Anggaran Polri Disorot! Pemerhati Kebijakan Publik Asal Sumsel Desak Kejagung Tindak Lanjuti Temuan BPK

- Penulis

Selasa, 15 September 2026 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggaran Polri Disorot! Pemerhati Kebijakan Publik Asal Sumsel Desak Kejagung Tindak Lanjuti Temuan BPK

SumselMediainvestigasi.net– Pemerhati kebijakan publik asal Sumatera Selatan, Budi Rizkiyanto, mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pengelolaan anggaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Budi menilai besarnya anggaran Polri harus diikuti transparansi, akuntabilitas, serta penggunaan dana yang efektif dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Uang negara adalah uang rakyat. Karena itu, setiap rupiah yang dialokasikan kepada Polri harus dapat dipertanggungjawabkan dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Budi, Selasa (15/9/2026).

Menurutnya, temuan BPK yang memerlukan pendalaman tidak boleh berhenti pada pemeriksaan administratif. Apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum, proses selanjutnya harus dilakukan berdasarkan bukti dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kritik mengenai penggunaan anggaran tersebut, lanjut Budi, juga perlu dikaitkan dengan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Salah satu persoalan yang baru-baru ini mendapat perhatian adalah pengalaman Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, di Polda Sumatera Selatan yang mempertanyakan mekanisme penanganan laporan serta profesionalitas pelayanan.

Budi menilai persoalan tersebut patut menjadi bahan evaluasi tanpa menggeneralisasi kinerja seluruh personel kepolisian.

“Anggaran besar harus berbanding lurus dengan pelayanan yang profesional, cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Jangan sampai masyarakat merasa dipingpong ketika mencari keadilan,” ujarnya.

Ia berharap Kejagung memberikan kejelasan mengenai tindak lanjut atas temuan BPK. Jika persoalan bersifat administratif, perbaikan harus dilakukan, sedangkan indikasi tindak pidana perlu diproses sesuai mekanisme hukum.

“Publik berhak mengetahui ke mana uang negara digunakan dan apa hasilnya. Ketika negara mengalokasikan anggaran besar, masyarakat juga berhak memperoleh pelayanan yang semakin baik,” pungkasnya.

Pandangan tersebut sejalan dengan pemikiran Nurcholish Madjid mengenai pentingnya integritas dalam penyelenggaraan negara. Sementara filsuf Montesquieu menekankan pentingnya mekanisme pengawasan terhadap kekuasaan agar kewenangan tidak berkembang menjadi penyalahgunaan.

Baca Juga :  Polsek Kuindra Pantau Perkembangan Tanaman Jagung Ketahanan Pangan Program Asta Cita di Kelurahan Sapat

Dengan demikian, menurut Budi, transparansi anggaran dan kualitas pelayanan publik harus berjalan beriringan sebagai bagian dari pertanggungjawaban institusi kepolisian kepada masyarakat. (rls/Tim Red PPWI)

 

Penulis : MI

Editor : Atri

Sumber Berita: PPWI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan
Satresnarkoba Polres Tapteng Bekuk Terduga Pengedar Sabu di Pinangsori
Kurang dari 1×24 Jam, Satreskrim Polres Sibolga Ungkap Kasus Curat dan Amankan Terduga Pelaku
Residivis Korupsi Fahd A. Rafiq Ditangkap KPK: PPWI Desak Hukuman Maksimal dan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Menjelang Peringatan 70 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Bulgaria Pererat Kemitraan Strategis
Jaminan Hak WBP, Lapas Bukittinggi Distribusikan Pakaian di Blok Hunian
PH Kelompok Tani Cahaya Baru Layangkan Somasi II ke PT RSA dan Koperasi ISM, Dugaan Penggelapan Hasil Sawit dan Pelanggaran Kemitraan
Ketua DPW Persadin NTB Lukman Aprizal, SH., Bersama Ketua DPC Lombok Tengah Ahmad Subandi Idris, SH. dan Jajaran Silaturahmi ke Kantor BPN Kabupaten Lombok Tengah
Berita ini 28 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:44 WIB

Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 15 September 2026 - 16:40 WIB

Satresnarkoba Polres Tapteng Bekuk Terduga Pengedar Sabu di Pinangsori

Selasa, 15 September 2026 - 16:36 WIB

Kurang dari 1×24 Jam, Satreskrim Polres Sibolga Ungkap Kasus Curat dan Amankan Terduga Pelaku

Selasa, 15 September 2026 - 16:32 WIB

Anggaran Polri Disorot! Pemerhati Kebijakan Publik Asal Sumsel Desak Kejagung Tindak Lanjuti Temuan BPK

Selasa, 15 September 2026 - 16:27 WIB

Residivis Korupsi Fahd A. Rafiq Ditangkap KPK: PPWI Desak Hukuman Maksimal dan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Berita Terbaru