Gerakan Pemuda ANSOR Kabupaten Soppeng Bersama FKUB Soppeng Tanam Pohon Matoa di Halaman Gereja.

- Penulis

Rabu, 23 April 2025 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan Pemuda ANSOR Kabupaten Soppeng Bersama FKUB Soppeng Tanam Pohon Matoa di Halaman Gereja.

 

 

SOPPENG_Sul-Sel, MediaInvestigasi.Net– Pengurus Cabang Gerakan Pemuda ANSOR Kabupaten Soppeng bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Soppeng melaksanakan secara bersama kegiatan tanam satu juta pohon matoa yang bertempat di lokasi gereja GKKS jalan kesatria Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, selasa 22 April 2025.

 

Kegiatan tanam satu juta pohon secara simbolis ini dalam rangka memperingati hari bumi dan Harla GP Ansor yang ke-91. yang dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan, H.Ali Yafid, dan turut hadir Kakan Kemenag Soppeng, H.Afdal, Kasubag TU Soppeng, Ahmad Wardiman, PLT Kasi Penmad, Dr.Muhammad Yunus, Ketua MUI Soppeng, Dr.KH.Khusaemah Rauf, Ketua FKUB Kabupaten Soppeng, A.Agus Salim, Pendeta Gereja GKKS Emanuel dan beserta beberapa jajaran Pengurus GP.Ansor Kabupaten Soppeng.

 

Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan, H.Ali Yafid menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi contoh kongkret bahwa kerukunan antar umat beragama di kabupaten soppeng dapat berkontribusi besar terhadap pembangunan yang berkelanjutan dan menjaga pelestarian alam.

 

“Disinilah ekoteologi atau hubungan antara agama dan lingkungan, dengan fokus pada bagaimana ajaran dan praktik keagamaan kita dapat berkontribusi pada keberlangsungan ekosistem”, terangnya.

 

Selanjutnya, Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Soppeng, Sukardi saat dimintai tanggapannya sesaat setelah selesainya acara, bahwa penanaman sejuta pohon ini bukan hanya bentuk kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga simbol kerja sama lintas iman dalam merawat harmoni antarumat dan juga dengan alam.

 

Saat ditanya kenapa Pohon Matoa, ia menyebut bahwa pohon tersebut selain bernilai ekonomi, buahnya enak, dan pohonnya juga rindang sehingga nantinya bisa menciptakan suasana adem dan sejuk,” tutupnya.

Baca Juga :  Bupati Tapteng Lepas Pawai Takbiran, Ribuan Warga Semarakkan Malam Pawai Takbiran Idul Fitri 1447 H

 

Diketahui, gerakan Tanam Sejuta Pohon Matoa ini akan berlangsung secara serentak dan bertahap mulai akhir April hingga Desember 2025. Berdasarkan informasi Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) pada Setjen Kemenag, bahwa setiap FKUB daerah ditargetkan menanam setidaknya 5.000 hingga 10.000 pohon matoa di wilayah masing-masing.

 

(Muh.Tariqullah)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Kuat Karhutla Pulau Taliabu Bukan Bencana Alam, Diduga Dirancang Demi Kepentingan Tambang‑Sawit
Ketua Investigasi Nasional LPK GPI Minta Pemda Dan Penegak Hukum Jangan Hanya Padamkan Api, Telusuri Pemicu Awal Karhutla Pulau Taliabu Dugaan Ada Perencanaan Terstruktur
Penutupan Program Pelita 2026 Bupati Nias Utara Turut Hadir
IWO Soppeng Kecam Pernyataan Karyawan SPPG Lalabata, Polemik MBG Jadi Sorotan
Babak Baru Literasi Pasaman Barat Dimulai, Pelantikan Pengurus Forum TBM Berlanjut dengan Workshop Inspiratif
Warga Srijaya keluhkan irigasi air kering kepada anggota DPRD OKUT I Ketut budiyasa pada saat Reses didesa
Ketua Investigasi LPK GPI Tegas Minta Hentikan Tambang Pasir Ilegal Air Beringin Jaya  Meluap Merusak Ruas Jalan Pemilik Tambang Di Tegur Malah Melotot
100 Siswa Keracunan MBG di Cirebon, Jawaban Pemerintah Kita Sudah Hafal
Berita ini 18 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Dugaan Kuat Karhutla Pulau Taliabu Bukan Bencana Alam, Diduga Dirancang Demi Kepentingan Tambang‑Sawit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Ketua Investigasi Nasional LPK GPI Minta Pemda Dan Penegak Hukum Jangan Hanya Padamkan Api, Telusuri Pemicu Awal Karhutla Pulau Taliabu Dugaan Ada Perencanaan Terstruktur

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Penutupan Program Pelita 2026 Bupati Nias Utara Turut Hadir

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:43 WIB

IWO Soppeng Kecam Pernyataan Karyawan SPPG Lalabata, Polemik MBG Jadi Sorotan

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Babak Baru Literasi Pasaman Barat Dimulai, Pelantikan Pengurus Forum TBM Berlanjut dengan Workshop Inspiratif

Berita Terbaru