subarang Ombak, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung,

Berita Terbaru