Kwarcab Inhil Gelar Seleksi Jamnas ke 12 Tahun 2026, Diikuti 58 Peserta dari 15 Kecamatan
Tembilahan – Mediainvestigasi.net–Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Indragiri Hilir menggelar kegiatan seleksi peserta untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) ke 12 Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, mulai 23 hingga 24 Mei 2026.
Seleksi diikuti sebanyak 58 peserta yang terdiri dari 30 putra dan 28 putri. Para peserta merupakan perwakilan dari 15 kecamatan di Kabupaten Indragiri Hilir yang turut berpartisipasi dalam proses penjaringan calon kontingen terbaik daerah.

Kegiatan seleksi dibuka langsung oleh Ketua Kwarcab Indragiri Hilir, Junaidi Ismail S.Sos, MSi, dan turut dihadiri para Ketua Kwartir Ranting serta jajaran pengurus Andalan Cabang.
Dalam sambutannya, Junaidi Ismail, S. Sos, MSi mengatakan bahwa seleksi ini bertujuan untuk memilih anggota Pramuka terbaik yang nantinya akan mewakili Kabupaten Indragiri Hilir pada ajang nasional.
“Seleksi ini bukan hanya mencari peserta yang unggul dalam teknik kepramukaan, tetapi juga memiliki jiwa patriotisme, nasionalisme, disiplin, mental yang kuat, serta karakter yang baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejumlah materi menjadi fokus penilaian dalam seleksi tersebut, di antaranya patriotisme dan nasionalisme, mental dan fisik, teknik kepramukaan, sosial budaya, serta kerohanian.

Menurutnya, seluruh peserta diharapkan mampu menunjukkan kemampuan dan sikap terbaik selama proses seleksi berlangsung.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin membentuk generasi muda Pramuka yang tangguh, berkarakter, dan mampu membawa nama baik daerah di tingkat nasional,” tambahnya.
Jambore Nasional atau Jamnas sendiri merupakan kegiatan pertemuan besar Pramuka Penggalang yang diselenggarakan oleh Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka setiap lima tahun sekali. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Pramuka dari seluruh Kwartir Cabang atau kabupaten dan kota se-Indonesia.
Dalam pelaksanaannya, Jamnas menjadi ajang pembinaan generasi muda melalui berbagai kegiatan edukatif, keterampilan, petualangan, persaudaraan, hingga penguatan karakter kebangsaan dan semangat persatuan.











