Kedatangan Wakil Menteri pertanian RI, lr.Harvick Hasnul Qolbi di bandara Fatmawati Soekarno. (Foto: istimewa for media investigasi)
BENGKULU, MEDIAINVESTIGASI.NET – Gubenur Bengkulu Rohidin Mersyah, menyambut kedatangan Wakil Menteri (Wamen) pertanian RI, lr.Harvick Hasnul Qolbi di bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu. Pada kesempatan ini kajati Danrem 041 / Gamas dan waka Polda Bengkulu. wakil ketua DPRD provinsi Bengkulu serta FKPD provinsi Bengkulu. Turut menyambut kedatangan Wamen pertanian, Rabu (23/11/2022).
Wamen Harvick Tiba di provinsi Bengkulu mengunakan pesawat komersil pagi ini, langsung diarahkan ruang VLP bendara untuk istriahat sejenak melanjutkan kujungan kerjanya sesuwai dengan rencana wamen bersama dengan Gubenur Bengkulu menuju ke lokasi persawahan dan secara simbolis di dalam kunjungan kerjanya melihat sawah di propinsi Bengkulu. sangat luas, dan cocok untuk lahan pertanian padi di provinsi Bengkulu.
FKPD akan melakukan tanam perdana padi di desa sukarami kecamatan taba penanjung kabupaten Bengkulu Tengah, tanda menyambut kedatangan kepada Harvick di bumi Refflesia. Turut hadir dalam kegiatan ini Wakapolda Bengkulu dan Kapolres Bengkulu tengah.
“Personil kepolisian bersama TNI melakukan pengamanan dan pengawalan ketat selama menteri di Bengkulu,” kata kabid humas Polda Bengkulu Kombes pol. Sudarno, S.sos, M.H.
Harvick secara simbolis menamam padi bersama Gubernur Bengkulu, demi untuk memberi semangat kepada petani yang ada di daerah provinsi Bengkulu. Karena padi daerah Bengkulu sangat membantu ketahanan pangan di provinsi Bengkulu.
“Karena padi yang kita olah menjadi beras adalah makanan pokok kita bersama, semoga Bengkulu bisa menjadi lumbung padi terkait tanam padi. Inilah makanan sehari-hari kita yang sangat di butuhkan,” pungkas Harvick.
Gubernur Bengkulu Rohidin mengajak para petani yang ada di provinsi Bengkulu, mari kita menanam padi agar provinsi bengkulu menjadi lumbung padi agar pangan beras bisa kita tekan impor dari luar daerah propinsi bengkulu,” tutup Rohidin.
(Dodon/ Red)
Penerbit: Redaksi Mediainvestigasi.Net











