Bupati Padang Pariaman Audiensi dengan Menkes RI, Usulkan Penguatan Fasilitas Kesehatan

- Penulis

Kamis, 25 Desember 2025 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Padang Pariaman Audiensi dengan Menkes RI, Usulkan Penguatan Fasilitas Kesehatan

 

 

Jakarta,—Mediainvestigasi.net.- Pasca bencana banjir dan galodo yang melanda Kabupaten Padang Pariaman pada 21 November 2025 lalu, sejumlah fasilitas kesehatan dilaporkan mengalami kerusakan serius dan membutuhkan penanganan segera. Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Padang Pariaman, Dr. John Kenedy Azis, SH, MH, kembali melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, Selasa (23/12/2025) di Jakarta.

Audiensi tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman serta Direktur RSUD Padang Pariaman. Dalam pertemuan itu, Bupati mengusulkan sejumlah usulan strategi guna memperkuat layanan kesehatan pascabencana, di antaranya pembangunan Rumah Sakit Pratama, relokasi Puskesmas Sintuk, pembangunan baru dan rehabilitasi sejumlah Puskesmas Pembantu (Pustu), penambahan sarana pendukung RSUD Parit Malintang, serta penguatan sumber daya manusia dan alat kesehatan.

Bupati John Kenedy Azis menegaskan bahwa penguatan sektor kesehatan merupakan kebutuhan mendesak yang tidak dapat ditunda, terutama dalam situasi pascabencana.

“Banjir dan galodo yang kami alami tidak hanya berdampak pada permukiman dan infrastruktur, tetapi juga merusak fasilitas pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, kami datang langsung ke Kementerian Kesehatan untuk menyampaikan kondisi nyata di lapangan dan meminta dukungan konkret dari pemerintah pusat,” ujar Bupati JKA.

Dalam pemaparannya, Bupati juga menyoroti persoalan krusial terkait keterbatasan akses layanan kesehatan rujukan, khususnya bagi wilayah masyarakat utara Kabupaten Padang Pariaman. Saat ini, RSUD Kabupaten Padang Pariaman berada di wilayah selatan, sehingga warga di wilayah utara harus menempuh jarak sekitar 90 hingga 100 kilometer dengan waktu tempuh mencapai dua jam untuk mendapatkan layanan rumah sakit.

“Kondisi ini sangat berisiko, terutama bagi pasien dalam keadaan darurat. Minimnya angkutan umum langsung membuat masyarakat harus berganti transportasi. Ini menyangkut keselamatan jiwa, sehingga pembangunan Rumah Sakit Pratama atau Rumah Sakit Tipe D di wilayah utara menjadi kebutuhan yang sangat mendesak,” tegasnya.

Baca Juga :  Wali Kota Padang Pastikan Bantuan Tidak Menumpuk di Posko

Selain masalah akses rujukan, Bupati JKA juga menyoroti kondisi Puskesmas Sintuk yang berada di Bantaran Sungai dan kerap terdampak banjir. Menurutnya, banjir yang terjadi berulang kali tidak hanya mengganggu pelayanan kesehatan, tetapi juga mengancam keselamatan sarana dan prasarana medis.

“Relokasi Puskesmas Sintuk adalah langkah yang tidak bisa ditawar lagi. Kami mohon dukungan dan persetujuan Kementerian Kesehatan agar pelayanan kesehatan masyarakat dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Dalam rangka menjamin standar pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman juga mendorong penguatan sarana dan prasarana kesehatan tingkat dasar. Fokus diarahkan pada penyediaan alat kesehatan (alkes) melalui Proyek SOPHI, serta percepatan rehabilitasi Pustu yang mengalami kerusakan berat akibat bencana.

Meski Kementerian Kesehatan telah mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk rehabilitasi Pustu, Bupati menyampaikan bahwa cakupan program tersebut masih terbatas.

“Masih banyak Pustu kami yang rusak berat dan belum masuk ke lokus pembangunan. Kami berharap ke depan alokasi ini dapat menyebarkan agar pelayanan kesehatan di tingkat nagari benar-benar optimal,” tambahnya.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyambut baik kunjungan dan paparan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Ia menyatakan memahami berbagai keluhan dan harapan yang disampaikan, khususnya terkait pemerataan akses layanan kesehatan serta dampak bencana terhadap fasilitas kesehatan.

Menkes menegaskan bahwa usulan tersebut akan menjadi perhatian dan akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan kementerian dan lembaga terkait agar dapat diakomodasi sesuai dengan mekanisme dan kebijakan yang berlaku.

Langkah strategi ini diharapkan mampu mengatasi kesenjangan akses layanan kesehatan serta memastikan seluruh masyarakat Kabupaten Padang Pariaman memperoleh pelayanan medis yang layak, aman, dan didukung fasilitas serta peralatan yang memadai.***(Kminf)

Baca Juga :  Niat Cari Kerja Jadi Pelayan Kafe di Tapteng, Wanita Asal Sidempuan Ditemukan Meninggal Dunia

 

Editor ; Rafdy Guci

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan
Satresnarkoba Polres Tapteng Bekuk Terduga Pengedar Sabu di Pinangsori
Kurang dari 1×24 Jam, Satreskrim Polres Sibolga Ungkap Kasus Curat dan Amankan Terduga Pelaku
Anggaran Polri Disorot! Pemerhati Kebijakan Publik Asal Sumsel Desak Kejagung Tindak Lanjuti Temuan BPK
Residivis Korupsi Fahd A. Rafiq Ditangkap KPK: PPWI Desak Hukuman Maksimal dan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Menjelang Peringatan 70 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Bulgaria Pererat Kemitraan Strategis
PH Kelompok Tani Cahaya Baru Layangkan Somasi II ke PT RSA dan Koperasi ISM, Dugaan Penggelapan Hasil Sawit dan Pelanggaran Kemitraan
Ketua DPW Persadin NTB Lukman Aprizal, SH., Bersama Ketua DPC Lombok Tengah Ahmad Subandi Idris, SH. dan Jajaran Silaturahmi ke Kantor BPN Kabupaten Lombok Tengah
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:44 WIB

Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 15 September 2026 - 16:40 WIB

Satresnarkoba Polres Tapteng Bekuk Terduga Pengedar Sabu di Pinangsori

Selasa, 15 September 2026 - 16:36 WIB

Kurang dari 1×24 Jam, Satreskrim Polres Sibolga Ungkap Kasus Curat dan Amankan Terduga Pelaku

Selasa, 15 September 2026 - 16:32 WIB

Anggaran Polri Disorot! Pemerhati Kebijakan Publik Asal Sumsel Desak Kejagung Tindak Lanjuti Temuan BPK

Selasa, 15 September 2026 - 16:27 WIB

Residivis Korupsi Fahd A. Rafiq Ditangkap KPK: PPWI Desak Hukuman Maksimal dan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Berita Terbaru