Kemendagri Minta Pemprov Bali Tingkatkan Perencanaan Berorientasi Hasil

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur PEIPD Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Iwan Kurniawan ketika kegiatan Fasilitasi Rancangan Peraturan Gubernur tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi Bali Tahun 2027. (Dok. Bina Bangda/ Kemendagri)

Direktur PEIPD Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Iwan Kurniawan ketika kegiatan Fasilitasi Rancangan Peraturan Gubernur tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi Bali Tahun 2027. (Dok. Bina Bangda/ Kemendagri)

MEDIAINVESTIGASI.NET – Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri melaksanakan kegiatan Fasilitasi Rancangan Peraturan Gubernur tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Bali Tahun 2027 secara daring, Kamis (11/6). Kegiatan yang berlangsung melalui Zoom Meeting tersebut dibuka oleh Direktur PEIPD Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Iwan Kurniawan.

Pada sambutannya, Iwan menekankan pentingnya pemanfaatan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagai platform utama dalam proses penyusunan dan fasilitasi RKPD.

“Pemanfaatan SIPD diarahkan untuk memastikan konsistensi dokumen perencanaan, sinkronisasi arah kebijakan pembangunan, serta optimalisasi proses fasilitasi yang terintegrasi,” kata Iwan.

Berdasarkan hasil pengendalian dan evaluasi RKPD Provinsi Bali Tahun 2025 pada aplikasi e-Dalev SIPD, tingkat keterisian data mencapai 100 persen, realisasi keuangan sebesar 85,32 persen, capaian kinerja program sebesar 60,33 persen, dan capaian kinerja subkegiatan sebesar 83,01 persen.

Capaian tersebut menunjukkan pelaksanaan anggaran dan subkegiatan telah berjalan cukup baik. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Bali didorong untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan dan pengukuran kinerja yang berorientasi pada hasil agar pelaksanaan program pembangunan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan pencapaian sasaran pembangunan daerah.

Iwan juga menegaskan bahwa RKPD memiliki peran strategis. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Bali diharapkan dapat mempercepat proses penyempurnaan dan penetapan RKPD Tahun 2027 agar tahapan penyusunan dokumen penganggaran dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Penyusunan RKPD Tahun 2027 juga diharapkan berpedoman pada Permendagri tentang Pedoman Penyusunan RKPD Tahun 2027 sebagai penghubung antara arah kebijakan nasional dalam Rancangan RKP Tahun 2027 dan hasil Rakortekrenbang Tahun 2026 dengan perencanaan pembangunan daerah, dengan tetap memperhatikan karakteristik wilayah dan target RPJMD Provinsi Bali Tahun 2025–2029.

Baca Juga :  Komisi II DPR RI-Kemendagri Perkuat Sertifikasi Gratis dan Tata Kelola Sampah

Terakhir, Iwan mengingatkan agar Program Strategis Nasional (ProSN) dan hasil kesepakatan Rakortekrenbang Tahun 2026 dapat terakomodasi secara optimal dalam RKPD Provinsi Bali Tahun 2027 serta selaras dengan prioritas pembangunan nasional.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Bali diminta segera menyempurnakan Rancangan Akhir RKPD Tahun 2027 dan menetapkannya dalam bentuk Peraturan Gubernur.

Setelah ditetapkan, salinan Peraturan Gubernur wajib disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri melalui Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah paling lambat tujuh hari setelah penetapan. Bappeda Provinsi Bali juga diharapkan menyampaikan matriks tindak lanjut hasil fasilitasi kepada Ditjen Bina Pembangunan Daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ekonomi Hijau Jadi Fokus Perencanaan Pembangunan Kalimantan Utara
Perkuat Transformasi Digital Pembangunan Daerah, Kemendagri Terima Konsultasi Pemda Kalimantan Selatan
Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD 
KANTOR DESA BUKAN KERAJAAN KELUARGA! Jimmy: Jabatan Sekdes Bukan Warisan Dinasti
Kemendagri Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah, BPD, Fintech dan Dunia Usaha untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Digital
Kemendagri-UNICEF Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Pemutakhiran SIPD
Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
Perkuat Peran Pemda, Kemendagri Integrasikan Perencanaan PKK, Posyandu, dan Dekranas
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:06 WIB

Ekonomi Hijau Jadi Fokus Perencanaan Pembangunan Kalimantan Utara

Rabu, 4 November 2026 - 20:09 WIB

Perkuat Transformasi Digital Pembangunan Daerah, Kemendagri Terima Konsultasi Pemda Kalimantan Selatan

Rabu, 4 November 2026 - 12:31 WIB

Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD 

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

KANTOR DESA BUKAN KERAJAAN KELUARGA! Jimmy: Jabatan Sekdes Bukan Warisan Dinasti

Selasa, 3 November 2026 - 15:22 WIB

Kemendagri Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah, BPD, Fintech dan Dunia Usaha untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Berita Terbaru