Kemendagri Perkuat Upaya Penanggulangan Kemiskinan di Sumatera Selatan

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi dan TKPK Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan Tahun 2026. (Dok. Bina Bangda-Kemendagri)

Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi dan TKPK Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan Tahun 2026. (Dok. Bina Bangda-Kemendagri)

MEDIAINVESTIGASI.NET – Kemendagri menekankan pentingnya ketepatan sasaran program dan anggaran dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan melalui Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi dan TKPK Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kota Palembang, Rabu (3/6/2026).

Pada kesempatan itu, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah (SUPD) III Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Fauzan Hasan, menyampaikan bahwa proses penandaan (tagging) program dan anggaran penanggulangan kemiskinan harus dilakukan secara selektif pada setiap strategi kebijakan dengan menerapkan skala prioritas yang ketat.

Menurutnya, fokus utama penandaan diarahkan pada program, kegiatan, dan sub kegiatan yang memberikan dampak langsung dan konkret bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat, sehingga setiap alokasi anggaran dapat memberikan manfaat yang optimal bagi kelompok sasaran.

“Penandaan program dan anggaran harus benar-benar difokuskan pada intervensi yang berdampak langsung kepada masyarakat. Dengan demikian, kebijakan dan anggaran yang disusun dapat mendukung upaya percepatan penanggulangan kemiskinan secara lebih efektif,” jelas Fauzan.

Lebih lanjut, Fauzan menjelaskan bahwa pada strategi meminimalkan kantong-kantong kemiskinan, akurasi intervensi diperkuat melalui penerapan dua indikator utama. Pertama, penetapan lokasi fokus (lokus) wilayah prioritas secara presisi. Kedua, penentuan penerima manfaat yang tepat sasaran.

“Kombinasi kedua indikator tersebut menjadi instrumen penting untuk memastikan program pemerintah benar-benar menjangkau wilayah dengan tingkat kerentanan kemiskinan tinggi serta masyarakat yang paling membutuhkan bantuan,” ungkap Fauzan.

Kemendagri juga meminta pemerintah daerah untuk segera menyampaikan hasil penandaan program dan anggaran yang telah dilakukan kepada Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah sebagai tindak lanjut dari proses integrasi dokumen perencanaan dan penganggaran.

“Penyampaian laporan secara tepat waktu dinilai penting sebagai bahan konsolidasi nasional sekaligus untuk memastikan arah kebijakan penanggulangan kemiskinan di tingkat daerah tetap selaras dengan target pembangunan nasional yang telah ditetapkan,” pungkas Fauzan.

Baca Juga :  Kemendagri Matangkan Pedoman Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi II DPR RI-Kemendagri Perkuat Sertifikasi Gratis dan Tata Kelola Sampah
PT. Taliabu Rimba Raya Mengelar Rapat Degan Pihak Kementrian DLH Dan Sejumlah Tokoh Pulau Taliabu Melalui Zoom Meting Berkaitan Kelengkapan izin Dokumen Andal dan RKL-RPL
Kemendagri Siapkan Platform Data Terintegrasi untuk Perkuat Penanganan Banjir
Kemendagri Matangkan Perubahan Permendagri 86/2017
Bukan Sekadar Wacana, Ini Bukti Nyata Kemendagri Perkuat Layanan Sampah
Ditjen Bina Bangda Salurkan 150 Set Tempat Sampah untuk Mendukung Pengelolaan Sampah di Kabupaten Bandung
Rindekraf Jadi Pedoman Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah
Kemendagri Ingatkan ASN: Jangan Terjebak Pola Kerja Rutin di Era AI
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Komisi II DPR RI-Kemendagri Perkuat Sertifikasi Gratis dan Tata Kelola Sampah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

PT. Taliabu Rimba Raya Mengelar Rapat Degan Pihak Kementrian DLH Dan Sejumlah Tokoh Pulau Taliabu Melalui Zoom Meting Berkaitan Kelengkapan izin Dokumen Andal dan RKL-RPL

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Kemendagri Siapkan Platform Data Terintegrasi untuk Perkuat Penanganan Banjir

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Kemendagri Matangkan Perubahan Permendagri 86/2017

Jumat, 2 Oktober 2026 - 05:02 WIB

Bukan Sekadar Wacana, Ini Bukti Nyata Kemendagri Perkuat Layanan Sampah

Berita Terbaru