Di Balik Meriahnya Barefoot Running 2026, Bupati John Kenedy Azis Ajarkan Anak-Anak Mencintai Lingkungan Lewat Aksi Memungut Sampah

- Penulis

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di Balik Meriahnya Barefoot Running 2026, Bupati John Kenedy Azis Ajarkan Anak-Anak Mencintai Lingkungan Lewat Aksi Memungut Sampah

 

Padang Pariaman – Mediainvestigasi.net.- Ada pemandangan berbeda yang menjadi perhatian ribuan peserta dan pengunjung pada gelaran Barefoot Running Padang Pariaman 2026 di kawasan Pantai Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Sabtu (1/8/2026). Di tengah kemeriahan acara, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA) justru mengajak puluhan anak-anak memungut sampah yang berserakan di lokasi kegiatan.

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi spontan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Bupati JKA dalam menjaga kebersihan lingkungan pada setiap kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Bahkan, sudah menjadi kebiasaan bagi JKA untuk turun langsung memimpin aksi bersih-bersih usai sebuah acara selesai dilaksanakan.

Untuk menambah semangat anak-anak, JKA memberikan tantangan sekaligus hadiah. Ia mengumumkan bahwa tiga peserta yang berhasil mengumpulkan sampah terbanyak akan memperoleh hadiah uang tunai masing-masing sebesar Rp200 ribu, Rp100 ribu, dan Rp50 ribu. Sementara anak-anak lainnya juga tetap mendapatkan hadiah menarik, ditambah berbagai doorprize dari panitia.

Sontak pengumuman tersebut disambut antusias. Anak-anak dengan penuh semangat berlarian memungut botol plastik, gelas bekas, kertas, dan berbagai jenis sampah lainnya yang ditinggalkan pengunjung. Dalam waktu singkat, kawasan pantai yang sebelumnya dipenuhi sampah kembali terlihat bersih dan rapi.

Menurut JKA, kegiatan tersebut bukan semata-mata perlombaan, melainkan bagian dari pendidikan karakter dan upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.

“Kita ingin mengajarkan budaya bersih-bersih dan menjaga lingkungan kepada anak-anak. Setiap event tentu menghasilkan berbagai jenis sampah. Karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersihannya,” ujar JKA.

Ia menegaskan bahwa Pantai Katapiang merupakan salah satu destinasi wisata yang terus dikembangkan di Padang Pariaman. Kebersihan kawasan wisata harus menjadi tanggung jawab bersama agar tetap indah, asri, dan nyaman bagi setiap pengunjung.

Baca Juga :  Lepas Calon Paskibraka ke Tingkat Provinsi, Wabup Rahmat Hidayat: Berjuang Maksimal dan Jangan Pantang Menyerah

“Apalagi ini merupakan lokasi wisata baru yang sedang kita kembangkan. Lingkungan harus tetap bersih dan asri sehingga masyarakat yang datang merasa nyaman dan betah berwisata di Padang Pariaman,” tambahnya.

Aksi sederhana namun sarat makna tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Selain sukses menghadirkan ribuan pelari dari berbagai daerah, Barefoot Running Padang Pariaman 2026 juga meninggalkan pesan penting bahwa kesuksesan sebuah event tidak hanya diukur dari kemeriahannya, tetapi juga dari kepedulian seluruh pihak dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan Bupati bersama anak-anak di penghujung kegiatan menjadi penutup manis Barefoot Running 2026 sekaligus menguatkan komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam mewujudkan pariwisata yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.(***)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Aceh Selatan Jangan Jadikan Pemerintah Alat Melegitimasi IUP yang Ditolak Warga
Anomali Polda Sumsel: Raih Juara 1 Kompolnas Award Saat Kapoldanya Dilaporkan ke Propam
Dukungan Kedaulatan Sahara Maroko dari Cili, Pondasi Kokoh bagi Pembangunan Berkelanjutan di Wilayah Selatan
Hadiri Penandatangan Nota Kesepakatan KUA PPAS, Bupati Tapteng : APBD 2027 Harus Jadi Solusi Nyata dan Pulihkan Daerah Pascabencana
Pemerintah Pusat dan Kabupaten Tapanuli Tengah Gelar Pendampingan Teknis Pemulihan UMKM Terdampak Bencanan
Pulang dari Tempat Hiburan, Pria 52 Tahun Diduga Setubuhi Anak Tiri Disabilitas—Kabur ke Kebun Sawit, Akhirnya Dibekuk Polisi
Dugaan Rp500 Juta untuk Proyek Pemerintah, D Buka Suara soal Permintaan Rp1,3 Miliar
Dugaan Rp500 Juta untuk Proyek Pemerintah, D Buka Suara soal Permintaan Rp1,3 Miliar
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 06:03 WIB

Pemkab Aceh Selatan Jangan Jadikan Pemerintah Alat Melegitimasi IUP yang Ditolak Warga

Rabu, 23 September 2026 - 05:56 WIB

Anomali Polda Sumsel: Raih Juara 1 Kompolnas Award Saat Kapoldanya Dilaporkan ke Propam

Rabu, 23 September 2026 - 05:49 WIB

Dukungan Kedaulatan Sahara Maroko dari Cili, Pondasi Kokoh bagi Pembangunan Berkelanjutan di Wilayah Selatan

Selasa, 22 September 2026 - 20:40 WIB

Hadiri Penandatangan Nota Kesepakatan KUA PPAS, Bupati Tapteng : APBD 2027 Harus Jadi Solusi Nyata dan Pulihkan Daerah Pascabencana

Selasa, 22 September 2026 - 20:22 WIB

Pulang dari Tempat Hiburan, Pria 52 Tahun Diduga Setubuhi Anak Tiri Disabilitas—Kabur ke Kebun Sawit, Akhirnya Dibekuk Polisi

Berita Terbaru