Dua Pendaki Srikandi Gugur di Puncak Carstensz, SUAKA 96 Ucapkan Duka Cita

- Penulis

Senin, 3 Maret 2025 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Pendaki Srikandi Gugur di Puncak Carstensz, SUAKA 96 Ucapkan Duka Cita

Mediainvestigasi.net–Jakarta – SUAKA angkatan 1996 mengucapkan belasungkawa atas meningalnya dua pendaki perempuan Bernama Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksona saat mendaki Puncak Jaya, Papua, atau Piramida Carstensz. Kedua pendaki diketahui berasal dari Jakarta dan Bandung.

“Kami segenap SUAKA angkatan 1996 mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya kedua pendaki,” kata Yakub F. Ismail yang juga penyandang Slayer Merah Garuda Nusantara Cinta Alam (GNCA) itu di Jakarta, Senin (3/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria yang pernah mengenyam pendidikan SUAKA (Lingkungan Hidup) 624 jam di tahun 1996 yang hobby mendaki di era 90an itu bersama rekan-rekan SUAKA lainnya tak lupa mendoakan semoga amal ibadah almarhumah diterima di sisi Allah SWT.

“Semoga amal ibadah almarhumah diterima di sisi Rab-Nya. Aamiin,” ucapnya

Sebelumnya, mencuat kabar kedua korban meninggal dunia usai terkena hipotermia. Elsa Laksono meninggal dalam perjalanan turun dari Puncak Carstensz karena indikasi terkena gejala acute mountain sickness (AMS).

“Benar ada dua pendaki asal Jakarta dan Kota Bandung (sesuai domisili KTP) meninggal dunia karena hipotermia,” kata Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiarto Budiman dilansir Antara, Minggu (2/3).

Billyandha mengatakan jenazah Elsa Laksono telah dievakuasi ke RSUD Mimika saat ini. Sementara jenazah Lilie Wijayanti akan dievakuasi pada Senin (3/3). Dia mengatakan kedua jenazah tersebut akan diterbangkan ke Jakarta pada besok hari.

Jenazah Elsa lalu dievakuasi ke RSUD Mimika hari ini pada pukul 06.10 hingga 09.26 WIT. Sementara Lilie Wijayanti Poegiono dinyatakan meninggal dunia terkena gejala AMS saat turun dari Puncak Gunung Carstenz Pyramid pada hari Sabtu (1/3) sekitar pukul 02.07 WIT setelah dievakuasi oleh rekan dan guide pendamping di Teras Dua.

Baca Juga :  Berikan Pembekalan Pada Mahasiswa KKN, Kapolres Soppeng: Jaga Keamanan dan Ketertiban di Lokasi Kegiatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

WNI Asal Inhil Koma di Singapura. KBRI Klaim Sudah Berkoordinasi, Keluarga Menunggu Bukti
Gang Sandiwara Kembali Disorot, Dugaan Perbuatan Cabul demi Keuntungan — Polsek Kemang Ditantang Buktikan Fakta
Malam Berganti Pagi di Tengah Asap, Kapolres Inhil Pimpin Perjuangan 9 Hari Menjaga Bumi Inhil dari Bara
Kemenag Inhil Gelar Maulid Nabi dan Perpisahan Kepala Kemenag di Hotel Top 5, Publik Pertanyakan Sumber Anggaran
Kabel Semrawut Masih Menggantung, Jawaban PLN Dipertanyakan
Bupati Tapanuli Tengah Launching Penyaluran Bantuan Pangan 1.394,7 ton Beras Alokasi Juli–September 2026
Usai Pimpin Apel, Kapolres Soppeng Periksa Sikap Tampang Personel
Dari Kasus Lisa vs Danny Septriadi: Fakta Medis RSCM Ungkap Trauma Berat Anak Korban Penculikan
Berita ini 7 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 10:25 WIB

WNI Asal Inhil Koma di Singapura. KBRI Klaim Sudah Berkoordinasi, Keluarga Menunggu Bukti

Selasa, 1 September 2026 - 10:08 WIB

Gang Sandiwara Kembali Disorot, Dugaan Perbuatan Cabul demi Keuntungan — Polsek Kemang Ditantang Buktikan Fakta

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Malam Berganti Pagi di Tengah Asap, Kapolres Inhil Pimpin Perjuangan 9 Hari Menjaga Bumi Inhil dari Bara

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:13 WIB

Kemenag Inhil Gelar Maulid Nabi dan Perpisahan Kepala Kemenag di Hotel Top 5, Publik Pertanyakan Sumber Anggaran

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Kabel Semrawut Masih Menggantung, Jawaban PLN Dipertanyakan

Berita Terbaru