BPSDM Kemendagri dan LAN RI Hadirkan Pelatihan Region Branding untuk Tingkatkan Potensi Ekonomi Daerah

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran program pelatihan strategis Region Branding for Prosperity. (Dok. BPSDM Kemendagri)

Peluncuran program pelatihan strategis Region Branding for Prosperity. (Dok. BPSDM Kemendagri)

MEDIAINVESTIGASI.NET – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara resmi meluncurkan program pelatihan strategis Region Branding for Prosperity (RBP) di Gedung BPSDM Kemendagri, Jakarta Selatan, Jumat (19/6/2026).

Program ini hadir dengan visi besar, menjadikan pemimpin daerah sebagai arsitek reputasi wilayah yang mampu menggerakkan percepatan pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Peluncuran oleh Dr. Sugeng Hariyono, CACP Kepala BPSDM Kemendagri, dan dihadiri Dr. Tr. Erna Irawati, S.Sos., M. Pol. Adm. selaku Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi Negara (LAN RI), serta Bapak Yuswohady Direktur Utama PT Invensi Masa Depan sekaligus penulis buku Region Branding Diamond yang menjadi landasan konseptual program ini.

MENGAPA REGION BRANDING?

Banyak daerah di Indonesia menyimpan potensi yang luar biasa namun belum berhasil mengangkatnya menjadi daya tarik yang dikenal luas. Tiga persoalan mendasar yang melatarbelakangi lahirnya program ini:

  • Banyak daerah belum sepenuhnya mengenali dan mengoptimalkan potensi unggulan wilayahnya.
  • Identitas autentik daerah belum terbangun secara sistematis sebagai narasi yang kuat dan konsisten.
  • DNA wilayah keunikan historis, budaya, dan ekonomi lokal belum tergali sebagai aset kompetitif di pasar global.

DESAIN PROGRAM YANG BERBASIS PRAKTIK

Program RBP dirancang dengan model pembelajaran 70:20:10 memadukan pembelajaran mandiri, sesi synchronous, dan coaching klasikal intensif bersama praktisi branding dan ekonomi daerah terkemuka.

Kurikulum dibangun di atas kerangka Region Brand Diamond dengan lima pilar utama: Arena, Audience, Value, Narrative, dan Action (AAVNA) yang dirancang khusus untuk konteks pemerintahan daerah Indonesia. Peserta pelatihan akan menghasilkan Region Brand Blueprint, sebuah cetak biru reputasi wilayah yang siap diimplementasikan sebagai kebijakan strategis daerah.

SASARAN PESERTA

Program RBP diperuntukkan bagi pejabat pimpinan tinggi dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah seluruh Indonesia yang memiliki mandat strategis dalam pengembangan ekonomi daerah. Program dilaksanakan dalam skema blended learning yang fleksibel dapat diikuti tanpa meninggalkan tugas utama di daerah.

Baca Juga :  Kemendagri Dorong Penguatan Koordinasi dalam Penyempurnaan Perpres Percepatan Reforma Agraria

Program ini diperkuat dengan sinergi kelembagaan antara BPSDM Kemendagri dan LAN RI bahwa capaian pembelajaran peserta diakui secara formal dalam ekosistem pengembangan kompetensi ASN nasional menjadikan RBP bukan sekadar pelatihan, melainkan investasi karier jangka panjang bagi setiap pesertanya.

Peluncuran ini menandai babak baru dalam ekosistem pengembangan kompetensi ASN Indonesia di mana pembangunan kapasitas tidak lagi berhenti pada individu, tetapi bergerak menjadi kekuatan kolektif yang mengangkat reputasi dan kemakmuran seluruh wilayah. Karena ketika pemimpin membangun branding wilayahnya, kemakmuran akan mengikutinya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dialog Nasional Pemberdayaan: Transformasi Pemberdayaan Masyarakat Menuju Indonesia Emas 2045
Rakor Bappeda se-Bali 2026 Tekankan Perencanaan Berbasis Data
Komisi II DPR RI-Kemendagri Perkuat Sertifikasi Gratis dan Tata Kelola Sampah
PT. Taliabu Rimba Raya Mengelar Rapat Degan Pihak Kementrian DLH Dan Sejumlah Tokoh Pulau Taliabu Melalui Zoom Meting Berkaitan Kelengkapan izin Dokumen Andal dan RKL-RPL
Kemendagri Siapkan Platform Data Terintegrasi untuk Perkuat Penanganan Banjir
Kemendagri Matangkan Perubahan Permendagri 86/2017
Bukan Sekadar Wacana, Ini Bukti Nyata Kemendagri Perkuat Layanan Sampah
Ditjen Bina Bangda Salurkan 150 Set Tempat Sampah untuk Mendukung Pengelolaan Sampah di Kabupaten Bandung
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Dialog Nasional Pemberdayaan: Transformasi Pemberdayaan Masyarakat Menuju Indonesia Emas 2045

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Rakor Bappeda se-Bali 2026 Tekankan Perencanaan Berbasis Data

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Komisi II DPR RI-Kemendagri Perkuat Sertifikasi Gratis dan Tata Kelola Sampah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

PT. Taliabu Rimba Raya Mengelar Rapat Degan Pihak Kementrian DLH Dan Sejumlah Tokoh Pulau Taliabu Melalui Zoom Meting Berkaitan Kelengkapan izin Dokumen Andal dan RKL-RPL

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Kemendagri Siapkan Platform Data Terintegrasi untuk Perkuat Penanganan Banjir

Berita Terbaru