Kolaborasi Food Station dan Bulog dalam rangka Operasi Pasar Ketersediaan Pasokan dan Stabilitas Harga. (Foto: Humas Food Station for Media-Investigasi.Net)
Jakarta, MEDIAINVESTIGASI.NET – Food Station sebagai BUMD dalam sektor pangan Pemprov DKI Jakarta, dalam menjaga stabilisasi dan ketersediaan harga beras medium untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Provinsi DKI Jakarta, bekerjasama dengan Perum Bulog Sub Divisi Regional (Subdivre) DKI Jakarta guna melakukan Operasi Pasar Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) yang digelar di Pasar Induk Beras Cipinang, Senin (3/10/2022).
Operasi Pasar Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) beras medium di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) disaksikan oleh Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, Wakil Menteri Pertanian, Tan Harvick Hasnul, Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, Menteri Perhubungan Budi Karya, Direktur Utama Perum BULOG, dan Budi Waseso yang juga menyaksikan langsung peluncuran Operasi Pasar Beras Medium.
Pamrihadi selaku Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya membeberkan perkembangan harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang akhir-akhir ini, khususnya beras medium yang cenderung melebihi dari ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

“Berdasarkan pantauan kami di PIBC, harga beras medium pada tanggal 30 September 2022 sebesar Rp.9.834 per kg, jika dibandingkan dengan harga beras medium sesuai ketentuan HET beras medium yaitu Rp9.450 per kg,” ungkapnya.
Untuk itu, pihak Food Station bekerjasama dengan para pedagang di Pasar Induk Beras Cipinang untuk menyediakan beras operasi pasar KPSH dengan harga Rp.8.900 per kg.
“Operasi Pasar Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga ini dilakukan secara masif dan terstruktur, para pedagang dan agen berkolaborasi memastikan harga sesuai dengan maksimal yang sudah ditentukan, sehingga ditingkat kosumen pasar turunan, harga jauh di bawah harga HET,” tegasnya.
Pamrihadi juga berharap tidak ada pedagang atau agen yang memanfaatkan harga tinggi untuk mendapatkan keuntungan berlebih, karna kasihan warga masyarakat yang sudah merasakan beratnya atas beban kenaikan harga-harga produk lain sebagai dampak kenaikan harga BBM.
Lebih lanjut Pamrihadi menjelaskan, “inilah momentum untuk menstabilkan harga beras premium dipasaran. Food Station bekerjasama dengan Bulog untuk tahap awal menyediakan beras operasi pasar KPSH sebanyak 300 ton yang didistribusikan kepada para pedagang di Pasar Induk Beras Cipinang, dengan harga jual sebesar 8.900 per kg dibawah HET dan rencananya operasi pasar beras medium akan terus dilakukan sampai dengan bulan Februari 2023 kami akan disalurkan sebanyak 70.000 ton untuk mengendalikan harga beras medium,” ujarnya. (Red)
Penerbit: Redaksi Mediainvestigasi.Net











