Antisipasi Isu Nasional, Kapolres Soppeng Pimpin Apel Siaga, “Jangan Lengah, Tetap Humanis!”
Laporan: Muh.Tariqullah
SOPPENG, SULSEL, –Mediainvestigasi.Net–
Menjelang peringatan sejumlah isu nasional seperti Amarah, May Day, hingga Memar, Polres Soppeng bergerak cepat memastikan wilayah hukumnya tetap kondusif. Hal ini ditegaskan dalam Apel Siaga Kamtibmas yang digelar di Lapangan Apel Polres Soppeng, Senin (30/3/2026) pagi.
Dipimpin langsung oleh Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K, apel ini menjadi simbol kesiapsiagaan Polri dalam mengawal stabilitas keamanan di Bumi Latemmamala.
Dalam arahannya di hadapan ratusan personel, AKBP Aditya Pradana menekankan bahwa meskipun situasi di Kabupaten Soppeng saat ini tergolong landai, kewaspadaan adalah harga mati.
“Apel siaga ini adalah langkah preventif. Kita harus responsif terhadap setiap potensi gangguan dan terus meningkatkan sinergitas di lapangan. Jangan lengah,” tegas Kapolres.
Ia menambahkan bahwa hingga saat ini, belum ada laporan mengenai rencana aksi massa di wilayah Soppeng terkait isu-isu nasional tersebut. Namun, Polri berkomitmen untuk selalu selangkah lebih maju dalam mengantisipasi segala kemungkinan.
Selain kesiapan fisik dan mental, Kapolres juga menitipkan pesan khusus kepada seluruh jajaran mulai dari PJU hingga personel Polsek untuk tetap menjaga etika dalam bertugas.
Siaga 24 Jam, dimana Personel diminta tetap memantau dinamika situasi. Dan Persuasif, dengan mengedepankan dialog dalam menghadapi masyarakat, serta
Humanis yakni dengan menjaga kenyamanan publik dalam setiap tindakan kepolisian.
“Kita tetap siaga, namun pastikan langkah-langkah yang diambil selalu persuasif dan humanis,” tambah AKBP Aditya.
Apel yang dimulai pukul 07.30 WITA ini diikuti oleh Wakapolres Soppeng Kompol Sudarmin, S.Sos, serta gabungan enam peleton personel dari Polres dan Polsek jajaran. Pantauan di lokasi menunjukkan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan terkendali.
Dengan gelar pasukan ini, Polres Soppeng mengirimkan pesan jelas kepada masyarakat bahwa keamanan adalah prioritas utama, sehingga aktivitas warga dapat berjalan normal tanpa rasa khawatir.***(MTq)












