Foto Dokumentasi Istimewa : Sashabila Mus (Bupati Kabupaten Pulau Taliabu).
Taliabu Maluku Utara, Media Investigasi.net, Sebagai bentuk rasa syukur Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu telah menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) yang Ke – 13 Kabupaten Pulau Taliabu Provinsi Maluku Utara di rayakan pada setiap tanggal 22 April seperti yang di selenggarakan di alun-alun lapangan sepak bola kaki kota Bobong Kecamatan Taliabu Barat hari ini Rabu tanggal 22 April 2026, pukul 8.30.WIT, pagi tadi.
Dimana Bupati Kabupaten Pulau Taliabu Sashabila Mus, selaku Inspektur Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) yang Ke – 13 Kabupaten Pulau Taliabu yang di selenggarakan pada tanggal 22 April tahun 2026, tiba di lapangan upacara di dampingi oleh Wakil Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, La Ode Yasir dan unsur Forkopimda serta Ketua Hamas H. Zainal Mus selaku tokoh Pemekaran Kabupaten Pulau Taliabu langsung memimpin pasukan.

Pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) yang Ke – 13 Kabupaten Pulau Taliabu Telah Mengambil tema :
“Menuju Terang Merata, Taliabu Maju Setara Hemungsia Sia Dufu”
Adapaun yang turut hadir pada pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) yang Ke – 13 Kabupaten Pulau Taliabu Adalah :
1). Sashabila Widya L Mus (Bupati Kabupaten Pulau Taliabu).
2). La Ode Yasir (Wakil Bupati Kabupaten Pulau Taliabu).
3). Muh. Nuh Hasi (Ketua DPRD Kabupaten Pulau Taliabu).
4). AKBP. Adnan Wahyu Kashogi, S.I.K., M.H. (Kapolres Kabupaten Pulau Taliabu).
5). Yoki Adrianus, S.H., M.H. (Kepala Kejaksaan Kabupaten Pulau Taliabu).
6). Syamsuni, S.H., M.Kn. (Kepala Pengadilan Kabupaten Pulau Taliabu).
7). Hayatudin Fataruba (Setda Kabupaten Pulau Taliabu).
8).Muhlis Soamole (Sekda Kabupaten Kepulauan Sula).
9). Mislan Sarif (Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara).
10). Sukardinan Budaya (Waka I DPRD Kabupaten Pulau Taliabu).
11). Rometi Haruna (Ketua KPUD Kabupaten Pulau Taliabu).
12). Sukri Lasanya (Asisten I Setda Kabupaten Pulau Taliabu).
13). Asisten II Setda Kabupaten Pulau Taliabu).
14). Yosep (Direktur External PT. Bentani Megah Indah (BMI).
15). Komisioner KPUD Kabupaten Pulau Taliabu.
16). Komisioner Bawaslu Kabupaten Pulau Taliabu.
17). Anggota DPRD Kabupaten Pulau Taliabu.
18). Pimpinan Staf Ahli
19). Pimpinan OPD Kabupaten Pulau Taliabu
20). Pimpinan OPD Kabupaten Kepulauan Sula.
21). PJU Polres Kabupaten Pulau Taliabu.
22). Camat Se- Kabupaten Pulau Taliabu.
23). Kades Se-Kabupaten Pulau Taliabu.
24). Tamu undangan, peserta Upacara Anggota Koramil 1510-02/Bobong, Anggota Kompi Brimob Pulau Taliabu, Anggota Polres Pulau Taliabu dan Para ASN serta Siswa/Siswi SMA, SMP, SD
25). Insan Pers Baik Lokal maupun Nasional Kabupaten Pulau Taliabu.
Ketua DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, Mohammad Nuh Hasi, S.Pd, dalam sambutannya membacakan Naskah sejarah singkat lahirnya Kabupaten Pulau Taliabu menjadi Daerah Otonom Baru yang mana Kabupaten Pulau Taliabu resmi terbentuk sebagai daerah otonom baru berdasarkan UU No. 7 Tahun 2013 pada 14 Desember 2012, hasil pemekaran dari Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara.
Ketua DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, Mohammad Nuh Hasi, S.Pd, juga menjelaskan bahwa perjuangan ini didorong oleh aspirasi masyarakat untuk meningkatkan pelayanan publik, percepatan pembangunan, dan efektivitas pemerintahan dalam sejarah Singkat Pembentukan Aspirasi Awal terkait perjuangan pemekaran didorong kebutuhan percepatan pembangunan karena letak geografis yang terpisah dari pusat Kabupaten Kepulauan Sula (Sanana).
Yang mana Daerah mendapat dukungandari DPRD Kabupaten Kepulauan Sula secara resmi menyetujui pemekaran Pulau Taliabu melalui Keputusan Nomor 172.3/12/DPRD-KS/2007 pada 24 Desember 2007 dan juga mendapatkan Persetujuan Pusat melalui Pemerintah pusat dan DPD RI menyetujui pembentukan ini pada tahun 2012, disahkan melalui UU No. 7 Tahun 2013.
Sehinggah Kabupaten Pulau Taliabu secara resmi beroperasi setelah disahkan oleh undang-undangnya dan dipisahkan secara administratif dari Kepulauan Sula yang saat ini, wilayah tersebut terus berkembang menhadi 8 kecamatan, ujar. Mohammad Nuh Hasi, S.Pd,
Ketua DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, Mohammad Nuh Hasi, S.Pd, membacakan tokoh-tokoh yang terlibat dalam perjuagan pemekaran Kabupaten Pulau Taliabu di antaranya adalah :
1). H. Ahmad Hidayat Mus,.SE. saat itu menjabat sebagai (Bupati Kabupaten Kepulauan Sula sekaligus Tokoh Pemekaran lahirnya Kabupaten Pulau Taliabu).
2). H. Zainal Mus (Ketua Hamas sekaligus tokoh pemekaran Kabupaten Pulau Taliabu).
3). H. Dahlan Samudra (Ketua DPRD Kabupaten Pulau Taliabu sekaligus tokoh pemekaran Kabupaten Pulau Taliabu).
4). H. Rusman Daeng Matile (Tokoh Pemekaran Kabupaten Pulau Taliabu).
5). Meshak Rete (Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sula sekaligus tokoh pemekaran Kabupaten Pulau Taliabu).
6). Kisman Djanu ((Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sula sekaligus tokoh pemekaran Kabupaten Pulau Taliabu).
7). H. Irwan Mansur (tokoh pemekaran Kabupaten Pulau Taliabu).
8). Abdul Kadir Nur Ali (tokoh pemekaran Kabupaten Pulau Taliabu). Dll.
Pada saat pemusnahan barang bukti Bupati Kabupaten Pulau Taliabu Sashabila Mus, melalui sambutannya. menyampiakan bahwa ini adalah merupakan sebuah momentum bersejarah atas perjuangan dari Bapak H. Ahmad Hidayat Mus, sebagai Putra Taliabu yang menjadi tokoh Sentral dalam memperjuangkan terbentuknya Kabupaten Pulau Taliabu yang tentunya hal ini memiliki sejarah panjang yang kita selalu kenang setiap saat pada momentum Hari Ulang Tahun (HUT) yang Ke – 13, Kabupaten Pulau Taliabu jasa beliau tak mudah di lupakan.
Bupati Kabupaten Pulau Taliabu Sashabila Mus, juga menyampaikan bahwa, semoga di hari jadi yang Ke – 13 Kabupaten Pulau Taliabu yang mana seluruh elemen diminta bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dalam menghadapi tantangan kedepan
kiranya dengan hal tersebut kita semua dapat menyiapkan SDM yang terampil menjaga kelestarian lingkungan dan menjaga stabilitas keamanan guna memantapkan visi Kabupaten Pulau Taliabu sejahtera bersama, tuturnya.
Bupati Kabupaten Pulau Taliabu Sashabila Mus, juga memberi apresiasi pada pihak kepolisian untuk selalu menjalankan tugas degan baik dalam menjaga kantibmas terutama dalam memberantas minuman beralkohol yang dapat membahayakan masyarakat di Kabupaten Pulau Taliabu, tutupnya.
(Ketua Investigasi Indonesia (Nasional) **** La Omy La Tua).












