Lapas Kelas IIA Bukittinggi Gandeng CSR BRI Kota Bukittinggi Dukung Ketahanan Pangan

- Penulis

Rabu, 7 Januari 2026 - 01:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lapas Kelas IIA Bukittinggi Gandeng CSR BRI Kota Bukittinggi Dukung Ketahanan Pangan

Bukittinggi — Mediainvestigasi.net–Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bukittinggi menjalin kerja sama dengan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kota Bukittinggi dalam rangka mendukung program ketahanan pangan. Kerja sama tersebut diwujudkan melalui pembangunan kandang ayam sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas warga binaan di bidang peternakan, sekaligus mendukung penyediaan pangan yang berkelanjutan. Pembuatan kandang ayam menjadi salah satu langkah konkret dalam pemanfaatan lahan dan pengembangan sektor peternakan di lingkungan lapas.

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi,Nanang Rukmana, A.Md.IP, S.Sos, menyampaikan apresiasi atas dukungan CSR BRI Kota Bukittinggi yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program ketahanan pangan di Lapas. Menurutnya, sinergi dengan pihak perbankan menjadi bentuk kolaborasi nyata dalam mendukung pembinaan warga binaan.

“Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya dalam mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan peternakan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti,” ujar Nanang Rukmana.

Melalui program ini, warga binaan dilibatkan secara aktif dalam proses pembangunan dan pengelolaan kandang ayam, mulai dari perawatan hingga pengelolaan hasil ternak. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab, kemandirian, serta jiwa wirausaha.

Kerja sama antara Lapas Kelas IIA Bukittinggi dan CSR BRI Kota Bukittinggi ini menjadi wujud sinergi antara pemasyarakatan dan dunia usaha dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional.

Ke depan, Lapas Kelas IIA Bukittinggi berkomitmen untuk terus memperluas kerja sama dengan berbagai pihak guna menghadirkan program pembinaan yang produktif dan berdampak positif bagi warga binaan serta masyarakat.

Baca Juga :  Ketua DPRD Dharmasraya Hadiri Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-80 dan Hari Kesehatan Nasional ke-61

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Apel Perdana Kapolres Sibolga, AKBP Budi Prasetyo Tekankan Disiplin dan Pelayanan Humanis
Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Pinangsori, Enam Paket Barang Bukti Diamankan
Sat Binmas Polres Soppeng Edukasi Santri, Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini.
Siswa MAN 1 Inhil Raih Gelar Duta Anak Kabupaten Indragiri Hilir 2026, Kepala Madrasah Berikan Apresiasi Tinggi
Saling Lempar Tanggung Jawab Kasus Pemerasan Rp75 Juta, Ketum PPWI Siap Seret Kapolda Sumsel ke Propam Polri
Dugaan Biaya Persalinan Rp10–20 Juta di Kateman, Kapustu: “Tidak Ada Tarif Normal Rp10 Juta”
Polres Indragiri Hilir Raih Penghargaan Kapolri Kategori Pelayanan Prima
SDN 01 Pasar Palembayan Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka Mulai 21 September 2026
Berita ini 25 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:01 WIB

Apel Perdana Kapolres Sibolga, AKBP Budi Prasetyo Tekankan Disiplin dan Pelayanan Humanis

Senin, 21 September 2026 - 12:57 WIB

Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Pinangsori, Enam Paket Barang Bukti Diamankan

Senin, 21 September 2026 - 12:53 WIB

Sat Binmas Polres Soppeng Edukasi Santri, Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini.

Senin, 21 September 2026 - 09:31 WIB

Siswa MAN 1 Inhil Raih Gelar Duta Anak Kabupaten Indragiri Hilir 2026, Kepala Madrasah Berikan Apresiasi Tinggi

Minggu, 20 September 2026 - 20:10 WIB

Dugaan Biaya Persalinan Rp10–20 Juta di Kateman, Kapustu: “Tidak Ada Tarif Normal Rp10 Juta”

Berita Terbaru