Ketua Investigasi Nasional LPK GPI Sebut BPD dan Perangkat Desa Maluli Jadi Kura-Kura Masuk Daftar Penerima BLT Kesra 2025

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Dokumentasi Istimewa : La Omy La Tua (Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK GPI),

Taliabu Provinsi Maluku Utara, Media Investigasi.net, Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK GPI), La Omy La Tua, tegas mengatakan tidak beres BPD dan Perangkat Desa Maluli Jadi Kura-Kura Masuk Daftar Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra Tahun Anggaran 2025, di Desa Maluli, Kecamatan Taliabu Selatan, Pulau Taliabu minta pemerintah Daerah tinjau kembali karena itu merupakan pelanggaran, ungkapnya.

Dimana Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK GPI), La Omy La Tua, mengungkapkan ada dugaan kuat dalam penyaluran BLT tahun 2025, ada sejumlah oknum perangkat Desa termasuk seorang anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Maluli, diduga kuat menjadi kura-kura ikut masuk terdaftar sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra Tahun Anggaran 2025 yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia Cabang Bobong Kabupaten Pulau Taliabu, ungkapnya.

Berdasarkan Informasi Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK GPI), La Omy La Tua, yang dihimpun dari awak media serta Informasih dari masyarakat di Kabupaten Pulau Taliabu, pada hari Jum’at tanggal, 9 Januari 2026, menyebutkan, ada temuan sejumlah nama salah satu anggota BPD serta seorang perangkat desa aktif.

Ikut tercantum dalam daftar penerima bantuan langsung tunai (BLT) parahnya lagi bukan hanya itu namun terdapat, istri dari salah satu perangkat desa tersebut juga dikabarkan ikut menerima BLT yang seharusnya diperuntukkan bagi warga kurang mampu namun faktanya ada sejulah kura-kura yang ikut jadi penerima BLT, ujarnya.

Kepada Media Investigasi.net, Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK GPI), La Omy La Tua, degan tegas minta Pemerintah Desa Maluli serta Pihak PT Pos Cabang Bobong, agar melakukan peninjauan kembali terkait mekanisme penyaluran dan validasi data penerima karena di duga kuat ada sejumlah kura-kura penerima yang di duga kuat adalah oknum Pemerintah Desa di Desa Maluli, tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Nias Utara Bersama Pimpinan DPRD Launching makan Bergizi Gratis Tiga Sekolah Di Kecamatan Lahewa

Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK GPI), La Omy La Tua, juga degan tegas minta pihak penegak hukum di Kabupaten Pulau Taliabu untuk melakukan Investigasi serta memintai keterangan serta pertanggung jawaban terkait hal tersebut agar tidak menjadi kebiasaan buruk terjadi terus menerus hak rakyat miskin di kebiri, tutupnya.

Tim Investigasi Indonesia Nasional ***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Penampungan Pertalite untuk Dijual Kembali di Caringin Jadi Sorotan
Gadai Mobil Berujung Petaka! Tagihan Membengkak, Nissan March Diduga Dilelang Diam-Diam, Direktur Perusahaan Dipolisikan
Warga Srijaya keluhkan irigasi air kering kepada anggota DPRD OKUT I Ketut budiyasa pada saat Reses didesa
Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Padang Pariaman Sosialisasikan KIPPRAH hingga Kecamatan dan Puskesmas
Tembus Gelombang dan Lumpur: Kodim 0314/Inhil Pasok Material TMMD Ke-130 ke Desa Kuala Lemang
Kawal Mutu Pembangunan TMMD ke-130: Pengujian Sampel Silinder Beton Pengecoran Jalan Desa Kuala Lemang
Gus Muhaimin Ungkap Kegelisahan saat Sowan UAS: Perpecahan Umat Tak Hasilkan Apa-Apa
Ketua Investigasi LPK GPI Tegas Minta Hentikan Tambang Pasir Ilegal Air Beringin Jaya  Meluap Merusak Ruas Jalan Pemilik Tambang Di Tegur Malah Melotot
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:56 WIB

Dugaan Penampungan Pertalite untuk Dijual Kembali di Caringin Jadi Sorotan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:17 WIB

Gadai Mobil Berujung Petaka! Tagihan Membengkak, Nissan March Diduga Dilelang Diam-Diam, Direktur Perusahaan Dipolisikan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Warga Srijaya keluhkan irigasi air kering kepada anggota DPRD OKUT I Ketut budiyasa pada saat Reses didesa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Padang Pariaman Sosialisasikan KIPPRAH hingga Kecamatan dan Puskesmas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Kawal Mutu Pembangunan TMMD ke-130: Pengujian Sampel Silinder Beton Pengecoran Jalan Desa Kuala Lemang

Berita Terbaru