Dubes Rusia Adakan Acara Media Gathering dan Buka Puasa Bersama Pekerja Media

- Penulis

Sabtu, 15 Maret 2025 - 02:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi Foto Saat Dubes Rusia Adakan Acara Media Gathering dan Buka Puasa Bersama Pekerja Media

 

Jakarta, MediaInvestigasi.Net – Duta Besar Rusia untuk Indonesia, H.E. Mr. Sergei Tolchenov, menyelenggarakan acara Media Gathering dan Buka Puasa Bersama di Kediaman Dubes Rusia, Jl. Denpasar, Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, 13 Maret 2025. Hadir mendampingi Dubes Rusia, selain Deputy Chief of Mission, H.E. Ms. Veronika Novoseltsera, juga terlihat Atase Bidang Pers dan Media, H.E. Mr. Alexander Tumaykin serta H.E. Mr. Anton Tikhomirov.

 

Sementara itu dari kalangan media dan organisasi pers, hadir Ketua Umum Persatuan Pewarta Warta Indonesia, Wilson Lalengke, bersama beberapa jajaran pengurus dan anggota PPWI Nasional. Selain dari PPWI, juga hadir lebih dari seratus wartawan nasional dan beberapa dari media internasional.

 

Acara yang dimulai pukul 17.00 wib tersebut diawali dengan pemaparan Dubes Sergei Tolchenov tentang hubungan yang terjalin baik selama tidak kurang dari 75 tahun antara Rusia dengan Indonesia. Selama lebih dari tujuh dekade sejak hubungan diplomatik pertama kali terjalin pada 3 Februari 1950, Indonesia dan Rusia terus memperkuat kerja sama di berbagai sektor. Kemitraan antara kedua negara tidak hanya didasarkan pada kepentingan ekonomi dan politik, tetapi juga nilai-nilai bersama yang mencerminkan rasa saling menghormati budaya serta tradisi masyarakat masing-masing.

 

Sejak era Presiden Soekarno, Rusia (dulu Uni Soviet) telah menjadi mitra penting bagi Indonesia dalam berbagai bidang, termasuk pertahanan, teknologi, pendidikan, dan budaya. Kedua negara sering bertukar pengalaman serta bekerja sama dalam berbagai proyek strategis.

 

“Indonesia dan Rusia memiliki pola pendekatan yang sama dalam menyikapi persoalan global, terutama dalam memperjuangkan dunia multipolar yang lebih adil di semua bidang kehidupan,” ujar Sergei Tolchenov di depan ratusan pekerja media nasional dan internasional yang hadir di acara tersebut.

Baca Juga :  Tonggak Sejarah Baru Maroko: Fatima Ezzahra El Mansouri Pimpin Pemerintahan Baru, Persisma Tegaskan Dukungan Berkelanjutan

 

Dalam beberapa tahun terakhir, jelas Dubes Sergei Tolchenov, hubungan ekonomi Indonesia-Rusia semakin berkembang. Nilai perdagangan antara kedua negara terus meningkat, dengan Rusia menjadi salah satu sumber utama impor gandum dan komoditas energi bagi Indonesia. Sebaliknya, Indonesia mengekspor minyak kelapa sawit, kopi, dan produk pertanian lainnya ke Rusia.

 

Selain itu, Rusia juga aktif berinvestasi di sektor infrastruktur, transportasi, dan teknologi energi di Indonesia. Salah satu proyek yang tengah dibahas adalah potensi kerja sama dalam pengembangan energi nuklir untuk keperluan damai, yang dapat membantu Indonesia mencapai target ketahanan energi jangka panjang.

 

Hubungan pertahanan antara kedua negara juga menjadi salah satu pilar utama kemitraan strategis. Indonesia telah lama mengandalkan alutsista buatan Rusia, termasuk pesawat tempur Sukhoi, kapal selam, dan sistem pertahanan udara.

 

Di tengah tantangan geopolitik global, Rusia dan Indonesia terus menjalin kerja sama pertahanan berbasis transfer teknologi dan pelatihan militer, memastikan bahwa hubungan bilateral tetap kuat di tengah dinamika politik internasional.

 

Kerja sama di bidang ekonomi dan pertahanan, hubungan budaya dan pendidikan juga semakin erat. Setiap tahunnya, ratusan mahasiswa Indonesia berangkat ke Rusia dengan beasiswa untuk belajar di berbagai universitas ternama di bidang sains, teknik, kedokteran, dan hubungan internasional.

 

Di sisi lain, pertukaran budaya seperti festival seni, pameran kuliner, dan pertunjukan musik semakin memperkuat pemahaman antara masyarakat kedua negara. Rusia dan Indonesia telah membangun banyak jembatan budaya, memperkuat ikatan persahabatan yang semakin dalam.

 

Meski terpisah secara geografis, Rusia dan Indonesia tetap dekat secara spiritual dan memiliki nilai-nilai yang serupa dalam berbagai aspek kehidupan. Kedua negara terus menunjukkan bahwa hubungan diplomatik yang kuat tidak hanya berdasarkan kepentingan politik dan ekonomi semata, tetapi juga atas dasar saling menghormati dan memahami perbedaan budaya serta tradisi masing-masing.

Baca Juga :  Finlandia Dukung Otonomi di Bawah Kedaulatan Maroko sebagai Solusi Sahara Maroko

 

Seiring dengan semakin kompleksnya tantangan global, kemitraan Rusia-Indonesia akan terus berkembang, membuka peluang baru dalam berbagai sektor dan membawa manfaat bagi kedua bangsa. Hubungan yang telah terjalin selama 75 tahun ini bukan hanya sekadar sejarah, tetapi juga fondasi untuk masa depan yang lebih cerah.

 

Memperingati perjalanan panjang 75 tahun hubungan diplomatik Rusia-Indonesia, pada tahun 2025 ini Kedutaan Besar Rusia di Jakarta akan menyelenggarakan bermacam kegiatan, terutama berkaitan dengan bidang seni-budaya dan sosial kemasyarakatan. Berbagai event kegiatan, kata Dubes Sergei Tolchenov, akan dilaksanakan di beberapa tempat, termasuk di Bali dan kota-kota yang ada Konsulat Jenderal Rusia di wilayah itu. Dubes berharap masyarakat Indonesia dapat berpartisipasi dalam menyemarakkan kegiatannya dalam rangka lebih mengeratkan hubungan atara masyarakat Rusia dan Indonesia, (TIM/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertemuan Bersejarah di Istana Kerajaan Rabat: Menyongsong Era Baru Pemerintahan Maroko di Bawah Kepemimpinan King Mohammed VI
Pemerintahan Baru Maroko: Sebuah Dedikasi dan Visi Kepemimpinan Strategis untuk Kesejahteraan Bangsa
Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia, 19 Tahun PPWI Tegaskan Kekuatan Pewarta Warga untuk Perdamaian
Tonggak Sejarah Baru Maroko: Fatima Ezzahra El Mansouri Pimpin Pemerintahan Baru, Persisma Tegaskan Dukungan Berkelanjutan
HM the King Appoints Fatima Ezzahra El Mansouri as Head of Government, Entrusts Her with Forming New Gov’t
Addressing the Geopolitical Crisis Involving the Middle East and Saudi Arabia: Here Is the Official Statement from the King of Morocco
Kedok Polisario Terbongkar: Bantuan Kemanusiaan Dirampok, Persisma Desak Pengungsi Dipulangkan ke Sahara Maroko
Mauritius Ambil Langkah Strategis, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko
Berita ini 13 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Pertemuan Bersejarah di Istana Kerajaan Rabat: Menyongsong Era Baru Pemerintahan Maroko di Bawah Kepemimpinan King Mohammed VI

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:51 WIB

Pemerintahan Baru Maroko: Sebuah Dedikasi dan Visi Kepemimpinan Strategis untuk Kesejahteraan Bangsa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia, 19 Tahun PPWI Tegaskan Kekuatan Pewarta Warga untuk Perdamaian

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Tonggak Sejarah Baru Maroko: Fatima Ezzahra El Mansouri Pimpin Pemerintahan Baru, Persisma Tegaskan Dukungan Berkelanjutan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:46 WIB

HM the King Appoints Fatima Ezzahra El Mansouri as Head of Government, Entrusts Her with Forming New Gov’t

Berita Terbaru