Foto Dokumentasi Istimewa : Bupati Sashabila Widya Lufitalia Mus Saat Berkunjung di Posko Darurat Karhutla Desa Salati,
Taliabu Provinsi Maluku Utara, Media Investigasi.net, Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Sashabila Widya Lufitalia Mus, melakukan kunjungan langsung ke Posko Darurat Pendukung Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Salati, Kecamatan Taliabu Barat Laut, pada Selasa, 13 Oktober 2026, sore tadi. Kedatangan beliau disambut hangat oleh masyarakat tani yang lahan perkebunan cengkihnya hangus terbakar.
Berbeda dengan kunjungan ke Desa Nggele dan Desa Onemay, di Desa Salati Bupati Sashabila secara khusus mendengarkan langsung keluhan, aspirasi, dan kendala yang dialami oleh warga di halaman posko darurat setempat.
Hadir Langsung Bersama Masyarakat dalam Kunjungan kerja Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Sashabila Widya Lufitalia Mus, di Desa Salati turut dihadiri oleh sejumlah pimpinan instansi terkait, yaitu di antaranya adalah :
1). Sashabila Widya Lufitalia Mus (Bupati Kabupaten Pulau Taliabu).
2). Sukrin La Sanya — Asisten 1 Setda Kabupaten Pulau Taliabu, sekaligus Ketua Koordinator Posko Pendukung Desa Nggele, Desa Onemay dan Desa Salati.
3). Kompol. M. Nasaruddin Haya (Wakapolres Pulau Taliabu).
4). Supiati H. La Kela (Camat Kecamatan Taliabu Barat Laut).
5). Haruna Masuku (Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pulau Taliabu).
6). Amrul Badal (Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Pulau Taliabu).
7). Ismail Tiwu (Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pulau Taliabu).
8). Qomar Arif (Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pulau Taliabu).
9). Ruslan La Habibu (Kepala Dinas PMD Kabupaten Pulau Taliabu).
10). Aema LaRakaba (Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pulau Taliabu).
11). Maslan (Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pulau Taliabu).
12). Buhran Garusu (Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Pulau Taliabu).

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Salati, Arif Ardiyansa, menyampaikan laporan mengenai antusiasme masyarakat serta dukungan penuh dari Tim Gabungan yang terdiri dari lintas OPD, TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, dan warga setempat terus berdiri bersama di garis depan penanganan bencana. Berkat kebersamaan tersebut, situasi dapat terkendali dengan baik.
Mantan Kepala Desa Salati, Basri Ope, juga menyampaikan laporan situasi yang kini aman dan kondusif dirinya juga sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah atas semua bantuan logistik yang telah disalurkan kepada masyarakat tani di Desa Salati.
Namun, Basri Ope juga menyampaikan kendala yang masih dirasakan warga yang mana melalui kesempatan ini saya menyamoiakan bahwa masyarakat tani membutuhkan bantuan peralatan pendukung seperti alat mesin sensor, mesin pemotong rumput, serta peralatan lainnya yang sangat bermanfaat dan dapat digunakan saat kejadian darurat seperti sekarang.”
“Kerugian di Desa Salati akibat dampak karhutla hinggah sampai saat ini berjumlah 3.000 Pohon Cengkih Ludes Terbakar, mendengar penyampaian warga”,
Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Sashabila Widya Lufitalia Mus, juga menyampaikan keprihatinan yang mendalam. Berdasarkan data yang diterima dari Pemerintah Kecamatan dan Kepala Desa, kebakaran di Desa Salati telah menghanguskan sekitar 3.000 pohon produktif milik masyarakat tani, terutama tanaman cengkih yang menjadi tumpuan hidup warga.
“Angka ini tentu sangat berat bagi kita semua. Kerugian yang dialami saudara-saudara kita di sini bukan sekadar angka, melainkan masa depan dan sumber penghidupan yang terbakar habis dalam sekejap,” ungkap Bupati dengan nada tulus.

Adapun yang berkaitan degan kendala di Lapangan Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Sashabila Widya Lufitalia Mus, meberi Apresiasi pada seluruh Warga masyarakat Desa Salati dan seluruh Tim Relawan yang tergabing dalam penanganan karhutla”
Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Sashabila Widya Lufitalia Mus, juga menjelaskan secara jujur kendala yang dihadapi pemerintah daerah dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat perlu ketahui bahwa pemerintah daerah selalu mengupayakan bantuan logistik, namun terkendala di lapangan adalah akses transportasi namun kami tetap berusaha sebaik mungkin untuk mengatasinya.
Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Sashabila Widya Lufitalia Mus, juga tak lupa mengucapkan terima kasih khusus kepada ibu-ibu dapur posko yang telah melayani dengan baik seluruh tim yang bertugas di lapangan, serta kepada seluruh elemen masyarakat yang telah bahu-membahu dalam penanganan bencana ini.
Dalam upaya penanganan cepat serta pemulihan ekonomi masyarakat yang terkena dampak, Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Sashabila Widya Lufitalia Mus, menegaskan komitmen penuh dari Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu dalam menangani dampak Karhutla di Desa Salati dan wilayah lainnya. Langkah-langkah konkret yang sedang dan akan terus dijalankan antara lain :
a). Penetapan Status Tanggap Darurat untuk mempercepat proses pengambilan keputusan dan penanganan bencana secara luwes dan cepat.
b). Pengerahan Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) telah dikerahkan untuk ikut bergotong royong membantu petugas TNI/Polri, Damkar, dan warga di enam posko penanganan yang telah diaktifkan.
c). Dukungan Anggaran BTT untuk Operasional lapangan dan pemulihan dampak bencana disokong melalui Anggaran Belanja Tidak Terduga, dengan pengawasan ketat agar tepat sasaran.
d). Penyedian Posko Medis & Logistik Posko darurat medis dan pendistribusian logistik terus dilakukan untuk mendukung petugas dan warga di lokasi terdampak.
e). Upaya Pemadaman Udara Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Pusat untuk mendapatkan dukungan helikopter pemadam kebakaran, namun sampai saat ini helikopter masih bertugas di wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara yang juga sedang mengalami musibah serupa.
Untuk Pemulihan Ekonomi Masyarakat Desa Salati paling utama disampaikan Bupati adalah komitmen kuat untuk memulihkan ekonomi masyarakat yang terdampak:
“Kami akan berupaya semaksimal mungkin membantu memulihkan ekonomi masyarakat tani di Taliabu Barat Laut, termasuk Desa Salati. Kebakaran memang telah merenggut hasil kerja keras kalian, tetapi semangat dan harapan tidak boleh padam.”
Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Sashabila Widya Lufitalia Mus, berpesan agar masyarakat tetap bersabar dan terus bergotong royong Insya Allah, Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu tidak akan berdiam diri.
Mari kita hadapi musibah ini bersama-sama semoga ujian ini segera berlalu, dan kita bisa kembali membangun kebun dan kehidupan yang lebih baik ke depannya, tutup. Sashabila Widya Lufitalia Mus (Bupati Kabupaten Pulau Taliabu)
Ketua Investigasi Indonesia Nasional **** La Omy La Tua
Penulis : La Omy La Tua
Editor : La Omy La Tua
Sumber Berita: Liputan Wartawan Media Investigasi.net






