Banjir Landa Pasie Lembang, Jalur Tapaktuan-Medan dan Puluhan Rumah Warga Terendam

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Landa Pasie Lembang, Jalur Tapaktuan-Medan dan Puluhan Rumah Warga Terendam

Tapaktuan – Mediainvestigasi.net–Hujan deras yang mengguyur Aceh Selatan sejak Senin, 25 November 2025, membawa dampak serius di kawasan Pasie Lembang, Kecamatan Kluet Selatan. Genangan air yang terus meninggi sejak malam hari mengakibatkan puluhan rumah warga terendam, sementara jalur negara Tapaktuan–Medan lumpuh akibat banjir.

Keuchik Pasie Lembang, Zarkasyi, dalam keterangannya Selasa, 25 November 2025, menyebutkan bahwa air mulai memasuki permukiman setelah hujan tak kunjung mereda sepanjang hari. Luapan air dari saluran dan aliran sungai kecil di sekitar desa merendam rumah-rumah warga serta badan jalan nasional.
“Jalan nasional Tapaktuan–Medan ikut terendam. Rumah warga di sepanjang jalur itu juga tak luput. Ketinggian air mencapai 50 hingga 60 sentimeter,” ujar Zarkasyi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, arus lalu lintas di jalur tersebut tersendat parah. Sejumlah kendaraan melaju perlahan bahkan terpaksa berhenti karena ketinggian air yang membahayakan. Antrean panjang terlihat dari kedua arah, sementara warga tampak sibuk mengamankan barang-barang berharga sebelum kondisi air semakin naik.

Keuchik Zarkasyi menyebutkan, Kapolsek Kluet Selatan bersama tim, sudah turun ke lokasi untuk membantu melancarkan arus lalu lintas serta memastikan keamanan warga di titik-titik genangan. “Kita patut apresiasi langkah cepat Kapolsek Kluet Selatan dan tim turun ke lokasi,” ucapnya.

Selain penanganan kedaruratan, ia juga meminta perhatian pemerintah Aceh Selatan melalui instansi terkait untuk segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak. “Kita berharap kepada pemerintah Aceh Selatan dapat meninjau keadaan di lokasi untuk penanganan selanjutnya,”kata Zarkasyi.

“Kerugian masyarakat akibat banjir ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah,” ungkapnya.

Hingga laporan ini diturunkan, air masih menggenangi sejumlah titik di Pasie Lembang. Warga tetap bersiaga mengingat cuaca di Aceh Selatan masih menunjukkan potensi hujan lebat dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga :  Bupati Soppeng Jajaki Kerja Sama Sister City dengan Kolaka dan Sigi, Perkuat Sinergi Antarwilayah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Soppeng Tinjau Lokasi Sumur Bor untuk Bantu Warga Hadapi Kekeringan
WNI Asal Inhil Koma di Singapura. KBRI Klaim Sudah Berkoordinasi, Keluarga Menunggu Bukti
Gang Sandiwara Kembali Disorot, Dugaan Perbuatan Cabul demi Keuntungan — Polsek Kemang Ditantang Buktikan Fakta
Malam Berganti Pagi di Tengah Asap, Kapolres Inhil Pimpin Perjuangan 9 Hari Menjaga Bumi Inhil dari Bara
Kemenag Inhil Gelar Maulid Nabi dan Perpisahan Kepala Kemenag di Hotel Top 5, Publik Pertanyakan Sumber Anggaran
Kabel Semrawut Masih Menggantung, Jawaban PLN Dipertanyakan
Bupati Tapanuli Tengah Launching Penyaluran Bantuan Pangan 1.394,7 ton Beras Alokasi Juli–September 2026
Usai Pimpin Apel, Kapolres Soppeng Periksa Sikap Tampang Personel
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:23 WIB

Kapolres Soppeng Tinjau Lokasi Sumur Bor untuk Bantu Warga Hadapi Kekeringan

Selasa, 1 September 2026 - 10:25 WIB

WNI Asal Inhil Koma di Singapura. KBRI Klaim Sudah Berkoordinasi, Keluarga Menunggu Bukti

Selasa, 1 September 2026 - 10:08 WIB

Gang Sandiwara Kembali Disorot, Dugaan Perbuatan Cabul demi Keuntungan — Polsek Kemang Ditantang Buktikan Fakta

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Malam Berganti Pagi di Tengah Asap, Kapolres Inhil Pimpin Perjuangan 9 Hari Menjaga Bumi Inhil dari Bara

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Kabel Semrawut Masih Menggantung, Jawaban PLN Dipertanyakan

Berita Terbaru

Kemendagri melalui Ditjen Bina Pembangunan Daerah melaksanakan Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Program LSDP di Balai Tawang Arum, Kompleks Balai Kota Solo. (Dok. Istimewa)

Bina Bangda

Restuardy Daud: Daerah Jadi Kunci Penguatan Pengelolaan Sampah

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:19 WIB