Ibu Muda di Aceh Timur Meninggal Terseret Arus Banjir, Keluarga Terisolir Tanpa Bantuan

- Penulis

Minggu, 30 November 2025 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu Muda di Aceh Timur Meninggal Terseret Arus Banjir, Keluarga Terisolir Tanpa Bantuan

Mediainvestigasi.net–Nurul Husna, warga Desa Seunebok Jalan, Aceh Timur, meninggal dunia setelah terseret arus banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Aceh sejak pertengahan November 2025.

Husna, anak dari pasangan Nursiah dan Muslim, menjadi salah satu dari ratusan korban jiwa dalam bencana yang hingga kini belum ditetapkan sebagai status darurat nasional oleh Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jenazah Husna telah dimakamkan pada Kamis, 27 November 2025. Menurut kesaksian tetangganya, Raudhatul Mahya, almarhumah sebelumnya berpamitan untuk mengantar suaminya ke kedai gerobak di kawasan Buket Teukuh, Gampong Kede Rabo.

Di perjalanan pulang, Husna bersama adiknya terseret arus di area persawahan.

“Alhamdulillah adiknya selamat, cuma korban yang terseret arus,” kata Mahya.

Hingga hari ini, keluarga Husna yang tinggal di Dusun Palang Paleng, Desa Seunebok Jalan, masih terjebak di rumah duka yang juga terendam banjir.

Tidak ada bantuan yang masuk ke wilayah tersebut, baik logistik dasar maupun dukungan untuk para penyintas.

Mahya menjelaskan, keluarga korban sangat membutuhkan bantuan mendesak.

“Mereka butuh dana, beras, bahan pokok, santunan duka, sama susu bayi. Anak korban masih bayi, kalau tidak salah umurnya sembilan bulan,” ujarnya.

Selain itu, akses menuju Gampong terhambat karena ketiadaan minyak kendaraan, membuat warga semakin kesulitan mencari kebutuhan pokok.

Bencana banjir Aceh tahun ini telah menelan banyak korban jiwa dan membuat puluhan ribu warga terisolasi.

Namun, hingga kini sejumlah wilayah terdampak belum mendapatkan perhatian dan bantuan memadai. Keluarga Nurul Husna hanyalah satu dari banyak keluarga yang masih menunggu uluran tangan.

Baca Juga :  *Polres Soppeng Gelar Sidang Komisi Etik Profesi Polri Terhadap Anggota Terlibat Penyalahgunaan Narkotika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Resmi Dilepas, Kontingen TP-PKK Padang Pariaman Siap Harumkan Nama Daerah di Jambore PKK Sumbar 2026
Gerak Cepat, Disparpora dan Satpol PP Tindaklanjuti Dugaan Pungli di Pantai Tiram
Hari Pertama Jambore Kader PKK Sumbar, Kontingen Padang Pariaman Tampil All Out
Kapolres Soppeng Hadiri Syukuran Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Pemkab Tapanuli Tengah Dorong Regulasi Pemulihan Pascabencana dan Optimalisasi PAD Sektor Kelautan
Perkuat Jembatan Antarbenua, Spanyol dan Maroko Bangun Kemitraan Strategis di Tengah Isu Ceuta
208 Calon Dubalang Kota Digembleng, Wako Fadly: Garda Adat untuk Padang Sigap
Ketua Investigasi Nasional LPK GPI La Omy La Tua Tegas Minta Jajaran Penegak Hukum Polda Sulteng Jagan Bungkam Soal Kasus 36 Miliar 7 Miliar Belum Terungkap Pelakunya
Berita ini 24 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 07:38 WIB

‎Resmi Dilepas, Kontingen TP-PKK Padang Pariaman Siap Harumkan Nama Daerah di Jambore PKK Sumbar 2026

Kamis, 3 September 2026 - 07:31 WIB

Gerak Cepat, Disparpora dan Satpol PP Tindaklanjuti Dugaan Pungli di Pantai Tiram

Kamis, 3 September 2026 - 07:23 WIB

Hari Pertama Jambore Kader PKK Sumbar, Kontingen Padang Pariaman Tampil All Out

Kamis, 3 September 2026 - 07:14 WIB

Kapolres Soppeng Hadiri Syukuran Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Rabu, 2 September 2026 - 20:22 WIB

Perkuat Jembatan Antarbenua, Spanyol dan Maroko Bangun Kemitraan Strategis di Tengah Isu Ceuta

Berita Terbaru