Bencana Hidrometeorologi Landa Padang, Warga dan Nelayan Diimbau Waspada

- Penulis

Senin, 24 November 2025 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bencana Hidrometeorologi Landa Padang, Warga dan Nelayan Diimbau Waspada

Padang – Mediainvestigasi.net–Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau melansir peringatan dini bagi seluruh daerah di Sumatera Barat. Peringatan dini bencana hidrometeorologi diprediksi melanda Sumbar—termasuk Kota Padang , 21-27 November 2025.

“Mengingat kondisi cuaca ekstrem, kami mengimbau warga Padang untuk siaga dan waspada terhadap potensi bencana,” imbau Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton kepada Diskominfo, Minggu (23/11/2025).

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi cuaca di perairan Sumatera Barat saat ini terbilang ekstrem. Terjadinya peningkatan intensitas hujan dan gelombang laut karena adanya daerah pertemuan massa udara di wilayah barat Samudera Hindia.

Hendri menyebut, dampak bencana hidrometeorologi dapat saja terjadi, seperti, banjir, longsor dan cuaca ekstrem (abrasi serta pohon tumbang). Menurut Hendri Zulviton, keselamatan menjadi hal penting dan utama.

“Kita juga imbau kepada nelayan untuk juga waspada,” kata Kalaksa BPBD Padang itu.

Nelayan diimbau untuk tidak melaut apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan. Kecepatan angin di atas 15 knot dan ombak setinggi dua meter cukup berbahaya jika tetap melaut.

“Pantau terus kondisi cuaca sebelum melaut,” imbau Hendri.

Diketahui, sejak tiga hari dilanda cuaca ekstrem, 21 – 23 November, sejumlah pohon tumbang di Padang. Tercatat, 18 pohon tumbang dan menghambat akses jalan. Selain pohon tumbang juga terjadi genangan air dan tanah amblas.

“Semoga ke depan tidak terjadi bencana,” harap Kalaksa BPBD Padang itu.(Charlie)

Baca Juga :  Bentrokan Debt Collector hingga Tewas di Kalibata, Warung Kecil Menjadi Imbas Pembakaran oleh Massa Tak Dikenal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konfirmasi Belum Terjawab, Dua Pelaksana Blokir Kontak Wartawan — PUPR/Pemkab Bogor Diminta Buka Terang
Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan
Antrean BBM Mengular di SPBU, Polres Soppeng Perkuat Patroli dan Pengamanan
TANGGAPI KABUT ASAP, POLSEK PALEMBAYAN DAN SAKA BHAYANGKARA BAGIKAN MASKER GRATIS KEPADA WARGA
Gubernur Jabar Dituding Framing Profesi Wartawan, FWJ: Jangan Generalisasi dan Menghakimi
Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor Digeledah, Polisi Dalami Dugaan Mafia Tanah PTSL 2019
Pondok Pesantren Alaimatul Arbaah Tak Boleh Jadi Korban Konflik, Pendidikan Santri Harus Diselamatkan
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:58 WIB

Konfirmasi Belum Terjawab, Dua Pelaksana Blokir Kontak Wartawan — PUPR/Pemkab Bogor Diminta Buka Terang

Selasa, 15 September 2026 - 16:44 WIB

Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sabtu, 12 September 2026 - 17:23 WIB

Antrean BBM Mengular di SPBU, Polres Soppeng Perkuat Patroli dan Pengamanan

Sabtu, 12 September 2026 - 17:12 WIB

TANGGAPI KABUT ASAP, POLSEK PALEMBAYAN DAN SAKA BHAYANGKARA BAGIKAN MASKER GRATIS KEPADA WARGA

Sabtu, 12 September 2026 - 09:21 WIB

Gubernur Jabar Dituding Framing Profesi Wartawan, FWJ: Jangan Generalisasi dan Menghakimi

Berita Terbaru