Gerakan Pemuda ANSOR Kabupaten Soppeng Bersama FKUB Soppeng Tanam Pohon Matoa di Halaman Gereja.
SOPPENG_Sul-Sel, MediaInvestigasi.Net– Pengurus Cabang Gerakan Pemuda ANSOR Kabupaten Soppeng bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Soppeng melaksanakan secara bersama kegiatan tanam satu juta pohon matoa yang bertempat di lokasi gereja GKKS jalan kesatria Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, selasa 22 April 2025.
Kegiatan tanam satu juta pohon secara simbolis ini dalam rangka memperingati hari bumi dan Harla GP Ansor yang ke-91. yang dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan, H.Ali Yafid, dan turut hadir Kakan Kemenag Soppeng, H.Afdal, Kasubag TU Soppeng, Ahmad Wardiman, PLT Kasi Penmad, Dr.Muhammad Yunus, Ketua MUI Soppeng, Dr.KH.Khusaemah Rauf, Ketua FKUB Kabupaten Soppeng, A.Agus Salim, Pendeta Gereja GKKS Emanuel dan beserta beberapa jajaran Pengurus GP.Ansor Kabupaten Soppeng.
Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan, H.Ali Yafid menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi contoh kongkret bahwa kerukunan antar umat beragama di kabupaten soppeng dapat berkontribusi besar terhadap pembangunan yang berkelanjutan dan menjaga pelestarian alam.
“Disinilah ekoteologi atau hubungan antara agama dan lingkungan, dengan fokus pada bagaimana ajaran dan praktik keagamaan kita dapat berkontribusi pada keberlangsungan ekosistem”, terangnya.
Selanjutnya, Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Soppeng, Sukardi saat dimintai tanggapannya sesaat setelah selesainya acara, bahwa penanaman sejuta pohon ini bukan hanya bentuk kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga simbol kerja sama lintas iman dalam merawat harmoni antarumat dan juga dengan alam.
Saat ditanya kenapa Pohon Matoa, ia menyebut bahwa pohon tersebut selain bernilai ekonomi, buahnya enak, dan pohonnya juga rindang sehingga nantinya bisa menciptakan suasana adem dan sejuk,” tutupnya.
Diketahui, gerakan Tanam Sejuta Pohon Matoa ini akan berlangsung secara serentak dan bertahap mulai akhir April hingga Desember 2025. Berdasarkan informasi Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) pada Setjen Kemenag, bahwa setiap FKUB daerah ditargetkan menanam setidaknya 5.000 hingga 10.000 pohon matoa di wilayah masing-masing.
(Muh.Tariqullah)*










