BeritaDaerahPeristiwa

Bencana Alam Melanda di Kelurahan Sembayat Kecamatan Seluma Timur

1781
×

Bencana Alam Melanda di Kelurahan Sembayat Kecamatan Seluma Timur

Sebarkan artikel ini

 

Bengkulu media investigasi net. Bencana alam di kecamatan Seluma timur kelurahan sembayat , kabupaten Seluma. bencana alam yang melonsorkan tanah sekitar 1 hektar dan merusak irigasi yang bisa untuk mengairi lahan persawahan 20 hektar lebih sekarang kering. di karenakan tertutup oleh bongkahan tanah bercampur batu besar yang mengakibat kan rusaknya irigasigasi bendungan air untuk mengairi sawah warga sekarang padi tersebut kekurangan air untuk mengairi bibit padi tersebut.

“Lurah Sembayat Sawihin di lokasi bencana memberikan keterangan terkait musibah bencana alam yang hujan Minggu yang lalu mengguyur kabupaten Seluma, mengakibatkan tanah longsor milik ketua kelompok tani Ridwan Efendi. sungai rambutan bencana alam yang mengakibatkan tanaman padi dan irigasi rusak parah saya sebagai lurah Sembayat mengharapkan kepada pemerintah kabupaten Seluma,dan dari dinas pertanian agar memberikan solusi jalan untuk mengatasi bencana yang melanda di lokasi sawah milik warga dan milik ketua kelompok tani. Tutur lurah Sembayat.

“Ketua Pira Suki, kelompok pengguna air irigasi di lokasi sawah yang di garap oleh kelompoknya sekarang sawah mulai mengering dan padi yang sudah di tanam oleh sangat membutuhkan air untuk mengairi sawah dan padi. saya sebagai ketua kelompok pengguna air sawah sudah melaporkan ke dinas terkait dinas pertanian tetapi belum ada tanggapan dan semoga setelah berita ini di turunkan lewat media tv media online dan media elektronik dan koran pemerintah bisa menanggapi keluhan kami dari warga petani di kelurahan sembayat pemerintah cepat memberikan bantuan untuk membangun irigasigasi yan baru agar kami dari petani bisa bercocok tanam padi lagi. di karenakan di lokasi ini ada tiga 3 kelompok tani yang menggunakan irigasi atau bengdungan kecil untuk mengairi sawah di kelurahan sembayat. Pungkas Pira Suki.

Bengkulu Seluma, media investigasi net. Nara sumber Yudi Wusono