Kejari Padang Geledah PT BIP, Usut Dugaan Korupsi Kredit Rp34 Miliar

- Penulis

Selasa, 18 November 2025 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: Kejari Padang Geledah PT BIP, Usut Dugaan Korupsi Kredit Rp34 Miliar (Dok, ist) 

 

Padang, Mediainvestigasi.net — Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang menggeledah kantor PT BIP di Jalan By Pass, Kota Padang, Senin (17/11/2025) terkait dugaan penyalahgunaan fasilitas kredit modal kerja yang diperkirakan menimbulkan kerugian negara mencapai Rp34 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penggeledahan dilakukan sejak pagi oleh tim Kejari Padang yang turut didampingi personel Polisi Militer Angkatan Darat (POM AD). Operasi dipimpin langsung oleh Plt. Kasipidsus Kejari Padang, Budi Sastera.

Tindakan itu dilakukan untuk mengumpulkan bukti tambahan dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pada kegiatan jual beli semen melalui salah satu bank BUMN. Selain kantor PT BIP, penggeledahan juga menyasar rumah pihak-pihak yang diduga terlibat.

Kepala Kejari Padang, Koswara, menyampaikan bahwa upaya tersebut merupakan langkah penting untuk memperkuat pembuktian sekaligus mengamankan aset yang berpotensi digunakan untuk menutupi kerugian negara.

“Hari ini ada penggeledahan sekaligus penyitaan di perkantoran PT BIP dan rumah. Ini dalam rangka memperkuat penyidikan dan mengamankan aset untuk penggantian kerugian negara,” ujar Koswara.

Ia menambahkan, penyidikan kasus ini sudah berlangsung lebih dari satu tahun. Kejari meminta masyarakat bersabar menunggu hasil akhir karena proses pengumpulan barang bukti dan pemeriksaan saksi masih berjalan.

Sebelumnya, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi dari pihak bank BUMN dan manajemen PT BIP. Seorang Anggota DPRD Sumbar berinisial BSN juga telah dimintai keterangan sebagai saksi, guna mendalami proses pengajuan, penggunaan, hingga pertanggungjawaban fasilitas kredit yang dinilai bermasalah.

Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP), kerugian negara dalam perkara ini ditaksir mencapai Rp34 miliar. Hingga kini, Kejari Padang belum menetapkan tersangka dan meminta publik menunggu perkembangan lebih lanjut dari penyidik.

Baca Juga :  *Panen Raya Jagung Serentak Diikuti Polres Sibolga Dan Forkopimda Kota Sibolga*

 

Editor: Mitra Yuyanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Komunikasi Putra Putri Taliabu (FKPPT) Rusman La Mike Akan Melaporkan 11 Anggota DPRD Pulau Taliabu Tak Korum Paksakan Paripurna
Breaking News: Kebakaran di Jalan Budiman Tembilahan, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
Pelapor Dipingpong, Pelayanan Polda Sumsel Dipertanyakan di Tengah Besarnya Anggaran Polri
Subuh Tadah Air, Pagi Antre BBM, Siang Berburu Gas, Malam Cari Lilin: Kapan Rakyat Bisa Bernapas?
Kemendagri-Bappenas Perkuat Kapasitas Pemda Integrasikan Skema Pembiayaan Berkelanjutan Melalui Aplikasi SIPEN
Konsistensi Guinea di Dakhla: Simbol Solidaritas dan Pengakuan Kedaulatan Maroko
Bongkar Dugaan Pemerasan di Polda Sumsel, Wilson Lalengke: Ada Indikasi Keterlibatan Jajaran Atasan!
CIPTAKAN LINGKUNGAN KONDUSIF, LAPAS BUKITTINGGI LAKSANAKAN PENGGELEDAHAN BLOK HUNIAN
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 21:46 WIB

Ketua Komunikasi Putra Putri Taliabu (FKPPT) Rusman La Mike Akan Melaporkan 11 Anggota DPRD Pulau Taliabu Tak Korum Paksakan Paripurna

Kamis, 10 September 2026 - 21:29 WIB

Breaking News: Kebakaran di Jalan Budiman Tembilahan, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Kamis, 10 September 2026 - 11:10 WIB

Pelapor Dipingpong, Pelayanan Polda Sumsel Dipertanyakan di Tengah Besarnya Anggaran Polri

Kamis, 10 September 2026 - 11:05 WIB

Subuh Tadah Air, Pagi Antre BBM, Siang Berburu Gas, Malam Cari Lilin: Kapan Rakyat Bisa Bernapas?

Kamis, 10 September 2026 - 07:48 WIB

Konsistensi Guinea di Dakhla: Simbol Solidaritas dan Pengakuan Kedaulatan Maroko

Berita Terbaru