BeritaDaerahPolitik

Ketua DPRD Kabubaten Batanghari Anita Yasmin, SE Menghadiri Rapat Koordinasi Forkopimda

1373
×

Ketua DPRD Kabubaten Batanghari Anita Yasmin, SE Menghadiri Rapat Koordinasi Forkopimda

Sebarkan artikel ini

 

Mediainvestigasi.Net-Batanghari/Jambi Ketua DPRD Kabupaten Batanghari Anita Yasmin, SE menghadiri Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) dengan tema sinergitas peran Forkopimda dalam penanganan isu-isu aktual di Batanghari Rakor Forkopimda bertempatan di Gazebo Kolam Rumah Dinas Bupati Batanghari, Kamis (25/05/2023)

Turut hadiri, Anita Yasmin SE (Ketua DPRD Batang Hari), M. Zubair SH, MH (Kejari Batang Hari), Kapolres Batang Hari diwakili Iptu Saryono S.Sos. SPd, M.M (KBO Intelkam Polres Batang Hari), Muhammad Rifai SP, MM (Asisten 1 Pemerintah dan Kesra), Dandim 045/BH diwakili, Amir Hamzah, SE, M.Si (Kadis Kominfo), Kepala BAPPERIDA/yang mewakili, Kasat Pol PP/yang mewakili, Kepala BNN/yang mewakili, A. Kadir S.IP (Ketua KPU Batang Hari), Ketua Bawaslu Batang Hari diwakili Iskandar SE,ME (anggota Bawaslu), Ansori SP (Kaban Kesbangpol Batang Hari/selaku ketua penyelenggara
Sarmada, SE (Kabag.Tapem), Dwi Wasto Asmi ( Plh. Kasi Penanganan Konflik dan Masalah Aktual Kesbangpol), Kabag Hukum/yang mewakili, para Camat, para Kapolsek, Danramil seKabupaten Batang Hari. Sehubungan dengan hal tersebut dapat disampaikan.

Camat Maro Sebo Ulu pada intinya menyampaikan,” Perihal keberadaan warga Suku Anak Dalam (SAD) yang selalu masuk dan singgah di pendopo yang berada di halaman Kantor Camat Maro Sebo Ulu. Sehingga keberadaan warga SAD yang selalu singgah tersebut sangat menggangu kenyamanan karena meninggalkan jejak seperti membuang sampah sembarangan,” ungkap camat.

“Adanya kasus kekerasan seksual anak dibawah umur yang semakin marak terjadi diwilayah Kecamatan Maro Sebo Ulu, sehingga upaya apa yang harus dilakukan oleh Camat Maro Sebo Ulu”

Terakhir Anita Yasmin SE (Ketua DPRD Batang Hari) pada intinya menjawab pertanyaan Camat Maro Sebo Ulu dan Camat Bajubang,” terkait merebaknya kasus kekerasan seksual anak dibawah umur, bukan saja terjadi diwilayah Kecamatan Maro Sebo Ulu tetapi terbanyak kasus diwilayah Kecamatan Muara Bulian, terkait adanya konflik angkutan batu bara diwilayah Kecamatan Bajubang, terkait batas wilayah Desa Bungku Kecamatan Bajubang Kabupaten Batang Hari dengan Kabupaten Muaro Jambi masih dalam proses pusat. Permendagri no 84 tahun 2018 dan diharapkan menjelang hingga pelaksanaan Pemilu 2024 tidak ada konflik/gejolak masalah tapal batas,” tutup ketua DPRD.

Sabri/Redaksi Mediainvestigasi.Net.