Bupati JKA Minta DPRD dan Masyarakat Dukung Penuh Pembangunan SPAM Pascabencana

- Penulis

Rabu, 16 September 2026 - 07:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati JKA Minta DPRD dan Masyarakat Dukung Penuh Pembangunan SPAM Pascabencana

Bupati JKA Minta DPRD dan Masyarakat Dukung Penuh Pembangunan SPAM Pascabencana

 

PADANG PARIAMAN — Mediainvestigasi.net.- Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis meminta dukungan penuh DPRD bersama seluruh masyarakat untuk mengawal dan menyukseskan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Padang Pariaman.

Menurut Bupati, pembangunan SPAM merupakan salah satu momentum penting dalam pemulihan infrastruktur dasar pascabencana sekaligus upaya pemerintah memastikan masyarakat mendapatkan akses air minum yang aman, layak, dan berkelanjutan.

Permintaan tersebut disampaikan Bupati John Kenedy Azis di sela-sela Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Padang Pariaman dengan agenda Penyampaian Nota Penjelasan Bupati tentang Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Padang Pariaman Tahun Anggaran 2026, di Ruang Sidang Utama DPRD Padang Pariaman, Pariaman, Senin (14/9/2026).

Bupati menegaskan, dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan dan pemulihan SPAM di Padang Pariaman merupakan kesempatan besar yang tidak boleh disia-siakan. Untuk itu, seluruh pihak diminta bersama-sama menjaga agar pelaksanaan pekerjaan berjalan lancar dan tidak terhambat oleh persoalan-persoalan teknis di lapangan.

“Tolong, saya minta tolong Pak. Sungguh-sungguh sangat susah untuk mendapatkan anggaran itu. Sekarang anggarannya sudah ada di kita, pelaksanaannya akan dibangun, pelaksanaannya akan dimulai,” ujar Bupati JKA.

Ia mengungkapkan, dukungan anggaran pemerintah pusat untuk pembangunan dan pemulihan infrastruktur SPAM tersebut merupakan hasil perjuangan, komunikasi, dan koordinasi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat.

Untuk tahun 2026, Padang Pariaman memperoleh dukungan anggaran sekitar Rp136 miliar, kemudian kembali mendapatkan dukungan sekitar Rp119 miliar pada tahun 2027.

Namun, menurut Bupati, nilai dukungan pemerintah pusat tidak berhenti pada pembangunan SPAM saja. Jika dihitung secara keseluruhan, dukungan pemerintah pusat untuk berbagai program pemulihan dan pembangunan SPAM di Padang Pariaman mencapai sekitar Rp462 miliar.

“Secara keseluruhan bantuan dari pemerintah pusat itu Rp462 miliar, Pak. Ke mana duit sebanyak Rp462 miliar kita bisa cari, Pak?” tegasnya.

Baca Juga :  Peserta Pawai Budaya Sungai Duo Kecewa, Acara Molor Karena Bupati Tak Kunjung Hadir

Bupati menyebut besarnya dukungan tersebut merupakan peluang luar biasa bagi Padang Pariaman untuk mempercepat pemulihan sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur pelayanan dasar masyarakat.

Karena itu, ia meminta DPRD dan masyarakat tidak hanya melihat pembangunan tersebut sebagai pekerjaan pemerintah, tetapi sebagai kepentingan bersama yang harus dikawal dan didukung.

“Oleh karena itu, saya minta bantu sama Bapak-bapak. Mari Pak, kita bersamakan ini, Pak. Tanpa bantuan Bapak-bapak, kita tidak bisa apa-apa,” katanya.

Bupati juga mengingatkan agar persoalan-persoalan kecil di lapangan tidak berkembang menjadi hambatan yang dapat mengganggu pekerjaan. Ia meminta komunikasi dan penyelesaian setiap persoalan dilakukan secara bersama-sama dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat.

“Masalah perintil-perintil kecil jangan sampai menghambat. Tidak mengganggu juga masyarakat, tidak merusak dan tidak mengurangi tanah Bapak-Bapak. Mari kita dukung bersama,” harapnya.

Menurut Bupati, keberhasilan pembangunan SPAM juga sangat bergantung pada ketepatan waktu penyelesaian pekerjaan. Sebab, pelaksanaan dan serah terima pekerjaan memiliki batas waktu serta ketentuan yang harus dipenuhi.

Ia mengingatkan, apabila pekerjaan tidak dapat diselesaikan sesuai jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan, kondisi tersebut berpotensi memengaruhi proses serah terima dan keberlanjutan dukungan anggaran pemerintah pusat.

“Kalau tidak bisa serah terima, akibatnya anggarannya bisa dibawa ke kabupaten/kota lain,” ungkapnya.

Karena itu, Bupati mengajak seluruh unsur DPRD, pemerintah daerah, perangkat daerah, masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mengawal pelaksanaan pembangunan.

Ia menekankan bahwa pembangunan SPAM bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan investasi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Terlebih setelah bencana hidrometeorologi yang melanda Padang Pariaman, penguatan kembali infrastruktur pelayanan dasar menjadi kebutuhan yang sangat penting.

“Ini kesempatan kita. Anggaran sudah ada, pekerjaan akan dilaksanakan. Mari kita sama-sama dukung, kawal dan sukseskan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Padang Pariaman,” pungkasnya.

Baca Juga :  Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Kelas IIA Bukittinggi Gelar Penyerahan Remisi bagi Warga Binaan

Bupati berharap dukungan DPRD dan masyarakat dapat menjadi kekuatan bersama untuk memastikan pembangunan SPAM terlaksana tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan dukungan seluruh pihak, bantuan besar pemerintah pusat tersebut diharapkan tidak hanya menjadi angka dalam dokumen anggaran, tetapi benar-benar berubah menjadi infrastruktur yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan dasar dan mempercepat pemulihan Padang Pariaman pascabencana.(***)

Editor : Rafdy Guci

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Bupati Tapanuli Tengah Berkantor di Kecamatan Badiri untuk Percepat Penanganan Banjir dan Serap Aspirasi Masyarakat
Desainer Nasional Turun Tangan, Padang Pariaman Dorong Sulaman Kapalo Samek Naik Kelas hingga Pasar Global
‎Tak Sekadar Pulih, JKA Dorong UMKM Padang Pariaman Bangkit dan Naik Kelas lewat Ekraf Peduli
Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan
Satresnarkoba Polres Tapteng Bekuk Terduga Pengedar Sabu di Pinangsori
Kurang dari 1×24 Jam, Satreskrim Polres Sibolga Ungkap Kasus Curat dan Amankan Terduga Pelaku
Anggaran Polri Disorot! Pemerhati Kebijakan Publik Asal Sumsel Desak Kejagung Tindak Lanjuti Temuan BPK
Residivis Korupsi Fahd A. Rafiq Ditangkap KPK: PPWI Desak Hukuman Maksimal dan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 07:21 WIB

Wakil Bupati Tapanuli Tengah Berkantor di Kecamatan Badiri untuk Percepat Penanganan Banjir dan Serap Aspirasi Masyarakat

Rabu, 16 September 2026 - 07:16 WIB

Desainer Nasional Turun Tangan, Padang Pariaman Dorong Sulaman Kapalo Samek Naik Kelas hingga Pasar Global

Rabu, 16 September 2026 - 07:08 WIB

Bupati JKA Minta DPRD dan Masyarakat Dukung Penuh Pembangunan SPAM Pascabencana

Rabu, 16 September 2026 - 07:01 WIB

‎Tak Sekadar Pulih, JKA Dorong UMKM Padang Pariaman Bangkit dan Naik Kelas lewat Ekraf Peduli

Selasa, 15 September 2026 - 16:44 WIB

Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru