Foto : Ilustrasi MediaInvestigasi.NetÂ
Seluma, MediaInvestigasi.Net – pemuda Desa Sidoluhur yang mengalami depresi, berinisial Epri anak dari Hasanudin yang sehari-hari sebagai pekerja Perkebunan PTPN 7 . Anak tersebut bernama Epri yang sehari-hari sebagai pekerja harian lepas swasta, Selasa (25/10/2023).
“Kasat Reskrim Polres Seluma, IPTU Duwi Wardoyo, S.H., ,M.H., Polres Seluma, bersama gabungan dengan polsek Sukaraja dan dokter. memberikan keterangan terkait Olah TKP tempat kejadian perkara remaja Epri.
Warga yang mengalami depresi berat karena penyakit yang di deritanya tak kunjung sembuh hingga nekat melakukan bunuh diri, fakta di lokasi di kamar belakang dan alat yang di gunakan untuk mengakhiri hidupnya dengan menggunakan seutas tali.
Kemudian, Zenajah remaja tersebut sudah di turunkan oleh orang tuanya sendiri dari atas tempat kejadian dan benda tali tersebut masih terikat di leher anak remaja itu, tali yang di gunakan untuk mengakhiri hidupnya itu bersama dengan di temukannya kursi yang digunakan untuk sarana alat memanjat korban sebelum mengikatkan seutas tali yang di duga, untuk alat melilitkan di leher pelaku bunuh diri tersebut.
Menurut orang tua korban, semua di lakukan oleh korban dengan menggunakan tali yang di gunakan untuk di kaitkan lewat kayu kasau di bawah seng yang ada di lingkungan kamar pribadi korban, dan kursi itu biasa digunakan korban untuk istirahat saat berada dikamar sendiri.
Menurut keterangan Dokter ahli porensik Kepolisian, dari hasil sementara di temukan di tubuh korba ada tanda-tanda dari badan remaja tersebut dari bagian kelamin yang mengeluarkan Cairan dan lidah terjulur keluar ini yang kami dapatkan hasil sementara dari Dokter” Pungkas kasat Reskrim Dwi Wardoyo.
Selanjutnya, Kepala Desa Sidoluhur Sutrisno. membenarkan terkait ada warganya yang mengalami depresi, dan permasalahan penyakit yang di alami oleh pelaku bunuh diri, yang memang sudah bertahun-tahun tak kunjung sembuh. Namun, dugaan pemuda tersebut mengalami depresi, dan kami dari pihak pemerintah desa menghimbau kepada masyarakat di desa sidoluhur, bila mana ada permasalahan sedikit besar, maupun kecil untuk segera bermusyawarah dengan keluarga besar maupun dengan kawan kerabat dekat, agar semua dapat di pecahkan permasalahan yang ada di lingkungan kita dan tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan bersama di lingkungan keluarga kita,” tutup Kepala Desa Sutrisno.
(Red/Mi/Pewarta Yudi Wusono)





