Menu

Mode Gelap

Berita

Beredar Info Loker dan Link Palsu Rekrutmen Pendamping Desa 2025

badge-check


					Beredar Info Loker dan Link Palsu Rekrutmen Pendamping Desa 2025 Perbesar

Brosur digital menerangkan hoax. (Dok. Mediainvestigasi.net)

MEDIAINVESTIGASI.NET – Maraknya Informasi mengenai rekrutmen Pendamping Desa 2025 menjadi topik yang di perbincangkan oleh banyak masyarakat di media sosial, khususnya masyarakat di Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan.

Sayangnya, informasi mengenai rekrutmen yang beredar tidak semuanya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Bahkan belum lama ini, diakhir bulan april kemarin kembali beredar di media sosial dan juga issue di beberapa warung kopi soal adanya beberapa orang yang diduga calo dengan mengatasnamakan pribadi, ormas dan dari partai tertentu untuk melakukan pendataan agar diakomodir sebagai pendamping desa.

Sampai pada periode Selasa 14 Januari 2025 sampai Rabu 30 April 2025, di medsos Informasi rekrutmen ini masih terus digaungkan melalui narasi-narasi dan informasi berupa unggahan poster yang memuat logo Kementerian Desa PDT dan menampilkan foto Menteri Desa Yandri Susanto.

Seperti contoh narasi yang diunggah oleh sejumlah akun di Facebook, di antaranya “Aji Sakti”(arsip), “info loker terkini” (arsip), “Hadi” (arsip),“Program informasi terkini” (arsip) dan “rekruitmen pendamping DESA” (arsip).

Berikut bunyi keterangan penyerta salah satu unggahan tersebut pada senin (28/4/2025):

“Pendamping Desa merupakan tenaga pendamping profesional di desa yang berada di bawah Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendesa PDT).

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman: https://daftar2025.info/pendampingdesa/

Tenaga Pendamping Desa yang telah dikontrak akan menerima gaji setiap bulannya. Komponen gaji terdiri dari honorarium dan bantuan operasional yang besarannya tergantung pada jenis pendamping dan wilayah tugas”.

Lantas, bagaimana kebenaran klaim itu?. Apakah benar ada Rekrutmen Pendamping Desa?

Dari penelusuran tim Mediainvestigasi.Net, serta berdasarkan informasi klarifikasi Kementerian Desa PDT. Bahwa Informasi tersebut adalah tidak benar dan terindikasi Hoax menyesatkan.

Melalui akun Instagram resminya, dan saluran WhatsApp atau Channel WA resmi KEMENDES PDT di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vae7F0kHVvTWp8d3tF2X

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendesa PDT) mengonfirmasikan bahwa informasi rekrutmen tersebut tidak benar. Berikut disertai Video dan pernyataan resmi dari Kementerian Desa:

WASPADA

#SobatDesa, harap berhati-hati terhadap informasi lowongan kerja pendamping desa/ pendamping lokal desa tahun 2024-2025 yang saat ini tersebar luas. Informasi yang beredar adalah HOAX!

Pastikan:

  1. Informasi resmi hanya diumumkan melalui kanal resmi Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah tertinggal
  2. Jangan pernah membayar biaya apa pun untuk proses rekrutmen.
  3. Cek, Teliti, dan Verifikasi kembali informasi yang diterima.

Mari menjadi masyarakat cerdas yang selalu waspada terhadap penipuan.

#SobatDesa, jangan lupa bagikan informasi ini agar semakin banyak yang terhindar dari jebakan hoax!

#KemendesPDT

#BangunDesaBangunIndonesia

#HOAX.

Menteri Desa, Yandri Susanto, bahkan pernah menegaskan bahwa “saat ini tidak ada proses rekrutmen Pendamping Desa yang sedang berlangsung. Dan bilamana nantinya ada proses rekrutmen, tidak ada pungutan uang apalagi jual beli jabatan termasuk untuk pendamping desa”.

Selanjutnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Soppeng ,Abdul Chaer AP, saat dimintai konfirmasinya, juga memastikan bahwa hingga saat ini belum ada informasi atau tembusan pemberitahuan dari provinsi maupun dari Kementerian Desa mengenai rekrutmen Pendamping Desa. “Belum ada dinda”, kata Chaer.

Begitu pula dengan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM), Baheri Usba, S.Hut, yang merupakan Koordinator Pendamping Desa di Kabupaten Soppeng yang masih aktif bertugas sampai sekarang. Menyampaikan hal yang sama bahwa, “saat ini belum ada info rekrutmen yang kami terima dari atas baik dari provinsi maupun dari pusat kementerian desa”, ucapnya.

Untuk menghindari penipuan, masyarakat diminta untuk berhati-hati terkait informasi rekrutmen atau lowongan kerja yang serupa. Jika menemukan indikasi penipuan, segera laporkan ke pihak berwenang.

Tetap waspada dan jangan mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya! . ***(Tariqullah)

Editor: Shendy Marwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rabat Jadi Ibu Kota Buku Dunia UNESCO 2026, Wilson Lalengke Ucapkan Selamat!

15 April 2026 - 09:09 WIB

Apel Akbar Sabuk Kamtibmas 2026, Polres Inhil Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Daerah

15 April 2026 - 00:03 WIB

Kasat Narkoba Polres Sibolga Tingkatkan Kemampuan Personel dalam Penanganan Kasus Narkoba dengan melakukan pelatihan

14 April 2026 - 23:57 WIB

Trending di Berita