Kemendagri Tegaskan Komitmen Percepatan Pembangunan Papua Barat Daya

- Penulis

Senin, 5 Mei 2025 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Dok. Istimewa)

MEDIAINVESTIGASI.NET – Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Restuardy Daud, menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam memastikan dan mendorong percepatan pembangunan di Provinsi Papua Barat Daya.

Pernyataan tersebut disampaikan saat mewakili Kemendagri dalam pendampingan Kunjungan Kerja Komisi II DPR RI yang memantau pelaksanaan Undang-Undang Daerah Otonomi Baru (DOB) di wilayah tersebut yang dilaksanakan belum lama ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Restuardy menjelaskan, Kemendagri telah menjalin koordinasi intensif dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dalam mendukung pembangunan infrastruktur dasar yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Beberapa proyek pembangunan yang saat ini tengah berjalan antara lain pembangunan Kantor Gubernur, Kantor DPR Provinsi, dan Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP), yang kontraknya telah ditandatangani pada 19 Desember 2024.

Selain itu, pembangunan rumah susun dan rumah khusus telah mencapai progres 60%, sementara proyek air minum dan sanitasi telah selesai secara fisik, serta pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan land development yang berada di dalam Kawasan Pusat Pemerintahan dijadwalkan mulai dilaksanakan pada tahun 2025.

“Langkah konkret juga telah kami ambil untuk memastikan pembangunan Kawasan Perkantoran Pemerintahan (KPP) menjadi prioritas nasional,” ujar Restuardy, dalam rilis yang diterima redaksi, Senin (5/5).

Sebagai bentuk upaya tersebut, pada 6 Januari 2025, Kemendagri telah mengirimkan surat resmi kepada Bappenas agar pembangunan KPP di empat provinsi DOB Papua dimasukkan dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Hasilnya, pembangunan KPP di Papua Barat Daya dan tiga DOB lainnya kini masuk dalam Daftar Indikatif PSN 2025–2029, yang ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029.

Baca Juga :  Menyingkap Tabir Lapas Nusakambangan: Kunjungan PPWI dan Titik Terang bagi Korban Kriminalisasi Jekson Sihombing

Tak hanya di tingkat pusat, Kemendagri juga mendorong integrasi perencanaan di daerah. Pada 20 Januari 2025, surat telah dikirimkan kepada para gubernur DOB Papua untuk mengintegrasikan pembangunan infrastruktur pendukung ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat Daya turut memaparkan gambaran umum pelaksanaan pemerintahan provinsi termuda tersebut. Di hadapan perwakilan DPR RI, Kemendagri, dan para pemangku kepentingan, Gubernur menyampaikan berbagai capaian, tantangan, serta sejumlah usulan strategis untuk mendukung percepatan pembangunan dan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif.

Salah satu hal yang disoroti adalah masih terbatasnya sarana pendukung di Kawasan Perkantoran Pemerintahan khususnya untuk pembangunan kantor Organisasi Perangkat Daerah. Gubernur meminta dukungan tambahan anggaran dari pemerintah pusat guna menyelesaikan pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut.

“Kami juga berharap agar alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Prasarana Pemerintahan dapat dibuka kembali, khususnya untuk pembangunan kantor-kantor OPD di empat DOB di Tanah Papua,” ungkapnya.

Editor: Shendy Marwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Komunikasi Putra Putri Taliabu (FKPPT) Rusman La Mike Akan Melaporkan 11 Anggota DPRD Pulau Taliabu Tak Korum Paksakan Paripurna
Breaking News: Kebakaran di Jalan Budiman Tembilahan, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
Pelapor Dipingpong, Pelayanan Polda Sumsel Dipertanyakan di Tengah Besarnya Anggaran Polri
Subuh Tadah Air, Pagi Antre BBM, Siang Berburu Gas, Malam Cari Lilin: Kapan Rakyat Bisa Bernapas?
Kemendagri-Bappenas Perkuat Kapasitas Pemda Integrasikan Skema Pembiayaan Berkelanjutan Melalui Aplikasi SIPEN
Konsistensi Guinea di Dakhla: Simbol Solidaritas dan Pengakuan Kedaulatan Maroko
Bongkar Dugaan Pemerasan di Polda Sumsel, Wilson Lalengke: Ada Indikasi Keterlibatan Jajaran Atasan!
CIPTAKAN LINGKUNGAN KONDUSIF, LAPAS BUKITTINGGI LAKSANAKAN PENGGELEDAHAN BLOK HUNIAN
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 21:46 WIB

Ketua Komunikasi Putra Putri Taliabu (FKPPT) Rusman La Mike Akan Melaporkan 11 Anggota DPRD Pulau Taliabu Tak Korum Paksakan Paripurna

Kamis, 10 September 2026 - 21:29 WIB

Breaking News: Kebakaran di Jalan Budiman Tembilahan, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Kamis, 10 September 2026 - 11:10 WIB

Pelapor Dipingpong, Pelayanan Polda Sumsel Dipertanyakan di Tengah Besarnya Anggaran Polri

Kamis, 10 September 2026 - 11:05 WIB

Subuh Tadah Air, Pagi Antre BBM, Siang Berburu Gas, Malam Cari Lilin: Kapan Rakyat Bisa Bernapas?

Kamis, 10 September 2026 - 07:48 WIB

Konsistensi Guinea di Dakhla: Simbol Solidaritas dan Pengakuan Kedaulatan Maroko

Berita Terbaru